Golongan Darah Bayi dengan Orangtuanya Beda, RS Regina Maris Medan Diduga Tak Becus

- Redaksi

Kamis, 9 Mei 2024 - 18:12 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

Rumah Sakit  Regina Maris yang berdiri megah, di Jalan Brigjen Katamso, Medan

Rumah Sakit Regina Maris yang berdiri megah, di Jalan Brigjen Katamso, Medan

NASIONAL, SEPUTARJATIM – Rumah Sakit (RS) Regina Maris Medan, diduga melakukan kesalahan fatal yang besar.

Disinyalir akibat salah diagnosa, seorang bayi yang baru dilahirkan, justru memiliki golongan darah berbeda dengan kedua orangtuanya.

Kabar ini tersebar setelah pasangan suami istri, DAN (43) dan SH (42) yang menjadi korban dalam masalah tersebut.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penasehat hukum keluarga pasien, Catur Munthe, menuturkan, bahwa semua itu terjadi saat istri kliennya melahirkan bayi perempuan secara caesar di rumah sakit elit.

Baca Juga :  Tahun 2024, Diskoperindag Bakal Wujudkan Halal Hub Bagi Pelaku UKM dan IKM di Sumenep

Kelahiran anak ketiga yang sudah dinanti itu pun disambut suka cita oleh pasutri tersebut.

Namun kegembiraan itu mendadak berubah menjadi gundah gulana, ketika ibu dan bayinya akan keluar dari rumah sakit pada 15 Maret 2024, menerima dokumen kelahiran sesuai hasil laboratorium yang menyatakan bahwa goloran darah bayi mereka AB.

“Bagaimana tidak panik. Golongan darah suami istri itu sama-sama B. Tapi kok golongan darah anak mereka yang dikeluarkan oleh dr Sisca Silvana, MKed (Ped), Sp.A (K/ dan penanggung jawab dr Tonny, Sp.PK (K) sesuai hasil lab kok bisa AB,” ucap Catur ketika ditemui dikediaman kliennya itu di Komplek TVRI, Jalan Kapten Maulana Lubis, Medan Tembung, Kamis (9/5/2024).

Baca Juga :  Demi Tingkatkan Pelayanan Kesehatan kepada Masyarakat, Puluhan Puskesmas di Sumenep Terima Mobil Pusling

Akibatnya, asumsi negatif pun muncul. Dengan golongan darah berbeda tersebut, dugaannya bahwa bahwa si bayi tertukar atau ada faktor lain yang memicu keresahan.

“Wajarkan muncul kecurigaan itu. Dan yang sangat memungkinkan memang bayi klien saya tertukar di rumah sakit,” ujarnya.

Tak terima dengan hasil tersebut, pada tanggal 20 Maret 2024, lanjut Catur, kliennya pun melakukan pemeriksaan darah sang bayi ke Klinik Prodia di Jalan S Parman, Medan.

“Puas sekaligus emosi, karena hasilnya golongan darah di bayi jelas B, sama dengan golangan darah ibu bapaknya,” beber Catur.

Atas situasi tersebut, Catur mengatakan  bahwa pihaknya tengah membahas langkah apa yang akan diambil untuk menindaklanjuti kesalahan diagnosa dan ketidakprofesionalan rumah sakit yang belum lama beroperasi, pada 12 Maret 2024 lalu.

“Ini bukan hanya sekadar salah diagnosa, namun kejadian ini jelas membuktikan pihak medis RS Regina Maris tidak profesional. Untuk itu, kami sedang merancang langkah apa yang kami ambil, termasuk kemungkinan akan menempuh langkah hukum. Apalagi sampai saat ini tidak ada itikad baik pihak rumah sakit tersebut,” pungkasnya.

Baca Juga :  Apabila Terbukti Prabowo-Gibran Tak Penuhi Syarat Adminitrasi, Seharusnya Perolehan Suara Dianggap Batal

Sementara itu, tim hukum RS Regina Maris, Emeninta Surbakti saat dikonfirmasi hanya menjawab secara normatif.

“Selamat pagi, akan saya sampaikan ke manajemen terlebih dahulu. Terimakasih,” balas melalui pesan singkat WhatsApp nomor 081375363***. (EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polresta Sumenep Pulangkan 3 Tersangka Kasus Pencurian Kayu di Nonggunong, Pelapor Tak Pernah Cabut Laporan
Terbaru! Perkara Pencurian Kayu di Nonggunong Dicabut, Tiga Tersangka Dipulangkan
Kasus Pencurian Kayu di Nonggunong Belum P21, Tiga Tersangka Masih dalam Penahanan Polresta Sumenep
Produk UMKM Sumenep Dibawa KEI ke Yogyakarta, Buka Peluang Pasar Baru
Kena Tipu Saat Kirim Barang, Ketum IWO Desak Pertanggungjawaban PT Indah Logistik
Terbongkar! Pria di Sumenep Diduga Setubuhi Pelajar 17 Tahun Dua Kali
Dalih Pinjam Colokan, Pria di Kangean Diduga Perkosa Perempuan di Kamar
3 Tersangka Dugaan Pencurian Kayu di Nonggunong Resmi Ditahan Polresta Sumenep

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 09:51 WIB

Polresta Sumenep Pulangkan 3 Tersangka Kasus Pencurian Kayu di Nonggunong, Pelapor Tak Pernah Cabut Laporan

Senin, 21 September 2026 - 09:30 WIB

Terbaru! Perkara Pencurian Kayu di Nonggunong Dicabut, Tiga Tersangka Dipulangkan

Sabtu, 19 September 2026 - 09:40 WIB

Produk UMKM Sumenep Dibawa KEI ke Yogyakarta, Buka Peluang Pasar Baru

Rabu, 16 September 2026 - 16:38 WIB

Kena Tipu Saat Kirim Barang, Ketum IWO Desak Pertanggungjawaban PT Indah Logistik

Sabtu, 12 September 2026 - 10:11 WIB

Terbongkar! Pria di Sumenep Diduga Setubuhi Pelajar 17 Tahun Dua Kali

Berita Terbaru