Home / Tak Berkategori

Pasar Malam di Kecamatan Ganding Ditutup, Tindakan Satpol PP Sumenep Dikecam

- Redaksi

Sabtu, 16 April 2022 - 14:24 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

Foto: Fery Arbania, Aliansi Jurnalist Madura (AJM)

Foto: Fery Arbania, Aliansi Jurnalist Madura (AJM)

SUMENEP, seputarjatim.com–Tindakan penutupan pasar malam di Kecamatan Ganding yang dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sumenep, beberapa hari yang lalu mendapat sorotan dan kecaman dari berbagai pihak, salah satunya datang dari Aliansi Jurnalist Madura (AJM).

Menurut Fery Arbania selaku ketua AJM, tindakan yang dilakukan Satpol PP sumenep itu tidak selaras dengan program Bupati Sumenep yang saat ini tengah fokus memulihkan perekonomian masyarakat dan penutupan pasar malam di Kecamatan Ganding tersebut secara tidak langsung telah memblokir pemulihan ekonomi masyarakat.

Bahkan Fery tidak segan-segan menyebut tindakan atau keputusan Kasatpol PP Sumenep itu merupakan sebuah tindakan yang ngawur alias ugal-ugalan.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karena menurutnya, ibarat dalam sebuah lumbung padi itu terdapat tikus, solusinya bukan lumbungnya yang dibakar melainkan tikusnya yang harus disingkirkan.

“Kalau memang ada laporan dari masyarakat tentang pasar malam di Kecamatan Ganding itu ada masalah, kan bisa melalui proses peringatan atau musyawarah dulu, dipanggil paguyuban atau ketuanya. Bukan kemudian langsung dibubarkan atau disuruh hentikan seperti itu. Ini kan Satpol PP Sumenep telah merusak regulasi,” ujar Fery Arbania, kepada sejumlah media. Kamis (14/04) di Kota Sumenep.

Apalagi, kata Fery, sapaan akrabnya, pasar malam di Kecamatan Ganding itu bukan tempat lokalisasi atau transaksi sex dan juga bukan tempat kegiatan yang dilarang oleh agama (Negatif). Tapi tempat masyarakat mencari nafkah melalui paguyuban pasar malam.

Baca Juga :  Musik Ul Daul Dan Tari Muang Sangkal Sambut Bupati Sumenep di Desa Pagarbatu

“Seharusnya Satpol PP Sumenep ini melakukan pembinaan terlebih dahulu, apa sebenernya yang terjadi. Kalau memang ada masalah ya buang masalahnya. Ini baru buka beberapa hari sudah dibubarkan tanpa alasan yang jelas,” tambahnya.

Masih kata Fery, kondisi ekonomi masyarakat saat ini sangat hancur lantaran dihantam pandemi selama 2 tahun. Dan Bupati Sumenep sedang berusaha membangkitkan perekonomian masyarakat. Salah satunya dengan mengadakan Bazar Ramadhan.

“Sementara Bazar Ramadhan yang digelar oleh Bupati ini juga banyak keluhan dan kritikan dari masyarakat. Lantas ketika mendapat keluhan dari masyarakat apakah Bazar Ramadhan yang diadakan oleh Bupati ini akan dibubarkan juga. Berani Satpol PP Sumenep membubarkan acaranya Bupati?,” ujarnya.

Oleh karena itu, mantan penyiar radio Nada FM ini meminta kepada Bupati Achmad Fauzi, SH., MH., untuk mengevaluasi kinerja Kasatpol PP Sumenep agar tidak seenaknya mengambil keputusan.

“Yang ditekankan oleh Pemerintah itu adalah Prokes. Ini malah muncul alasan-alasan lain pada penutupan pasar malam di Ganding. Saya pikir perlu dievaluasi Kasatpol PP yang baru ini, supaya tidak seenaknya melakukan penutupan seperti itu,” tukasnya.

Sebelumnya, pada hari Senin malam 12 April 2022 kemarin sekira pukul 23.20 Wib, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Sumenep, Ach. Laily Maulidy, bersama rombongannya mendatangi pasar malam di Kecamatan Ganding.

