Budaya

Rawat Budaya, Pemkab Sumenep Gelar Festival Klenengan Dolanan di Pendopo Agung Keraton

124
×

Rawat Budaya, Pemkab Sumenep Gelar Festival Klenengan Dolanan di Pendopo Agung Keraton

Sebarkan artikel ini
IMG 20240129 WA0057
Pemkab Sumenep Gelar Festival Klenengan Dolanan di Pendopo Agung Keraton

SUMENEP, SEPUTARJATIM – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menggelar festival ‘Klenengan Dolanan’.

Kegiatan itu, digelar untuk mempromosikan dan mempopulerkan seni musik tradisional kepada masyarakat luas.

Kegiatan itu melibatkan siswa-siswi Sekolah Dasar (SD), yakni Sekolah Dasar Negeri (SDN) Pasongsongan 1, SDN Pandian 1, SDN Bluto 1 dan SDN Rubaru 1 untuk tampil secara bergantian.

Baca Juga :  DPN Formapera Resmi Laporkan Asmen K3 PLN UID ke Polisi Atas Dugaan Gratifikasi

Seperti diketahui, festival Klenengan Dolanan yang merupakan bagian dari kegiatan kalender pemerintah daerah 2024, dihadiri ratusan masyarakat termasuk pelajar untuk menyaksikan langsung salah satu warisan budaya seni musik tradisional.

“Acara ini agar musik tradisional tetap lestari sampai kapanpun, sehingga keberadaannya tidak tergerus zaman di tengah-tengah masyarakat,” kata Wakil Bupati Sumenep Dewi Khalifah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Senin (29/1/2024)

Menurutnya, festival diadakan sebagai media untuk mengajak masyarakat utama pelajar agar mengetahui seni budaya warisan leluhur, karena seiring berjalannya waktu tentu saja berdampak pada budaya atau kearifan lokal yang mulai tenggelam seiring dengan semakin majunya zaman.

Baca Juga :  Gandeng Wali Murid, PAUD H.I El Fath Sumenep Gencar Lakukan Gerakan Literasi untuk Wujudkan Program 'Pojok Buku'

“Seluruh elemen masyarakat bersama-sama merawat dan menjaga agar tidak mengalami kepunahan, jadi kalau bukan kita siapa lagi yang melestarikan seni musik tradisional itu,” ujarnya.

Lanjut ia mengatakan, pemerintah daerah berterima kasih dan mengapresiasi seluruh lembaga pendidikan yang telah membimbing dan mendidik siswa-siswinya untuk belajar seni budaya, sehingga mereka sejak dini bisa mengembangkan bakat dan meningkatkan kreativitasnya.

“Kami memiliki harapan anak-anak mempertahankan nilai seni budaya, karena itulah para guru memiliki peran penting untuk menumbuhkan minat dan bakat dalam mengaktualisasikan seni budaya lokal ini,” imbuhnya.* (EM)

Tinggalkan Balasan