Meski Tak Termasuk Tanaman Bersubsidi, Kadis Pertanian Sumenep Minta Petani Tembaku Terus Tingkatkan Kualitas Hasilnya

- Redaksi

Kamis, 30 Mei 2024 - 20:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAWAH: Petani sedang menyirami tembakau yang baru ditanam

SAWAH: Petani sedang menyirami tembakau yang baru ditanam

SUMENEP, SEPUTARJATIM –  Dinas Pertanian Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menghimbau petani tembakau untuk terus meningkatkan kualitas hasilnya.

“Meskipun tembakau ini tidak termasuk pada tanaman yang bersubsidi, saya juga ikut prihatin kepada petani, lebih dari itu juga sebagai penunjang ekonomi petani apalagi pedesaan,” Kadis Pertanian, Chainur Rasyid, Kamis (30/5/24).

Menurutnya,meningkatkan kualitas tembakau bukanlah sekadar upaya untuk mendapatkan harga jual yang lebih tinggi, tapi pentingnya penerapan praktik pertanian yang terukur dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Wujudkan Reformasi Sistem Pertanian, Kadis Pertanian Sumenep Dorong Petani Padi Agar Saling Koordinasi dangan PPL

“Dengan menggabungkan pengetahuan antara tradisional  dan teknologi modern, petani sangat bisa meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen mereka, yang tanpa merusak lingkungan itu lebih utamanya,” ujarnya.

Lanjut ia menyatakan, untuk mencapai peningkatan kualitas yang signifikan, maka diperlukan komitmen yang kuat dari seluruh rantai pasok tembakau.

“Mulai dari pemilihan bibit yang berkualitas, pengelolaan tanah yang baik, hingga pengendalian hama dan penyakit secara efektif, semua tahapan dalam proses pertanian harus dijalankan dengan penuh perhatian dan kehati-hatian,” tegasnya.

Dengan begut, ia berharap para petani tembakau semakin termotivasi untuk meningkatkan kualitas hasilnya.

Baca Juga :  Meski Telan Ratusan Juta, Wisata Alam Somber Rajeh Bakal Jadi Tonggak Kemajuan Desa Rombiya Timur

“Selebihnya, untuk hal ini juga tergantung bagaimana di gudang, saya cuma memerhatikan masyarakat-masyarakat kecil yang ekonominya juga ingin membaik. Tapi kalu kualitas sudah bagus harga pasar juga akan bagus,” pungkasnya. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Video Asusila 4 Menit 27 Detik Viral, Pelajar SMP di Pamekasan Diamankan Polisi
Keselamatan Siswa Jadi Prioritas, Kepsek SDN Juluk II Siap Tolak MBG Tak Layak Konsumsi
HDDAP Jadi Motor Transformasi Pertanian Lahan Kering di Sumenep
DPRD Sumenep Bahas Tiga Raperda 2026 Lewat Pandangan Umum Fraksi
SPPG Talang Diduga Suap Jurnalis dengan ‘Uang Bensin’ Saat Usut Keracunan MBG
Kepsek SDN Juluk II Sulit Ditemui Media, Curiga Ada yang Ditutup-tutupi Soal Keracunan MBG
Dinsos P3A Sumenep Perluas Satgas PPA ke Desa, Strategi Progresif Tekan Kekerasan Perempuan dan Anak
SPPG Karangnangka Rubaru Raih Predikat Dapur Terbaik, Bukti Komitmen Jaga Kualitas MBG di Sumenep

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 09:30 WIB

Video Asusila 4 Menit 27 Detik Viral, Pelajar SMP di Pamekasan Diamankan Polisi

Jumat, 17 April 2026 - 17:57 WIB

Keselamatan Siswa Jadi Prioritas, Kepsek SDN Juluk II Siap Tolak MBG Tak Layak Konsumsi

Jumat, 17 April 2026 - 10:39 WIB

HDDAP Jadi Motor Transformasi Pertanian Lahan Kering di Sumenep

Rabu, 15 April 2026 - 23:27 WIB

SPPG Talang Diduga Suap Jurnalis dengan ‘Uang Bensin’ Saat Usut Keracunan MBG

Rabu, 15 April 2026 - 21:24 WIB

Kepsek SDN Juluk II Sulit Ditemui Media, Curiga Ada yang Ditutup-tutupi Soal Keracunan MBG

Berita Terbaru

FOKUS: Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid (kiri), bersama Wakil Bupati Sumenep, Imam Hasyim (dua kiri), saat rapat koordinasi terkait HDDAP (Doc. Seputar Jatim)

Pemerintahan

HDDAP Jadi Motor Transformasi Pertanian Lahan Kering di Sumenep

Jumat, 17 Apr 2026 - 10:39 WIB