Kasus Direkayasa, Istri Terlapor Kasus Dugaan Pelecehan Bank Plat Merah Angkat Bicara

- Redaksi

Kamis, 19 Januari 2023 - 10:44 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

Silvy, istri terlapor dalam kasus dugaan pelecehan seksual yakin suaminya jadi korban rekayasa kasus. (Foto Istimewa)

Silvy, istri terlapor dalam kasus dugaan pelecehan seksual yakin suaminya jadi korban rekayasa kasus. (Foto Istimewa)

SUMENEP, seputarjatim.com- Kasus dugaan pelecehan seksual di sebuah bank plat merah di Sumenep, Jawa Timur, terus mengungkap fakta baru. Pada madurachannel.com, Silvy, Istri terlapor S-H menyampaikan pandangannya soal kasus tersebut.

“Sebenarnya suami saya dan keluarga pelapor masih bersahabat. Ayah E-R dulunya juga berkerja di bank yang sama. Awal masuk kerja, suami saya juga ikut membantu E-R agar diterima,” kata Silvy, Kamis, (18/01/2023).

Saat menjadi karyawan magang pun, S-H diminta untuk ikut mengawasi keseharian E-R, terlebih setelah mengenal H, kekasihnya.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kata suami saya, E-R yang dulunya semangat kerja, jadi malas dan kurang fokus. Di posisi teller kadang terjadi selisih hitung. Intinya kinerja E-R ini justru menurun setelah mengenal H,” imbuh Silvy.

Sebagai pimpinan bank, tentu S-H harus mengontrol keberesan kerja anak buahnya. Termasuk saat kejadian, yang dalam tuduhan E-R dianggap sebuah pelecehan seksual.

Baca Juga :  Dua Korban Tenggelam KLM Arin Jaya Kembali Ditemukan

“Saat itu suami saya menegur E-R karena menjelang bank tutup (sore hari), laporan keuangan yang dibuat E-R belum selesai. Disana lah aksi tepuk lengan dan bagian punggung terjadi. Itupun reflek, karena saat sedang ditanya, E-R sedikit membantah. Dan itu dilaporkan sebagai pelecehan. Padahal suami saya, termasuk saya sudah menganggap E-R dan orang tuanya sebagai keluarga,” imbuh Silvy.

Terkait dengan pernikahannya dengan H, ASN Polsuspas Pamekasan, Silvy juga mengaku sering diajak bicara oleh keluarga E-R.

“Intinya pihak keluarga E-R tidak setuju pernikahan itu. Alasannya satu, H adalah orang keras dan arogan. Dan keyakinan orang tua E-R itu terbukti. Sebab setelah menikah, E-R jadi korban KDRT suaminya sendiri. Pernah laporan ke polisi. Tapi entah kenapa kok tiba-tiba dicabut,” kata Silvy.

Baca Juga :  Cegah kejahatan korupsi di Indonesia, LPKAN dan LKHI gelar FGD

Karena nekat kembali ke suaminya tersebut, membuat komunikasi E-R pada keluarganya renggang. Saat ini menurut Silvy, E-R dalam posisi sulit.

“Ditinggalkan keluarga besar karena nekat balik ke suaminya yang kasar dan pelaku KDRT. Dan terakhir dimanfaatkan oleh suaminya sendiri untuk melapor kasus tepuk lengan dan punggung yang terjadi di kantor,” terang Silvy.

Secara khusus Silvy juga memberi pesan atas kasus yang dilaporkan E-R.

“Saya tahu aktornya adalah H. Dan saya tidak akan mundur sejengkal pun. Laporan ini merusak nama baik keluarga saya. Merusak karir suami saya. Membuat anak saya tak fokus belajar di sekolahnya. Disatu sisi E-R sebenarnya juga menjadi korban pemanfaatan suaminya sendiri. Saya juga prihatin dia masih betah tinggal dengan H yang temperamental itu,” pungkas Silvy. (di/red)

 

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harvick Hasnul Qolbi Disebut Sosok Ideal Jadi Mendag di Tengah Gejolak Perdagangan Global
Polda Riau Gagalkan Penyelundupan 2,2 Kg Sabu di Bandara SSK II, Kurir Ditangkap Jaringan Diburu
SKK Migas dan TNI Perkuat Pengamanan Hulu Migas, Bentengi Ketahanan Energi Nasional dari Berbagai Ancaman
Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, Usai Dicopot dari Kepala BGN
Dadan Hindayana Dicopot dari Kepala BGN, Dinilai Tak Becus Jalankan Program MBG
Mulai 2026, Bayar Pajak STNK Kendaraan Bekas Tak Wajib KTP Pemilik Lama
Tampil Mencolok di KPK, Haji Her Kooperatif Jalani Pemeriksaan
Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:28 WIB

Harvick Hasnul Qolbi Disebut Sosok Ideal Jadi Mendag di Tengah Gejolak Perdagangan Global

Minggu, 26 Juli 2026 - 17:32 WIB

Polda Riau Gagalkan Penyelundupan 2,2 Kg Sabu di Bandara SSK II, Kurir Ditangkap Jaringan Diburu

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:29 WIB

SKK Migas dan TNI Perkuat Pengamanan Hulu Migas, Bentengi Ketahanan Energi Nasional dari Berbagai Ancaman

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:33 WIB

Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, Usai Dicopot dari Kepala BGN

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:09 WIB

Dadan Hindayana Dicopot dari Kepala BGN, Dinilai Tak Becus Jalankan Program MBG

Berita Terbaru