KP3 Gelar Monitoring, Kadis DKPP Sumenep Pastikan Stok Pupuk Bersubsidi Aman

- Redaksi

Sabtu, 26 November 2022 - 18:43 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

SUMENEP, seputarjatim.com–Satuan Tugas Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) Kabupaten Sumenep yang Meliputi Kejaksaan, Kepolisian, Perekonomian, Perindag dan Pertanian menggelar monitoring penyaluran pupuk bersubsidi untuk memastikan stok pupuk bersubsidi aman.

Kegiatan monev yang digelar KP3 tersebut dalam rangka mengetahui Stok Pupuk Subsidi yang ada diberbagai Distributor dan kios, sehingga Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Ketahanan Pangan dan pertanian serta stakeholder lainnya mampu memberikan penjelasan terkait keterbatasan alokasi pupuk bersubsidi tersebut yang selama ini dikeluhkan oleh petani.

Kali ini, giat monitoring yang dilakukan oleh Satuan Tugas Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) Kabupaten Sumenep menyasar ke sejumlah distributor dan kios yang tersebar di beberapa Kecamatan Wilayah Kabupaten Sumenep dengan rentan waktu dari tanggal 15 November 2022 hingga 18 November 2022 dan berlanjut pada hari selasa, 22 November hingga hari Jumat 25 November 2022.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Arif Firmanto menjelaskan bahwa, kegiatan KP3 tersebut sebagi wujud pengawasan guna memastikan stok Pupuk bersubsidi yang ada diberbagai Distributor dan kios aman tidak ada kelangkaan.

“Selain monitoring Tim KP3 juga memberikan penjelasan terkait pupuk yang nantinya akan disalurkan kepada petani,” jelasnya.

Terkait keluhan masyarakat yang mengatakan saat ini pupuk langka, arif menjelaskan bahwasanya pupuk bersubsidi bukan langka, tapi karena alokasi yang diberikan pemerintah pusat melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur tidak sesuai dengan jumlah RDKK yang diajukan.

Baca Juga :  Diduga Sering Selingkuh, Mahasiswa Desak Kampus STKIP PGRI Sumenep Pecat Oknum Dosen Berinisial MKH

“Saat ini petani hanya mendapatkan dibawah kebutuhan/tidak sesuai RDKK untuk pupuk jenis NPK Ponska, dan Urea,” ungkapnya.

Untuk itu arif meminta agar petani tidak hanya bergantung dengan jenis pupuk yang disebutkan di atas.

Namun dirinya berjanji akan tetap mengupayakan semaksimal mungkin agar kabupaten sumenep tidak kesulitan lagi mendapat pasokan pupuk. Meskipun semuanya bergantung pada suplier sebagai penyalur pupuk dari pusat melalui provinsi.

“Saat ini momentnya berbarengan dengan musim tanam kedua, Jadi distribusinya agak sedikit lamban dan antrian yang terlalu banyak. Hal ini bukan hanya terjadi di Sumenep, tapi seluruh indonesia mengalami hal serupa,” pungkasnya. (Bam)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PCNU Desak THM Ditutup Total, Satpol PP Sumenep Justru Sibuk Kaji Izin Mr. Ball!
Pengunjung Mr. Ball Positif Narkoba, PCNU dan Kiai Desak Pemkab Sumenep Tutup THM
Disbudporapar Sumenep Buka Pintu Kreativitas Masyarakat untuk Kalender Event 2027
Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam
Bahas Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Hadirkan Pemerintah, Polisi hingga Akademisi
Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB
Puncak Festival Banjari Al-Habsyi, DRT Gemar Bershalawat Hadirkan Majelis At-Taufiq Meriahkan HSN 2026
Dua Kades Terjerat Kasus Narkoba, DPMD Sumenep Pilih Tegak Lurus pada Hukum

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 07:35 WIB

PCNU Desak THM Ditutup Total, Satpol PP Sumenep Justru Sibuk Kaji Izin Mr. Ball!

Kamis, 5 November 2026 - 10:31 WIB

Pengunjung Mr. Ball Positif Narkoba, PCNU dan Kiai Desak Pemkab Sumenep Tutup THM

Senin, 2 November 2026 - 13:01 WIB

Disbudporapar Sumenep Buka Pintu Kreativitas Masyarakat untuk Kalender Event 2027

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:44 WIB

Bahas Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Hadirkan Pemerintah, Polisi hingga Akademisi

Berita Terbaru

ILUSTRASI: H. Hamid Ali Munir dan H. Herman Dali Kusuma, keduanya merupakan mantan Ketua DPRD Kabupaten Sumenep (Foto Istimewa)

Opini Publik

Sumenep Butuh Sosok H. Hamid Ali Munir dan H. Herman Dali Kusuma

Kamis, 5 Nov 2026 - 15:58 WIB