Dianggap Tak Berlebihan, Budayawan Sumenep Sambut Baik Surat Edaran Bupati, ASN Laki-Laki Harus Kenakan Peci Hitam di Bulan Bung Karno

- Redaksi

Minggu, 2 Juni 2024 - 07:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERSENYUM: Budayawan Sumenep, Ibnu Hajar

TERSENYUM: Budayawan Sumenep, Ibnu Hajar

SUMENEP, SEPUTARJATIM – Budayawan Sumenep, Madura, Jawa Timur, menyambut baik surat edaran Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo, untuk mengenakan peci atau kopiah hitam bagi ASN laki-laki di bulan Juni.

Penggunaan peci hitam di bulan Bung Karno tersebut dilakukan sebagai bentuk upaya Bupati Sumenep dalam menghargai jasa sang proklamator yang telah memperjuangkan Bangsa Indonesia.

“Saya menyambut baik ya, jujur saya merasa bangga, bupati bisa peduli di bulan Juni ini yang kita kenal dengan bulan Soekarno itu. Memang kita sebagai bangsa Indonesia harus menghargai jasa beliau,” kata Ibnu Hajar, Minggu (2/6/2024).

Baca Juga :  Pemkab Sumenep Luncurkan Puluhan Event di Bulan Juni untuk Meriahkan "Bulan Bung Karno"

“Peci atau songkok nasional yang kita kenal sekarang ini, karena setiap ke luar negeri, Soekarno selalu memakai peci hitam,” ujarnya.

Maka dengan dikeluarkannya surat edaran tersebut, ia menganggap Bupati Sumenep tidak berlebihan, karena di era sekarang saat ke luar negeri dengan memakai peci hitam pasti bakal disangka sebagai orang Indonesia.

“Karena Soekarno yang mempopulerkan songkok nasional itu, jadi saya anggap bupati tidak berlebihan dengan mengeluarkan edaran itu, dan saya sangat mendukung” tegasnya.

Tak hanya itu, ia pun menegaskan, bahwa ada banyak negara-negara luar yang mengabadikan Soekarno, seperti di Kuba, yang menerbitkan perangko seri Bung Karno pada tahun 2008. Di Rusia ada masjid biru yang diberi nama Soekarno, dan di Aljazair ada monumen Soekarno.

Baca Juga :  ASN di Sumenep Resmi Dilaporkan Suaminya Atas Dugaan Kasus Perzinahan

“Kemudian juga ada beberapa jalan yang diberi nama Jalan Soekarno, diantaranya di Mesir, Turki dan Meksiko,” jelasnya.

Jadi artinya, lanjut dia, dalam perspektif kebudayaan Bung Karno, tidak hanya mempopulerkan Indonesia di dalam negeri saja, tetapi di luar negeri juga dilakukan.

“Ketika surat edaran Bupati itu muncul berarti sebuah penghargaan juga. Maka saya dukung itu, jadi dari tanggal 1 sampai tanggal 30 Juni 2024, ASN laki-laki disarankan untuk memakai songkok hitam, karena itu merupakan simbol kebudayaan,” bebernya.

“Bahkan, hal itu sudah menjadi tradisi di kalangan orang-orang NU,” imbuhnya. (EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Serius Bangun Generasi Masa Depan, Dinsos P3A Sumenep Perkuat Sistem KLA
Konsolidasi Besar-besaran, Dinsos P3A Sumenep Siapkan Fondasi Kuat Menuju KLA 2026
Buka Puasa Bareng Media, Polres Sumenep Perkuat Sinergi dan Transparansi Informasi
Pemkab Kerahkan 12 Armada Mudik Gratis 2026 Bagi Warga Ber KTP Sumenep
Cabai Rawit Tembus Rp120 Ribu per Kilo di Pasar Anom, Pedagang Keluhkan Pembeli Sepi
Harga Ayam Potong Tembus Rp48 Ribu per Kilo di Bulan Ramadan, Pedagang Pasar Anom Sumenep Mengeluh Sepi Pembeli
Sempat Ditahan, Kini Jadi Kadis Kominfo, Ini Perjalanan Karier Indra Wahyudi
Kawal DAK Rp49 Miliar, Komisi III DPRD Sumenep Siap Sikat Proyek Bermasalah di 2026

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 11:20 WIB

Serius Bangun Generasi Masa Depan, Dinsos P3A Sumenep Perkuat Sistem KLA

Kamis, 26 Februari 2026 - 11:10 WIB

Konsolidasi Besar-besaran, Dinsos P3A Sumenep Siapkan Fondasi Kuat Menuju KLA 2026

Rabu, 25 Februari 2026 - 20:41 WIB

Buka Puasa Bareng Media, Polres Sumenep Perkuat Sinergi dan Transparansi Informasi

Rabu, 25 Februari 2026 - 16:46 WIB

Pemkab Kerahkan 12 Armada Mudik Gratis 2026 Bagi Warga Ber KTP Sumenep

Rabu, 25 Februari 2026 - 16:38 WIB

Cabai Rawit Tembus Rp120 Ribu per Kilo di Pasar Anom, Pedagang Keluhkan Pembeli Sepi

Berita Terbaru