Sempat Dihentikan, Dugaan Korupsi Pembebasan Lahan Bandara Trujoyo Menemui Titik Terang

- Redaksi

Selasa, 3 Oktober 2023 - 19:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto:Pelapor didampingi kuasa hukumnya saat berada di Polres Sumenep

Foto:Pelapor didampingi kuasa hukumnya saat berada di Polres Sumenep

SUMENEP,seputarjatim.com-Setelah sempat dihentikan penyidikannya, akhirnya Satreskrim Polres Sumenep, Madura, melanjutkan kasus terkait dugaan tindak pidana penipuan dan atau penggelapan uang dengan pelapor Angga Kurniawan, SH.

Kuasa hukum pelapor saat ditemui media ini bercerita bahwa, pada tahun 2022 dirinya pernah melakukan pengaduan atau pelaporan yang mana yang menjadi objek terlapor yakni pihak dishub Sumenep, yang mana dirinya menduga ada dugaan penggelapan penipuan atau ada pidana korupsi saat pembebasan salah satu lahan lapangan bandara udara Trunojoyo.

“Jadi kedatangan kami ke sini dalam rangka menghadiri undangan dari pihak Satreskrim  Polres Sumenep untuk dilakukan konfrontasi dengan pihak terlapor yang mana dalam hal ini yakni pihak Dishub Sumenep dan Pihak Kepala Desa Kacongan, Kecamatan Kota Sumenep,” ucap Tri Sutrisno Effendi S.E., S.H. Selasa (3-10-2023).

Baca Juga :  Foto Euforia Pilkades, Semua Desa Berpesta

Lanjut oyek sapaan akrabnya bercerita, dirinya sempat frustasi karena perkara yang dia laporkan diduga ada mafia yang ikut cawe-cawe sehingga laporannya sempat dinyatakan tidak bisa ada unsur korupsi, padahal bukti-bukti yang disodorkan melebihi dari cukup, salah satu bukti yakni surat-surat asli, sedangkan pihak penyidik hanya berupa foto copy.

“Alhamdulilah setelah Kasat Reskrimnya berganti kepada Pak Irwan dan kami melakukan komunikasi lagi akhirnya laporan yang sempat terhenti saat ini menemui titik terang, salah satu bukti yakni hari ini dilakukannya konfrontasi dengan pihak terlapor,” terangnya.

Namun dirinya masih agak kecewa lantaran dalam konfrontasi hari ini pihak Bank Jatim sebagai penyalur tidak hadir, padahal keterangan dari pihak Bank Jatim juga sangat diperlukan.

Baca Juga :  Rokok Lokal Dinilai Mampu Serap Hasil Tembakau Petani Secara Maksimal, Rama Ramadhan: Kami Merasa Sangat Terbantu

“Kenapa kami bilang ketengan pihak Bank Jatim sangat penting karena waktu penyaluran uangnya tidak seluruhnya masuk terhadap haji musawi (pemilik lahan,red) namun masuk ke dua rekening, harusnya secara hukum itu harus masuk terhadap orang yang memiliki dan atas nama tersebut, maka atas dasar itu kami menduga ada kongkalikong dari awal terkait kasus ini,” pungkasnya.

Demi mengungkap fakta- fakta terkait adanya dugaan kongkalikong pembebasan lahan lapangan bandara udara Trunojoyo ini, Seputarjatim.com akan terus melakukan konfirmasi terhadap pihak-pihak terkait lainnya yang menjadi objek pemberitaan. (Bam)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Gadai Emas di BMT-UGT Nusantara Gayam Masuk Tahap Penentuan, Polisi Segera Gelar Perkara
Kades Pragaan Daya Ditahan Kejari Sumenep, Rugikan Negara hingga Rp585 Juta
Video Asusila 4 Menit 27 Detik Viral, Pelajar SMP di Pamekasan Diamankan Polisi
Dikejar Permintaan Pasar, PR Makayasa Siapkan Pabrik Baru dan Rekrut Ribuan Karyawan
Diduga Jadi Sarang Miras, Mr. Ball di Sumenep Tetap Buka Seolah Kebal Hukum
Perampas Kalung Emas Rp70 Juta di Guluk-Guluk Dibekuk Polisi
Aksi Pemilik SPPG di Pamekasan Joget Sambil Hamburkan Uang di Konser Valen Viral
Gegara Main Petasan, Warga Lenteng Sumenep Dipukuli Hingga Wajah Terluka

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 21:10 WIB

Kasus Gadai Emas di BMT-UGT Nusantara Gayam Masuk Tahap Penentuan, Polisi Segera Gelar Perkara

Kamis, 23 April 2026 - 18:09 WIB

Kades Pragaan Daya Ditahan Kejari Sumenep, Rugikan Negara hingga Rp585 Juta

Sabtu, 18 April 2026 - 09:30 WIB

Video Asusila 4 Menit 27 Detik Viral, Pelajar SMP di Pamekasan Diamankan Polisi

Rabu, 8 April 2026 - 16:20 WIB

Dikejar Permintaan Pasar, PR Makayasa Siapkan Pabrik Baru dan Rekrut Ribuan Karyawan

Selasa, 7 April 2026 - 01:18 WIB

Diduga Jadi Sarang Miras, Mr. Ball di Sumenep Tetap Buka Seolah Kebal Hukum

Berita Terbaru