SMSI Kecam Dugaan Pengusiran Wartawan, Tolak Hadiri Undangan Polresta Sumenep

- Redaksi

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:54 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

GAGAH: Ketua SMSI Kabupaten Sumenep, Wahyudi (Doc. Seputar Jatim)

GAGAH: Ketua SMSI Kabupaten Sumenep, Wahyudi (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Dugaan pengusiran sejumlah jurnalis saat peresmian Polresta Sumenep, Madura, Jawa Timur, berbuntut panjang.

Peristiwa yang diduga dilakukan oknum anggota kepolisian itu memantik gelombang protes dari kalangan insan pers dan dinilai mencederai kebebasan pers.

Insiden tersebut tidak hanya dianggap melukai martabat wartawan, tetapi juga dipandang sebagai bentuk pelecehan terhadap profesi jurnalis.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tindakan itu bahkan dinilai bertentangan dengan semangat Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers serta Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik.

Sebagai bentuk protes, sejumlah jurnalis di Kabupaten Sumenep memutuskan memboikot undangan silaturahmi yang dilayangkan Polresta Sumenep kepada organisasi profesi wartawan.

Sikap itu diambil sebagai respons atas dugaan pengusiran wartawan saat acara peresmian peningkatan status Polres menjadi Polresta.

Sikap paling keras datang dari Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Sumenep. Organisasi perusahaan media siber tersebut memastikan tidak akan menghadiri agenda silaturahmi yang diinisiasi Kapolresta Sumenep.

Baca Juga :  Tak Hanya Lengkapi Fasilitas, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Fokus Cetak Tenaga Kesehatan Profesional

Ketua SMSI Kabupaten Sumenep, Wahyudi, menilai Polresta Sumenep sejak awal tidak menunjukkan itikad baik dalam membangun kemitraan dengan insan pers. Menurutnya, dugaan pengusiran wartawan justru menjadi bukti buruknya penghormatan terhadap profesi jurnalis.

“Kalau memang ingin menjalin kerja sama yang baik dengan wartawan, seharusnya tidak terjadi tindakan pengusiran seperti itu. Hubungan harmonis yang selama ini terbangun justru tercoreng oleh tindakan tersebut,” tegasnya, Kamis (23/7/2026).

Atas dasar itu, SMSI Kabupaten Sumenep secara resmi menyatakan menolak menghadiri undangan silaturahmi dari Kapolresta Sumenep.

Penolakan tersebut merupakan bentuk sikap organisasi terhadap dugaan tindakan arogan yang dialami para jurnalis saat menjalankan tugas jurnalistik.

Meski demikian, Wahyudi menegaskan SMSI tidak menutup pintu komunikasi. Organisasi tetap terbuka apabila Kapolresta Sumenep ingin bersilaturahmi secara langsung dengan pengurus SMSI.

Namun, terhadap undangan resmi yang telah beredar, SMSI memilih memboikot sebagai bentuk protes sekaligus pengingat agar insiden serupa tidak kembali terjadi. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Kades Terjerat Kasus Narkoba, DPMD Sumenep Pilih Tegak Lurus pada Hukum
Bupati Sumenep Minta Santri Harus Mandiri, Kreatif, dan Mampu Bangun Usaha
Gelar Apel HSN 2026, Bupati Sumenep Dorong Pesantren Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah
Bupati Sumenep Ajak OPD hingga Pemerintah Desa Baca Surat Al-Waqi’ah 111.111 Kali
Geger! Bayi Laki-Laki Ditemukan di Atas Kursi Rusak di Pinggir Jalan Prenduan Sumenep
Wabup Sumenep Minta ASN Taat Aturan, Pimpinan OPD Diminta Jadi Teladan
Dua Kali Tembus KEN, Bupati Andalkan Musik Tong-Tong untuk Promosikan Budaya Madura
Bupati Bawa Pesan Persatuan di Puncak Perayaan Hari Jadi ke-757 Sumenep

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Dua Kades Terjerat Kasus Narkoba, DPMD Sumenep Pilih Tegak Lurus pada Hukum

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Bupati Sumenep Minta Santri Harus Mandiri, Kreatif, dan Mampu Bangun Usaha

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:27 WIB

Gelar Apel HSN 2026, Bupati Sumenep Dorong Pesantren Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:13 WIB

Bupati Sumenep Ajak OPD hingga Pemerintah Desa Baca Surat Al-Waqi’ah 111.111 Kali

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:58 WIB

Geger! Bayi Laki-Laki Ditemukan di Atas Kursi Rusak di Pinggir Jalan Prenduan Sumenep

Berita Terbaru