Home / Tak Berkategori

53 Orang Meninggal Dunia Dalam Laka Lantas Tahun 2019 di Sumenep

- Redaksi

Selasa, 27 Agustus 2019 - 14:33 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

AKP Deddy Eka Priyantono, Kasatlantas Polres Sumenep, menjelaskan data kasus laka lantas kepada wartawan, Selasa, 27/08/2019. (dik/ SJ foto)

AKP Deddy Eka Priyantono, Kasatlantas Polres Sumenep, menjelaskan data kasus laka lantas kepada wartawan, Selasa, 27/08/2019. (dik/ SJ foto)

SUMENEP, seputarjatim.com Satlantas Polres Sumenep terus gencarkan sosialisasi untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Berdasarkan data Unit Laka Satlantas Polres Sumenep, pada tahun 2018 lalu angka laka lantas di Sumenep mencapai 180 kasus, dengan jumlah korban meninggal 77 orang. Sementara di tahun 2019 ini, kasus laka lantas telah terjadi sebanyak 115 kasus, dengan korban meninggal 53 orang.

Baca Juga :  Kendati Dicabut, PN Sumenep Pastikan Gugatan Mery Feriastutik Bisa Diajukan Kembali

“Upaya menekan angka lantas sudah kita giatkan melalui program Police Goes To School, memasang banner di jalur rawan laka lantas, termasuk memasang miniatur mobil patroli di jalur blackspot,” terang AKP Deddy Eka Apriyanto, saat ditemui wartawan di kantornya, Selasa, 27/08/2019.

Masih tingginya angka laka lantas menurut Deddy dipengaruhi oleh rendahnya kesadaran para pengguna jalan. “Jalan-jalan di Sumenep itu banyak yang sepi, ini menjadi penyebab banyaknya pengendara yang naik kendaraan dengan kecepatan tinggi. Akibatnya jika ada human error sedikit saja, ya terjadi kecelakaan,” imbuh Deddy.

Upaya preventiv yang digelar Satlantas Polres Sumenep menurut Deddy melaksanakan patroli di jalur blackspot pada jam rawan terjadinya laka lantas. “Sanksi tilang kita berikan pada pengendara yang nakal, tidak patuh aturan lalu lintas, tidak terkecuali,” jelasnya. (dik/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pria di Rubaru Sumenep Ditahan Polisi, Diduga Cabuli Anak 17 Tahun
Bappeda Buka Peta Jalan Pembangunan Sumenep di Tengah Gemerlap MNV 2026
Bappeda Sumenep Sulap Stan MNV 2026 Jadi Miniatur Pendopo Keraton
Geger! Warga Batang-Batang Daya Sumenep Temukan Mayat Diduga Bakar Diri
Asmara Berujung Bui, Pria di Sampang Diciduk Polisi Usai Diduga Paksa Tiduri Pacarnya
P-APBD Sumenep Rp2,61 Triliun, DPRD Ingatkan Anggaran Harus Beri Manfaat Nyata
Madura Night Vaganza 2026 Dibuka, 200 Stan Ramaikan Panggung Promosi Sumenep
Guru di Sumenep Dilarang Bikin Konten TikTok Negatif, Disdik Siapkan Sanksi

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:19 WIB

Pria di Rubaru Sumenep Ditahan Polisi, Diduga Cabuli Anak 17 Tahun

Jumat, 28 Agustus 2026 - 23:41 WIB

Bappeda Buka Peta Jalan Pembangunan Sumenep di Tengah Gemerlap MNV 2026

Jumat, 28 Agustus 2026 - 23:26 WIB

Bappeda Sumenep Sulap Stan MNV 2026 Jadi Miniatur Pendopo Keraton

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:14 WIB

Geger! Warga Batang-Batang Daya Sumenep Temukan Mayat Diduga Bakar Diri

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:16 WIB

Asmara Berujung Bui, Pria di Sampang Diciduk Polisi Usai Diduga Paksa Tiduri Pacarnya

Berita Terbaru

DISITA: Sejumlah barang bukti yang disita Polresta Sumenep dalam pengungkapan kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur di Rubaru, Sumenep (Dok. Seputar Jatim)

Hukum & Kriminal

Pria di Rubaru Sumenep Ditahan Polisi, Diduga Cabuli Anak 17 Tahun

Sabtu, 29 Agu 2026 - 12:19 WIB

MEGAH: Stan Pameran Bappeda Sumenep di Madura Night Vaganza 2026 bernuansa pendopo keraton (Dok. Seputar Jatim)

Pemerintahan

Bappeda Sumenep Sulap Stan MNV 2026 Jadi Miniatur Pendopo Keraton

Jumat, 28 Agu 2026 - 23:26 WIB