Home / Tak Berkategori

Diduga Tidak Becus Mengurus Desa Jambu, ZA: Lebih Baik Mundur

- Redaksi

Selasa, 21 Desember 2021 - 08:50 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

Foto: Balai Desa Jambu, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Madura yang keadaannya rusak parah.

Foto: Balai Desa Jambu, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Madura yang keadaannya rusak parah.

SUMENEP, seputarjatim.com–Desa Jambu merupakan satu dari dua puluh desa yang ada di kecamatan lenteng, Kabupaten Sumenep, Madura. Letaknya yang hanya sekitar 15 KM dari jantung kota Sumenep tidak lantas menjadikan desa ini menjadi desa yang sejahtera.

Sebaliknya permasalahan demi permasalahan terjadi desa ini, mulai dari perkerjaan fisik yang disinyalir tidak dikerjakan, balai desa yang rusak parah hingga dugaan motor inventaris desa yang digadaikan oleh oknum sejak beberapa tahun yang lalu.

“Ini menunjukkan ketidak becusan pemerintah Desa Jambu menjadi pelayan masyarakat, kalau sudah tidak mampu menjalankan amanah yang diberikan oleh warga desa Jambu lebih baik mundur,” Ucap  ZA pemuda asli Jambu saat ditemui media ini. Senin (20-12-2021).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lanjut ZA, permasalahan yang terjadi di desanya harus segera dicari benang merahnya agar masyarakat tidak selalu menjadi korban, dan cita-cita menjadi desa sejahtera bisa terwujud sesuai dengan UU No. 6 tahun 2014 tentang desa.

Baca Juga :  Jelang Ramadhan, Polres Sumenep Gandeng Ulama Bahas Pencegahan Corona

“Kepada kepala desa Jambu yang baru dilantik diharapkan nantinya semua permasalahan yang terjadi di desa bisa diurai satu demi satu, agar nantinya bisa diketahui benang merah dari permasalahan klasik tersebut,” Paparnya.

Masih kata ZA, Tata kelola yang baik (good governance) merupakan hal pertama yang harus dilakukan oleh kepala desa yang baru, Tata kelola yang baik memerlukan sumber daya manusia yang kompeten dan profesional untuk mengelola potensi sumber daya alam desa Jambu.

“Tata kelola yang baik (Good Governance) di desa harus dilakukan secara terstruktur dan sistematis agar desa bukan hanya bisa mempertanggungjawabkan seluruh kegiatan yang dilakukan tetapi juga bisa meningkatkan daya saing desa. Artinya dengan pengelolaan yang baik, pemerintahan desa bisa punya arah dan tujuan yang jelas untuk dicapai. Pemerintah desa juga tahu kemana arah yang akan dituju serta memiliki ukuran yang jelas dalam menilai kinerja pemerintahan desa. Tata kelola yang baik akan dapat meningkatkan daya saing desa,” Pungkasnya.

Baca Juga :  Bupati Sumenep Cup 2022 Usai, Kintan Rebut Gelar Setter Terbaik

Sementara itu, Benny Wahyudi kades jambu terpilih mengakui bahwa terdapat pekerjaan fisik tahun 2020 yang dananya bersumber dari dana desa yang belum selesai dikerjakan oleh pemerintah desa jambu sebelumnya. “Iya ada yang belum dikerjakan,namun berhubung saya masih baru menjabat dan belum ada serah Terima saya tidak bisa menjelaskan secara detail apa saja yang menjadi problem di desa Jambu, termasuk dugaan inventaris sepeda motor nanti saya juga minta penjelasan kepada perangkat desa,” Jelasnya singkat. (Bam)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perubahan KUA-PPAS 2026 Disepakati, Pemkab dan DPRD Sumenep Dituntut Pastikan Anggaran Tepat Sasaran
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Resmi Buka Poli Urologi, Peserta BPJS Kini Bisa Berobat
10 Tiang Listrik Ambruk di Gresik, GM PLN UID Jatim Pilih Diam
Jelang HUT ke 14, IWO Berbagi Kebahagiaan di SD Muhammadiyah 16 
Warga Gapura Ditemukan Meninggal di Rumah, Polisi Sebut Dugaan Sementara Bunuh Diri
Jelang Pemeliharaan Oprit Jembatan, Hutama Karya Uji Skema Contraflow di Tol Binjai-Langsa
Bea Cukai Juanda Gagalkan Penyelundupan Narkoba Internasional, Kurir Bawa Hampir 1 Kilogram Sabu
Diduga Utamakan Pengisian Jerigen Pertalite Subsidi, SPBU Pakamban Dikeluhkan Pengendara
Tag :

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:41 WIB

Perubahan KUA-PPAS 2026 Disepakati, Pemkab dan DPRD Sumenep Dituntut Pastikan Anggaran Tepat Sasaran

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:04 WIB

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Resmi Buka Poli Urologi, Peserta BPJS Kini Bisa Berobat

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:14 WIB

10 Tiang Listrik Ambruk di Gresik, GM PLN UID Jatim Pilih Diam

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:50 WIB

Jelang HUT ke 14, IWO Berbagi Kebahagiaan di SD Muhammadiyah 16 

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:28 WIB

Warga Gapura Ditemukan Meninggal di Rumah, Polisi Sebut Dugaan Sementara Bunuh Diri

Berita Terbaru

BERBAHAYA: Sejumlah pengendara melintas di lokasi ambruknya tiang listrik di ruas jalan setelah Jembatan Manyar menuju kawasan JIIPE, Gresik (Dok. Seputar Jatim)

Jawa Timur

10 Tiang Listrik Ambruk di Gresik, GM PLN UID Jatim Pilih Diam

Jumat, 7 Agu 2026 - 22:14 WIB