Sukarelawan GGN Dukung Ganjar Adakan Pesantren Kilat dan Ajarkan Nahwu Shorof

Nasional96 Dilihat

MOJOKERTO, seputarjatim.com- Sukarelawan Gus-Gus Nusantara (GGN) memanfaatkan momen Ramadan ini untuk terus memberikan manfaat dan menebar kebaikan kepada masyarakat.

Salah satu bukti nyatanya, para pendukung Ganjar Pranowo itu menggelar pesantren kilat di Majelis Taklim Al-Hikmah, Desa Berangkal, Kecamatan Soko, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Rabu (12/4).

Koordinator Gus-Gus Nusantara Muhamad Alwi Hasan mengatakan dalam pesantren kilat itu mereka memberikan tata cara belajar nahwu shorof.

“Ini sangat penting untuk diajarkan kepada anak-anak generasi muda, tujuannya untuk memahami Al-Qur’an dan hadis tidak salah,” ujar dia di lokasi, Rabu (12/4).

Baca Juga :  Orang Muda Ganjar Meriahkan Gelaran Drum Band Wanita di Bojonegoro

Dalam pesantren kilat itu, GGN tidak hanya mengajarkan gramatikal bahasa Arab saja, tetapi juga istigasah dan doa bersama.

“Kami mendoakan keselamatan NKRI ini dan kebaikan untuk Bapak Ganjar Pranowo,” ujar dia.

Dalam pesantren kilat itu ada puluhan peserta yang hadir. Semuanya berasal dari berbagai wilayah.

Semuanya diajarkan supaya bisa cepat memahami nahwu shorof, seperti tasrifan.

“Ini penting dan sudah agak sering terlupakan oleh kaum milenial,” kata dia.

Dengan adanya kegiatan itu, Gus-Gus Nusantara berharap rumus yang ada di nahwu shorof tidak ditinggalkan para milenial.

Baca Juga :  DPN Formapera Resmi Laporkan Asmen K3 PLN UID ke Polisi Atas Dugaan Gratifikasi

“Supaya masyarakat Jawa Timur mulai sadar bahwa pondok pesantren adalah pendidikan yang solutif untuk menghambat pergaulan yang makin bebas ini,” ujar dia.

Kegiatan ini merupakan rangkaian agenda yang sudah disiapkan oleh GGN dalam upaya menyosialisasikan sosok Ganjar Pranowo.

“Setelah ini, kami akan membahas bagaimana cara mengetahui lailatulkadar dan apa hikmahnya. Kami juga akan membagikan benih lele di Ponpes Al Falah, Trenggalek. Lalu, pelatihan cara menanam pohon pisang yang benar,” pungkas dia. (her/red)

Komentar