Tahun 2024, Diskoperindag Bakal Wujudkan Halal Hub Bagi Pelaku UKM dan IKM di Sumenep

- Redaksi

Kamis, 9 Mei 2024 - 14:18 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

BATIK: Kepala Diskop UKM Perindag Sumenep Moh. Ramli (Mufti Che - Seputar Jatim)

BATIK: Kepala Diskop UKM Perindag Sumenep Moh. Ramli (Mufti Che - Seputar Jatim)

SUMENEP, SEPUTARJATIM – Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, tahun ini akan mendorong pencapaian Halal Hub bagi pelaku UKM dan IKM.

Kepala Diskoperindag Sumenep, M. Ramli, mengaku salah satu program yang bakal dilakukan padah tahun 2024 ini, yaitu mewujudkan Halal Hub.

Dengan begitu, pihaknya akan melakukan pelatihan dan pembinaan kepada UKM dan IKM di Kota Keris, dengan mengundang narasumber yang berkompeten dalam dalam bidangnya.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Paling tidak, akan kami bantu, akan kami fasilitasi dilegalitas izin edar dan legalitas izin halalnya. Terkait dana akan kita bantu lewat APBD, tapi ini secara bertahap, sesuai dengan kemampuan keuangan daerah,” katanya, Kamis (9/5/2024).

Baca Juga :  Ikut Ramaikan Pameran Batik Bordir dan Aksesoris Fair 2024, Diskoperindag Sumenep Promosikan Produk Terbaiknya

Di tahun ini, kata dia, pihaknya bakal merencanakan sekitar 30 UKM dan IKM diurusan hal makanan, minuman dan jamu.

Dengan begitu, ia berharap kepada para pelaku UKM dan IKM yang di Sumenep, bisa bangkit dan bisa termotivasi agar meniru para pelaku yang lama.

“Kami mendorong dalam dua hal, bicara kuantitas tentu ingin menumbuhkan para pelaku-pelaku baru, agar terbuka ruang dan kesempatan kerjanya,” ujarnya.

“Tidak kalah pentingnya disisi kualitas, tidak hanya sekedar memproduksi tapi kualitas juga dijaga,” imbuhnya.

Tak hanya itu, ia juga meminta para pelaku UKM dan IKM untuk memanfaatkan informasi teknologi (IT) dengan menggunakan media sosial untuk mempromosikan produknya.

Baca Juga :  Beda dengan Ambulan, Dinkes Pertegas Kegunaan Mobil Pusling yang Diberikan kepada Puluhan Puskesmas di Sumenep

“Misalnya, ketika ada pameran, kita tidak hanya membawa produknya, tapi pelakunya juga kita bawa sebagai bentuk reward kepada mereka yang berhasil,” tandasnya.

“Selain tampil, mereka juga bisa berkominkasi langsung sesama pelaku yang lain, sehingga bisa saling tukar pengalaman dan akses,” pungkasnya. (EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Sumenep Boyong Tiga Penghargaan Syariah Award Jawa Timur sebagai Juara 1
Kantor JIP Diresmikan, Ribut Baidi Dorong Jurnalis Tetap Kritis dan Berani
SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media, Guru Dibekali Literasi Digital dan AI
PBH Jatim Buka Diskusi Hukum Lingkungan, Tambang Ilegal di Sumenep Jadi Perhatian
Wabup Sumenep Buka Festival Tani Ganding 2026, Sebut Bisa Jadi Pilot Project
Lakpesdam NU Tagih Langkah Nyata DPRD Soal THM di Sumenep: Aspirasi Hanya Jadi Catatan Rapat
35 Perusahaan Ramaikan Sumenep Job Fair 2026, Akses Lowongan Kerja Dibuka Lebar
Dugaan Investasi MBG di Madura Tembus Rp7 Miliar, Istri Anggota DPR RI Jadi Terlapor

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 12:49 WIB

Pemkab Sumenep Boyong Tiga Penghargaan Syariah Award Jawa Timur sebagai Juara 1

Sabtu, 26 September 2026 - 20:12 WIB

Kantor JIP Diresmikan, Ribut Baidi Dorong Jurnalis Tetap Kritis dan Berani

Sabtu, 26 September 2026 - 18:21 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media, Guru Dibekali Literasi Digital dan AI

Jumat, 25 September 2026 - 08:48 WIB

PBH Jatim Buka Diskusi Hukum Lingkungan, Tambang Ilegal di Sumenep Jadi Perhatian

Rabu, 23 September 2026 - 00:20 WIB

Wabup Sumenep Buka Festival Tani Ganding 2026, Sebut Bisa Jadi Pilot Project

Berita Terbaru