SUMENEP, Seputar Jatim – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep resmi meluncurkan logo Hari Jadi ke-758 sebagai identitas peringatan hari lahir daerah yang akan digelar pada 2027 mendatang. Peluncuran logo tersebut menjadi langkah awal dalam mempersiapkan rangkaian perayaan yang tidak hanya berorientasi pada sejarah, tetapi juga sebagai sarana promosi potensi daerah.
Melalui logo baru ini, Pemkab Sumenep ingin menghadirkan identitas yang mampu merepresentasikan perjalanan panjang sejarah daerah sekaligus menggambarkan arah pembangunan masa depan, khususnya di sektor kebudayaan, pariwisata, dan ekonomi kreatif.
Peluncuran logo berlangsung di Pendopo Agung Keraton Sumenep, dengan nuansa budaya yang kental. Pemilihan lokasi tersebut menjadi simbol bahwa pembangunan Sumenep tidak dapat dipisahkan dari akar sejarah dan warisan budaya yang telah tumbuh selama ratusan tahun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Sumenep, Faruk Hanafi, mengatakan logo Hari Jadi ke-758 merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah membangun citra Sumenep yang lebih luas di tingkat nasional.
Menurutnya, logo tersebut tidak sekadar menjadi identitas visual sebuah perayaan, tetapi juga media untuk menyampaikan pesan mengenai kekuatan budaya dan potensi yang dimiliki Kabupaten Sumenep.
“Logo ini kami harapkan menjadi simbol yang mampu menggambarkan karakter Sumenep. Ada sejarah, budaya, kreativitas, dan semangat masyarakat yang terus bergerak untuk membawa daerah ini semakin dikenal,” ujarnya, Minggu (21/6/2026).
Faruk menjelaskan, logo Hari Jadi ke-758 lahir melalui proses kreatif yang melibatkan masyarakat Madura melalui mekanisme sayembara terbuka. Langkah itu dilakukan agar masyarakat memiliki ruang untuk menyampaikan gagasan sekaligus menjadi bagian dari perjalanan sejarah daerah.
“Partisipasi masyarakat menjadi hal penting. Kami ingin identitas Hari Jadi ini tidak hanya dibuat oleh pemerintah, tetapi lahir dari kreativitas dan pemikiran masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap daerahnya,” jelasnya.
Dalam proses sayembara tersebut, sejumlah kreator dari berbagai wilayah di Madura turut berpartisipasi dengan menghadirkan karya yang memadukan unsur tradisi lokal dan konsep desain modern.
Menurut Faruk, tingginya antusiasme peserta menjadi bukti bahwa potensi ekonomi kreatif di Madura, khususnya Sumenep, memiliki peluang besar untuk terus berkembang.
“Banyak karya yang menunjukkan bahwa generasi muda memiliki kemampuan untuk mengolah nilai budaya menjadi sebuah karya kreatif yang memiliki daya tarik,” katanya.
Ia menambahkan, rangkaian peringatan Hari Jadi ke-758 nantinya akan dirancang agar memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Kegiatan budaya yang dikemas secara menarik diyakini mampu menjadi magnet wisata sekaligus membuka peluang ekonomi bagi berbagai sektor usaha.
“Ketika kegiatan mampu menarik perhatian masyarakat luar daerah untuk datang ke Sumenep, maka dampaknya akan dirasakan oleh banyak pihak, mulai dari pelaku UMKM, kuliner, penginapan, hingga sektor jasa lainnya,” ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa logo Hari Jadi ke-758 mengandung pesan besar tentang perjalanan panjang dan cita-cita masyarakat Sumenep.
Menurutnya, sejarah panjang yang dimiliki Kabupaten Sumenep harus menjadi kekuatan dalam menghadapi berbagai tantangan masa depan.
“Logo ini bukan hanya gambar atau simbol peringatan, tetapi membawa pesan tentang perjalanan panjang Sumenep, kekayaan budaya yang kita miliki, serta harapan untuk terus melangkah maju,” jelasnya.
Ia menilai keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada program pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, semangat kebersamaan dan kolaborasi harus terus diperkuat dalam setiap momentum pembangunan daerah.
“Kemajuan Sumenep merupakan hasil kerja bersama. Pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, dan seluruh elemen daerah memiliki peran masing-masing dalam mewujudkan Sumenep yang lebih maju dan sejahtera,” tegasnya.
Dengan diluncurkannya logo Hari Jadi ke-758 tersebut, Pemkab Sumenep berharap peringatan hari jadi tahun depan menjadi momentum untuk memperkuat identitas daerah sekaligus memperkenalkan Sumenep sebagai salah satu kawasan dengan kekayaan budaya dan pariwisata unggulan di Madura. (EM)
*
Penulis : EM
Sumber Berita: https://seputarjatim.com









