Inspektorat Sumenep Periksa Dana Desa Meddelan, Warga Mulai Bertanya?

- Redaksi

Kamis, 28 Mei 2026 - 05:08 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

Pintu masuk Kantor Inspektorat Sumenep (Foto Istimewa)

Pintu masuk Kantor Inspektorat Sumenep (Foto Istimewa)

SUMENEP, Seputar Jatim – Tim auditor Inspektorat Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, melakukan pemeriksaan terhadap pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) di Desa Meddelan, Kecamatan Lenteng.

Kehadiran aparat pengawas internal pemerintah itu memicu perhatian publik, terutama terkait realisasi anggaran desa dan pengelolaan dana Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Informasi yang dihimpun menyebutkan, rombongan auditor Inspektorat Sumenep mendatangi Balai Desa Meddelan pada Rabu (20/5) kemarin.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemeriksaan tersebut dilakukan dalam rangka audit kinerja pemerintahan desa serta penelusuran realisasi penggunaan keuangan desa, termasuk pembangunan infrastruktur dan pengelolaan program yang bersumber dari Dana Desa.

Kedatangan tim auditor tersebut juga menjadi perhatian dari kalangan aktivis dan insan pers.

Pemeriksaan yang dilakukan disebut bukan sekadar agenda rutin, melainkan bagian dari pengawasan terhadap pelaksanaan program dan penggunaan anggaran desa.

Inspektur Pembantu (Irban) IV Inspektorat Sumenep, Sri Endah Purnamawati, membenarkan bahwa pihaknya sedang melakukan pemeriksaan terhadap penggunaan ADD dan DD di Desa Meddelan.

Baca Juga :  Jelang Idul Adha, PDIP Distribusikan 298 Hewan Kurban ke Berbagai Daerah di Madura

“Ini pemeriksaan secara menyeluruh terkait realisasi ADD dan DD dan ini masih tahap pengumpulan data. Soal ada temuan yang diberitakan kalangan insan pers, itu nanti ada pemeriksaan tertentu atau pemeriksaan tindak lanjut,” ujarnya, Kamis (28/5/2026).

Ia mengaku belum mengetahui secara detail terkait polemik realisasi anggaran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Meddelan yang bersumber dari alokasi 20 persen Dana Desa untuk pengadaan kambing.

Sementara itu, seorang warga Desa Meddelan yang enggan disebutkan namanya mengaku terkejut dengan kedatangan pejabat pemeriksa ke desa tersebut.

Menurutnya, masyarakat mulai ramai membicarakan dugaan persoalan dalam pengelolaan anggaran desa.

“Memangnya, apa pembangunan desa ada yang salah atau terkait pembelian kambing yang hanya sedikit alias diduga kurang kambingnya? Desas desusnya yang hangat diperbincangkan di masyarakat begitu,” pungkasnya. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dituding Pelakor, Perempuan di Sampang Lapor Polisi Usai Alat Kelaminnya Diolesi Cabai
SMSI Kecam Dugaan Pengusiran Wartawan, Tolak Hadiri Undangan Polresta Sumenep
Hari Jadi ke-758 Sumenep, Logo Baru Jadi Simbol Sejarah dan Semangat Kemajuan
Aroma Dugaan Penyelewengan DD Meddelan Terungkap, Inspektorat Sumenep Dinilai Kecolongan
Rambu Minim, Proyek Jembatan di Pakandangan Dikeluhkan Warga karena Rawan Kecelakaan
Inspektorat Sumenep Siap Telusuri Dugaan Penyimpangan Dana BUMDes Meddelan
Dana Desa Meddelan Diduga Tak Sesuai Peruntukan, Inspektorat Sumenep Didesak Turun Tangan
Suarakan Semangat Nasionalisme, IWO Sumenep Kembali Hadirkan Lomba Baca Puisi dan Pidato Bung Karno 2026 se-Madura

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Dituding Pelakor, Perempuan di Sampang Lapor Polisi Usai Alat Kelaminnya Diolesi Cabai

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:54 WIB

SMSI Kecam Dugaan Pengusiran Wartawan, Tolak Hadiri Undangan Polresta Sumenep

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:02 WIB

Hari Jadi ke-758 Sumenep, Logo Baru Jadi Simbol Sejarah dan Semangat Kemajuan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:40 WIB

Aroma Dugaan Penyelewengan DD Meddelan Terungkap, Inspektorat Sumenep Dinilai Kecolongan

Kamis, 28 Mei 2026 - 05:08 WIB

Inspektorat Sumenep Periksa Dana Desa Meddelan, Warga Mulai Bertanya?

Berita Terbaru