Owner A-Batik Harap Pemkab Sumenep Terus Berikan Perhatian Khusus kepada Para Pengrajin Batik

- Redaksi

Senin, 27 Mei 2024 - 14:36 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

MEMBATIK: Karyawan A-Batik sedang melakukan pewarnaan

MEMBATIK: Karyawan A-Batik sedang melakukan pewarnaan

SUMENEP, SEPUTARJATIM – Peran Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, dalam memperkuat ekosistem industri kreatif, khususnya seni batik tulis sangat dirasakan oleh para pengrajin batik setempat.

Owner A-Batik, Sufriyadi mengatakan, melalui kerja keras dan dedikasi bersama, sinergi antara sektor publik dan swasta telah menciptakan fondasi yang kuat untuk melindungi serta mengembangkan warisan budaya yang berharga ini.

“Maka Untuk itu, sebagai pengrajin batik tulis tentunya berharap kepada Pemerintah Kabupaten Sumenep program-program pengembangan batik tulis terus di lanjutkan seperti pelatihan,” katanya, Senin (27/05/24).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Festival Tan-Pangantanan Tonjolkan Budaya Lokal Sumenep

Lanjut ia mengakui, langkah-langkah positif yang telah diambil oleh pemerintah untuk mempromosikan, melindungi, dan mengembangkan warisan budaya ini sangat membantu terhadap ekonomi masyarakat.

Namun dengan demikian, Owner A-Batik menegaskan, bahwa pentingnya melakukan program dan pelatihan bagi para pelaku industri batik di Kabupaten Sumenep.

“Investasi dalam pendidikan dan pelatihan merupakan kunci untuk memastikan bahwa seni batik Sumenep tetap relevan dan berdaya saing dalam pasar global yang terus berubah,” jelasnya.

Baca Juga :  Puskesmas Dasuk Sangat Terbantu dengan Kehadiran Mobil Pusling yang Diberikan Bupati Sumenep

Dengan kerjasama yang kuat antara pemerintah dan pemangku kepentingan industri, ia menyebutkan, bahwa Sumenep dapat menjadi pusat unggulan batik yang tidak hanya membanggakan secara lokal, tetapi juga mendunia. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bukan Sekadar Hiburan, Bupati Sumenep Sebut Festival Tong-Tong Jadi Ruang Kreativitas Seniman
Rukun Karya Genap 50 Tahun, Komitmen Lestarikan Ludruk Madura Tak Pernah Pudar
Disbudporapar Sumenep Perkuat Identitas Budaya Lewat Festival Jeren Serek 2026
Pelestarian atau Pemaksaan? Perbup Busana Budaya Sumenep Tuai Gelombang Kritik
Puluhan Pasang Sapi Kerap Meriahkan HUT Perdana DRT di Lapangan Giling Sumenep
Festival Kucing Busok Raas 2025: Ajang Konservasi Ras Langka yang Jadi Magnet Wisata
Hari Jadi Sumenep ke-756, 1000 Penari Topeng Meriahkan Puncak Prosesi Arya Wiraraja
Disbudporapar Sumenep Perjuangkan 5 Warisan Budaya Lokar Agar Ditetapkan sebagai WBTB Indonesia 2025

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 06:58 WIB

Bukan Sekadar Hiburan, Bupati Sumenep Sebut Festival Tong-Tong Jadi Ruang Kreativitas Seniman

Kamis, 25 Juni 2026 - 08:44 WIB

Rukun Karya Genap 50 Tahun, Komitmen Lestarikan Ludruk Madura Tak Pernah Pudar

Senin, 11 Mei 2026 - 09:47 WIB

Disbudporapar Sumenep Perkuat Identitas Budaya Lewat Festival Jeren Serek 2026

Sabtu, 10 Januari 2026 - 17:47 WIB

Pelestarian atau Pemaksaan? Perbup Busana Budaya Sumenep Tuai Gelombang Kritik

Sabtu, 13 Desember 2025 - 21:00 WIB

Puluhan Pasang Sapi Kerap Meriahkan HUT Perdana DRT di Lapangan Giling Sumenep

Berita Terbaru

Pengamat Kebijakan Publik, Fauzi As (Doc. Seputar Jatim)

Opini Publik

TEMPO BERJUDI DI MADURA

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:18 WIB

PAKAIAN: Polresta Sumenep, mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan kasus persetubuhan pelajar (Dok. Seputar Jatim)

Hukum & Kriminal

Terbongkar! Pria di Sumenep Diduga Setubuhi Pelajar 17 Tahun Dua Kali

Sabtu, 12 Sep 2026 - 10:11 WIB

Pamflet ekspansi pasar Rokok Makayasa (Dok. Seputar Jatim)

Ekonomi

Rokok Makayasa Bangun Jaringan Besar hingga Luar Jawa

Kamis, 10 Sep 2026 - 09:03 WIB