Tak Bertahan Lama, Proyek di Desa Kacongan Berantakan

- Redaksi

Senin, 19 Desember 2022 - 13:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto:Proyek irigasi di desa Kacongan yang hancur berantakan

Foto:Proyek irigasi di desa Kacongan yang hancur berantakan

SUMENEP, seputarjatim.com–Proyek irigasi dan paving di Desa Kacongan, Kecamatan Kota Sumenep hancur berantakan meskipun baru tahun ini dikerjakan.

Salah satu sumber kepada media ini menyebutkan, jika pekerjaan paving dan irigasi di desa Kacongan pekerjaannya tahun 2022. Meskipun baru selesai dikerjakan tahun ini namun mirisnya kondisinya sudah sudah rusak parah.

“Pekerjaan (paving dan irigasi) itu dikerjakan tahun sekarang (tahun 2022-red). Tapi sudah berantakan,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Parahnya lagi, pekerjaan paving dan irigasi itu tidak terlihat prasastinya. Sehingga asal muasal pekerjaan paving dan irigasi di desa Kacongan ini tidak diketahui proyek dari mana dan anggarannya berapa.

Baca Juga :  Peduli Sesama, Fatayat NU Bluto Bagikan Sembako dan Takjil Gratis

“Prasasti tidak ada,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Kacongan, Kecamatan Kota Sumenep, menyebut, pekerjaan Paving dan Irigasi yang ada di desanya yang baru dikerjakan tahun ini tapi sudah rusak berantakan sudah dikerjakan lagi.

“Sudah dikerjakan lagi mas,” sebut Kades Kacongan, Ma’adin. Senin (19/12/2022) via pesan selulernya.

Kades Kacongan lalu menyebut, rusaknya pekerjaan Paving dan Irigasi itu lantaran bahan-bahan musholla pondok. Namun tidak menjelaskan bahan-bahan musholla pondok yang dimaksud sehingga sampai menyebabkan pekerjaan Paving dan Irigasi yang baru dikerjakan itu rusak berantakan.

Baca Juga :  KLM Arin Jaya Tenggelam Di Perairan Sapudi

“Itu rusak karena mamasok bahan bahan musholla pondok,” dalihnya.

Namun hingga berita ini ditayangkan Kades Kacongan enggan mengungkapkan asal muasal dari proyek pekerjaan Paving dan Irigasi yang ada di desanya itu dan berapa pagu anggarannya berikut pelaksananya.

Berdasarkan data yang dimiliki, upaya konfirmasi akan terus dilakukan oleh media seputarjatim.com sampai permasalahan ini selesai. (Bam)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Grup Hadrah Yonif TP 931/Kostrad Satria Jokotole Curi Perhatian di Pengajian Akbar PP Al-Islamiyah Rubaru
Pengajian Akbar PP Al-Islamiyah Perkuat Sinergi Pesantren dan TNI Cetak Generasi Religius, Disiplin, dan Cinta Tanah Air
Bupati Sumenep Ajak Insan Koperasi Bangun Ekonomi Kerakyatan yang Tangguh dan Modern
Sinergi TNI dan Damkar Padamkan Kebakaran Hebat di Guluk-Guluk
Asta Tinggi Terancam, GP Ansor Jatim dan TACB Kompak Desak Tambang Galian C Dihentikan Permanen
Kolaborasi TNI dan Ponpes Al-Islamiyah, Kemah HIMMAH ke-51 Cetak Santri Berkarakter dan Berjiwa Pemimpin
Diduga Jadi Tempat Dugem, Lakpesdam dan LPBH PCNU Sumenep Minta Mr Ball Ditutup Permanen
Lakpesdam dan LPBH PCNU Sumenep Desak Pemkab Cabut Izin 5 Tempat Usaha yang Diduga Jadi THM 

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:32 WIB

Grup Hadrah Yonif TP 931/Kostrad Satria Jokotole Curi Perhatian di Pengajian Akbar PP Al-Islamiyah Rubaru

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:18 WIB

Pengajian Akbar PP Al-Islamiyah Perkuat Sinergi Pesantren dan TNI Cetak Generasi Religius, Disiplin, dan Cinta Tanah Air

Senin, 13 Juli 2026 - 14:28 WIB

Bupati Sumenep Ajak Insan Koperasi Bangun Ekonomi Kerakyatan yang Tangguh dan Modern

Sabtu, 11 Juli 2026 - 23:53 WIB

Sinergi TNI dan Damkar Padamkan Kebakaran Hebat di Guluk-Guluk

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:10 WIB

Asta Tinggi Terancam, GP Ansor Jatim dan TACB Kompak Desak Tambang Galian C Dihentikan Permanen

Berita Terbaru

HANGUS: Personel Yonif TP 931/Kostrad (Satria Jokotole) bersama tim Pemadam Kebakaran Pemerintah Kabupaten Sumenep, mengendalikan kebakaran yang melanda Dusun Gunung, Desa Payudan Dundang, Kecamatan Guluk-Guluk (Doc. Seputar Jatim)

Peristiwa

Sinergi TNI dan Damkar Padamkan Kebakaran Hebat di Guluk-Guluk

Sabtu, 11 Jul 2026 - 23:53 WIB