Puluhan Masyarakat Sumenep Dapat Bantuan Becak Listrik dari Prabowo Subianto

- Redaksi

Senin, 14 Juli 2025 - 20:38 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

GEMBIRA: Bupati Sumenep, Ahmad Fauzi Wongsojudo saat naik becak listrik (SandiGT - Seputar Jatim)

GEMBIRA: Bupati Sumenep, Ahmad Fauzi Wongsojudo saat naik becak listrik (SandiGT - Seputar Jatim)

LSUMENEP, Seputar Jatim – Puluhan masyarakat Sumenep, Madura, Jawa Timur mendapatkan bantuan becak listrik dari Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto.

Sebanyak 25 unit becak listrik disalurkan kepada masyarakat yang menjadi bagian dari program nasional.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, bahwa bantuan tersebut merupakan jawaban dari upaya bertahun-tahun Pemkab Sumenep dalam memperjuangkan peningkatan kualitas hidup para pelaku transportasi rakyat.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini bukan sekadar bantuan alat, tapi simbol keberpihakan negara pada mereka yang selama ini bekerja di jalanan. Becak listrik adalah bentuk nyata dari harapan yang kami suarakan sejak tiga tahun lalu,” ujarnya. Senin (14/7/2025).

Baca Juga :  DKUPP Resmi Luncurkan Koperasi Merah Putih, Ini Harapan Bupati Sumenep

Menurutnya, becak listrik bukan sekadar pengganti becak manual, ini adalah wujud transformasi kendaraan tradisional berteknologi baru, yang tidak hanya meringankan tenaga, tapi juga membuka peluang ekonomi lebih luas.

“Sebelumnya narik becak itu soal fisik. Sekarang, pengayuh becak bisa lebih fokus pada pelayanan, tidak lagi terkuras oleh tenaga. Efisiensi waktu dan energi ini akan menaikkan jumlah penumpang harian mereka,” jelasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya menjaga keberlanjutan program ini. Pemerintah daerah akan mengintegrasikan para pengayuh becak listrik dalam ekosistem pariwisata kota, termasuk pelatihan pelayanan wisata, pengelolaan keuangan mikro, dan literasi digital.

Penyaluran becak listrik dilakukan melalui kerja sama erat antara Tim Akselerasi dan Sinkronisasi (Taskin), Badan Pengelola Taskin Pusat, dan Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN).

Hal ini menjadikan Sumenep sebagai titik pertama distribusi di Madura dalam program bantuan becak listrik nasional.

Sementara itu, Pengurus Pusat GSN, Yudhi Samhana menyampaikan, bahwa total 706 unit telah disalurkan secara nasional, dan pihaknya terus mengupayakan penambahan unit untuk daerah-daerah yang responsif.

“Sumenep dipilih karena komitmen daerahnya kuat. Dari total 100 unit untuk Jawa Timur, Sumenep langsung mendapat 25 unit di tahap awal,” tegasnya.

“Di Sumenep, kami mencatat masih ada 614 pengayuh becak yang belum tersentuh program ini. Ini akan menjadi prioritas berikutnya,” ujarnya.

Di balik data dan angka, terdapat wajah-wajah penuh haru dari para penerima bantuan. Mereka adalah bagian dari sejarah kota yang sering terlupakan, namun hari itu berdiri di panggung utama.

Ia juga berkomitmebuntuk terus menjadi jembatan antara kebutuhan rakyat dan arah kebijakan pusat.

“Becak listrik hanyalah awal dari mimpi besar menjadikan kota ini sebagai rumah yang adil bagi semua termasuk mereka yang telah lama hidup di balik peluh dan pedal,” tukasnya. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SMSI Kecam Dugaan Pengusiran Wartawan, Tolak Hadiri Undangan Polresta Sumenep
Hari Jadi ke-758 Sumenep, Logo Baru Jadi Simbol Sejarah dan Semangat Kemajuan
Aroma Dugaan Penyelewengan DD Meddelan Terungkap, Inspektorat Sumenep Dinilai Kecolongan
Inspektorat Sumenep Periksa Dana Desa Meddelan, Warga Mulai Bertanya?
Rambu Minim, Proyek Jembatan di Pakandangan Dikeluhkan Warga karena Rawan Kecelakaan
Inspektorat Sumenep Siap Telusuri Dugaan Penyimpangan Dana BUMDes Meddelan
Dana Desa Meddelan Diduga Tak Sesuai Peruntukan, Inspektorat Sumenep Didesak Turun Tangan
Suarakan Semangat Nasionalisme, IWO Sumenep Kembali Hadirkan Lomba Baca Puisi dan Pidato Bung Karno 2026 se-Madura

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:54 WIB

SMSI Kecam Dugaan Pengusiran Wartawan, Tolak Hadiri Undangan Polresta Sumenep

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:02 WIB

Hari Jadi ke-758 Sumenep, Logo Baru Jadi Simbol Sejarah dan Semangat Kemajuan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:40 WIB

Aroma Dugaan Penyelewengan DD Meddelan Terungkap, Inspektorat Sumenep Dinilai Kecolongan

Kamis, 28 Mei 2026 - 05:08 WIB

Inspektorat Sumenep Periksa Dana Desa Meddelan, Warga Mulai Bertanya?

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:35 WIB

Rambu Minim, Proyek Jembatan di Pakandangan Dikeluhkan Warga karena Rawan Kecelakaan

Berita Terbaru