SPPG Bermasalah Diancam Ditutup Total, Pemerintah Tak Ingin Program MBG Dikelola Asal-asalan

- Redaksi

Kamis, 25 Desember 2025 - 19:43 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

TEGAS: Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan atau Zulhas (Instgaram @zul.hasan)

TEGAS: Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan atau Zulhas (Instgaram @zul.hasan)

NASIONAL, Seputar Jatim – Pemerintah pusat menunjukkan sikap tegas terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang bermasalah.

Seluruh SPPG yang terbukti lalai, tidak disiplin, dan melanggar standar keamanan pangan akan ditutup sementara untuk menjalani evaluasi menyeluruh dan investigasi mendalam.

Penegasan itu disampaikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan (Zulhas), usai rapat koordinasi lintas sektor yang digelar atas arahan langsung Presiden RI.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini atas instruksi dari Bapak Presiden kami melakukan rapat koordinasi. Kami menegaskan insden bukan sekedar angka, tetapi menyangkut keselamatan generasi,” ujarnya, Kamis (25/12/2025).

Baca Juga :  SPPG Saronggi Gagal Total, MBG Tak Layak, Pengawasan Diduga Mati

Menurutnya, pemerintah tidak akan mentoleransi praktik asal-asalan dalam pelaksanaan layanan pemenuhan gizi, mengingat program ini menyangkut kesehatan, keselamatan, dan masa depan anak-anak Indonesia. Setiap temuan pelanggaran, sekecil apa pun, akan ditindak secara serius.

Lanjut ia menambahkan, hasil rapat juga menekankan percepatan pembenahan tata kelola di Badan Gizi Nasional (BGN) serta pengetatan standar operasional SPPG di seluruh wilayah.

“Tadi kami juga berdiskusi untuk segera mempercepat perbaikan dan penguatan tata kolola di BGN. Setiap SPPG harus punya Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS),” tuturnya.

Zulkifli Hasan menegaskan, bahwa evaluasi tidak hanya menyasar lokasi yang telah menimbulkan insiden, tetapi dilakukan secara nasional terhadap seluruh SPPG.

Fokus utama evaluasi meliputi kedisiplinan pengelola, kualitas bahan pangan, kompetensi juru masak, hingga kepatuhan terhadap standar operasional dapur.

“Menurutnya, salah satu evaluasi yang utama adalah mengenai kedisiplinan, kualitas, juru masak. Dan ini tidak hanya di tempat yang terjadi, tapi di seluruh SPPG,” tandasnya.

Tak hanya itu, aspek sanitasi menjadi sorotan keras pemerintah. Kualitas air bersih, sistem pengolahan limbah, serta alur distribusi makanan diwajibkan memenuhi standar kesehatan yang ketat.

“Dan proses sanitasi diperbaiki, khususnya kualitas air dan alur limbah,” pungkasnya.

Baca Juga :  SPPG Matlabul Ulum Jambu Gagal Jalankan Program Mulia, MBG Diisi Makanan Tak Layak Konsumsi

Langkah penutupan sementara dan investigasi ini, lanjut Zulhas, dilakukan secara terbuka agar publik mengetahui bahwa pemerintah tidak menutup-nutupi persoalan.

Transparansi menjadi kunci untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap program pemenuhan gizi nasional.

Langkah tegas ini diharapkan menjadi peringatan keras bagi seluruh pengelola SPPG agar tidak bermain-main dengan kualitas dan keamanan pangan.

Pemerintah menegaskan, makanan untuk anak-anak bukan sekadar program, tetapi tanggung jawab negara terhadap generasi masa depan. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://www.seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Al-Quran Diduga Jadi Materi Promosi Alkohol, Wamenag: Harus Ada Konsekuensi Tegas
Jelang HUT ke 14, IWO Berbagi Kebahagiaan di SD Muhammadiyah 16 
Jelang Pemeliharaan Oprit Jembatan, Hutama Karya Uji Skema Contraflow di Tol Binjai-Langsa
Harvick Hasnul Qolbi Disebut Sosok Ideal Jadi Mendag di Tengah Gejolak Perdagangan Global
Polda Riau Gagalkan Penyelundupan 2,2 Kg Sabu di Bandara SSK II, Kurir Ditangkap Jaringan Diburu
SKK Migas dan TNI Perkuat Pengamanan Hulu Migas, Bentengi Ketahanan Energi Nasional dari Berbagai Ancaman
Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, Usai Dicopot dari Kepala BGN
Dadan Hindayana Dicopot dari Kepala BGN, Dinilai Tak Becus Jalankan Program MBG

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 11:05 WIB

Al-Quran Diduga Jadi Materi Promosi Alkohol, Wamenag: Harus Ada Konsekuensi Tegas

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:50 WIB

Jelang HUT ke 14, IWO Berbagi Kebahagiaan di SD Muhammadiyah 16 

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:15 WIB

Jelang Pemeliharaan Oprit Jembatan, Hutama Karya Uji Skema Contraflow di Tol Binjai-Langsa

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:28 WIB

Harvick Hasnul Qolbi Disebut Sosok Ideal Jadi Mendag di Tengah Gejolak Perdagangan Global

Minggu, 26 Juli 2026 - 17:32 WIB

Polda Riau Gagalkan Penyelundupan 2,2 Kg Sabu di Bandara SSK II, Kurir Ditangkap Jaringan Diburu

Berita Terbaru

Pamflet ekspansi pasar Rokok Makayasa (Dok. Seputar Jatim)

Ekonomi

Rokok Makayasa Bangun Jaringan Besar hingga Luar Jawa

Kamis, 10 Sep 2026 - 09:03 WIB

MENDUNG:
Gedung Pemerintah Kabupaten Sumenep tampak dari halaman depan (Mufti Che - Seputar Jatim)

Pemerintahan

Bayar PBB-P2 Makin Mudah, Sumenep Mulai Terapkan SPPT Elektronik

Selasa, 8 Sep 2026 - 15:09 WIB