Home / Tak Berkategori

EDITORIAL: Corona (cerpen)*

- Redaksi

Minggu, 29 Maret 2020 - 06:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ilustrasi istimewa)

(ilustrasi istimewa)

Seputarjatim.com- Malam itu pukul satu. Empat warga berbincang. Serius tampaknya, karena volume musik dangdut tak sekeras biasanya. Mereka duduk berhadapan, salah satunya membawa HP. Pria ini lantas membaca pesan yang dikirim  saudaranya perantau Jakarta.

“Corona, bahaya. Toko-toko tutup. Kami banyak gak kerja. Semoga keluarga di Madura baik-baik saja,” cukup singkat pesan itu.

Semua terdiam. Agak lama. Dan hening.

Awalnya keempat pria ini tak percaya, corona yang sebelumnya jadi berita dunia, juga terjadi di Indonesia.

“Kalau tak gawat, tak begini,” ujar pria bersongkok putih yang dipanggil Abah.

“Di TV… bennyak yang mati bah..!” sambung pria di sampingnya.

Pria bersongkok putih tampak berpikir. Kembali hening. Kali ini musik dangdut di radio benar-benar dimatikan. Pemilik warung bahkan bergabung dan duduk mendekat.

Baca Juga :  Gubernur Khofifah: Tujuan Bernegara Kita Sama, Jangan Mau Diadu Domba

“Kalau gitu besok kita umumkan di corong masjid. Yang keras volumenya. Jam 8 pagi. Kita umumkan waspada corona. Kita ulang tiga kali bacanya,” pesan pria bersongkok putih.

“Siap, bah..!” tiga pria menjawab bersamaan. Pemilik warung mengangguk.

Di warung, mereka kemudian merumuskan aturan-aturan darurat bagi warga.

“Kita tunda ya acara kumpul-kumpul, arisan, hajatan. Kalau gak perlu, gak usah ke luar desa,” pesan pria berkopyah putih.

KEESOKAN PAGI
Suara corong masjid membelah desa. Aktifitas petani berhenti. Pasar, terdiam. Anak-anak tegang. Semua bersiap mendengarkan.

“Semua warga kalau tidak penting lebih baik di rumah. Gak usah ke kota. Madrasah diliburkan. Ke pasar seperlunya. Kita bersama-sama mencegah corona,” pengumuman ini diulang tiga kali. Sesuai kesepakatan malam itu.

SEMINGGU KEMUDIAN
Puluhan warga desa yang merantau di Jakarta, Malaysia, dan luar kota tiba. Bus yang disewa, parkir di balai desa.

Baca Juga :  MBG Kembali Bermasalah di Saronggi, Roti Program Negara Berakhir di Tempat Sampah

Keluarga menyambut dengan suka cita. Mereka tertawa, berpelukan, melepas rindu. Tahun ini, mereka mudik lebih awal. Agak telat, pria bersongkok putih pun ikut berbaur diantara perantau yang datang.

“Kok banyak yang flu?” tanya pria yang biasa dipanggil Abah itu.

“Iya, Bah. Mungkin kecapekan,” jawab salah seorang pemuda perantau.

“Ya sudah tretan, selamat datang di desa ini. Ayo sekarang semua kembali ke rumah masing-masing,” perintah Abah.

DUA HARI BERSELANG
Flu menjalar di penjuru Desa. Beberapa batuk, alami panas tinggi. Termasuk pria bersongkok putih. Corona. (*)

*Penulis, Didik Setia Budi, aktif memakai masker sejak corona mewabah. 

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satgas Singgung Peran SPPI Korwil Sumenep usai Temukan 4 SPPG Kelola Limbah Sembarangan
Dikejar Permintaan Pasar, PR Makayasa Siapkan Pabrik Baru dan Rekrut Ribuan Karyawan
Dari Kantor ke Rumah Dinas Naik Becak, Bupati Sumenep Pimpin Gerakan Hemat BBM
401 PNS Purna Tugas, BKPSDM Sumenep Tunda Rekrutmen Demi Efisiensi Anggaran
109 Klub Tumpah Ruah, Piala Bupati Sumenep 2026 Jadi Panggung Kebangkitan Voli Daerah
Bupati Lantik 4 Pejabat Eselon II untuk Percepat Reformasi Birokrasi Sumenep
Sidak Tak Digubris, SPPG Ganding Diduga Masih Distribusikan MBG Basi ke Siswa
DPRD Sumenep Sahkan 3 Raperda Strategis, Perkuat Ekonomi dan Dongkrak PAD

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 19:48 WIB

Satgas Singgung Peran SPPI Korwil Sumenep usai Temukan 4 SPPG Kelola Limbah Sembarangan

Rabu, 8 April 2026 - 16:20 WIB

Dikejar Permintaan Pasar, PR Makayasa Siapkan Pabrik Baru dan Rekrut Ribuan Karyawan

Rabu, 8 April 2026 - 16:08 WIB

Dari Kantor ke Rumah Dinas Naik Becak, Bupati Sumenep Pimpin Gerakan Hemat BBM

Rabu, 8 April 2026 - 15:41 WIB

401 PNS Purna Tugas, BKPSDM Sumenep Tunda Rekrutmen Demi Efisiensi Anggaran

Rabu, 8 April 2026 - 14:59 WIB

109 Klub Tumpah Ruah, Piala Bupati Sumenep 2026 Jadi Panggung Kebangkitan Voli Daerah

Berita Terbaru