Baca Juga :  Achmad Fauzi: Ayo Gotong Royong dan Saling Menguatkan Hadapi Dampak Ekonomi Corona

Kedatangan Kasatpol PP Sumenep beserta anak buahnya tersebut meminta kepada koordinator pasar malam yang beroperasi di Kecamatan Ganding tersebut untuk ditutup.

“Kami datang kesini malam-malam begini karena mendapat laporan dari masyarakat bahwa adanya pasar malam yang beroperasi di bulan Ramadhan ini meresahkan masyarakat,” kata Ach. Laily Maulidy, sebagaimana dilansir dari laman DeteksiNews.co.id., Kamis (14/04).

Laily panggilan akrabnya beralasan keberadaan pasar malam di Kecamatan Ganding itu tidak memperoleh izin resmi dari pihak terkait.

“Ini tidak ada izin resminya, Pemerintah Desa juga tidak mengizinkan pasar malam ini beroperasi karena bulan ramadhan. Jadi kami menduga ini ada kesalahan komunikasi awal, sehingga ada laporan dari masyarakat,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, sambung mantan Camat Ganding itu menjelaskan, pihaknya datang langsung ke lokasi untuk memastikan bahwa pasar malam ini sudah tidak beroperasi.

“Kami datang kesini untuk bertemu langsung dengan kordinatornya, untuk meminta agar pasar malam segera ditutup dan dibongkar. Supaya tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan,” ungkapnya menegaskan.

“Alhamdulillah setelah kami bicara langsung dengan kordinatornya. Kordinator Pasar malam itu menerima kegiatan pasar malamnya ditutup,” tandasnya. (Tim/Bam)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Arsip OPD di Sumenep Diduga Kacau, Siapa Bertanggung Jawab?
PCNU Desak THM Ditutup Total, Satpol PP Sumenep Justru Sibuk Kaji Izin Mr. Ball!
Dorong ASN Lebih Bugar, Dinkes P2KB Sumenep Terapkan Gerakan GEMAR
Sumenep Butuh Sosok H. Hamid Ali Munir dan H. Herman Dali Kusuma
Pengunjung Mr. Ball Positif Narkoba, PCNU dan Kiai Desak Pemkab Sumenep Tutup THM
Jadi Kado Istimewa Hari Jadi ke 757, Pemkab Sumenep Borong 6 Penghargaan Wilwatikta Awards 2026
Pastikan Anggaran Tepat Sasaran, Dinkes P2KB Sumenep Sisir Pengelolaan Keuangan Puskesmas
PTC Bersama JSC Sukses Tuntaskan Pelatihan BTCLS, Cetak Perawat Unggul dan Kompeten di Pamekasan
Tag :

Berita Terkait

Senin, 9 November 2026 - 00:17 WIB

Arsip OPD di Sumenep Diduga Kacau, Siapa Bertanggung Jawab?

Sabtu, 7 November 2026 - 07:35 WIB

PCNU Desak THM Ditutup Total, Satpol PP Sumenep Justru Sibuk Kaji Izin Mr. Ball!

Jumat, 6 November 2026 - 18:42 WIB

Dorong ASN Lebih Bugar, Dinkes P2KB Sumenep Terapkan Gerakan GEMAR

Kamis, 5 November 2026 - 15:58 WIB

Sumenep Butuh Sosok H. Hamid Ali Munir dan H. Herman Dali Kusuma

Kamis, 5 November 2026 - 10:31 WIB

Pengunjung Mr. Ball Positif Narkoba, PCNU dan Kiai Desak Pemkab Sumenep Tutup THM

Berita Terbaru

ILUSTRASI: H. Hamid Ali Munir dan H. Herman Dali Kusuma, keduanya merupakan mantan Ketua DPRD Kabupaten Sumenep (Foto Istimewa)

Opini Publik

Sumenep Butuh Sosok H. Hamid Ali Munir dan H. Herman Dali Kusuma

Kamis, 5 Nov 2026 - 15:58 WIB