SUMENEP, Seputar Jatim – Tim auditor Inspektorat Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, melakukan pemeriksaan terhadap pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) di Desa Meddelan, Kecamatan Lenteng.
Kehadiran aparat pengawas internal pemerintah itu memicu perhatian publik, terutama terkait realisasi anggaran desa dan pengelolaan dana Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Informasi yang dihimpun menyebutkan, rombongan auditor Inspektorat Sumenep mendatangi Balai Desa Meddelan pada Rabu (20/5) kemarin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pemeriksaan tersebut dilakukan dalam rangka audit kinerja pemerintahan desa serta penelusuran realisasi penggunaan keuangan desa, termasuk pembangunan infrastruktur dan pengelolaan program yang bersumber dari Dana Desa.
Kedatangan tim auditor tersebut juga menjadi perhatian dari kalangan aktivis dan insan pers.
Pemeriksaan yang dilakukan disebut bukan sekadar agenda rutin, melainkan bagian dari pengawasan terhadap pelaksanaan program dan penggunaan anggaran desa.
Inspektur Pembantu (Irban) IV Inspektorat Sumenep, Sri Endah Purnamawati, membenarkan bahwa pihaknya sedang melakukan pemeriksaan terhadap penggunaan ADD dan DD di Desa Meddelan.
“Ini pemeriksaan secara menyeluruh terkait realisasi ADD dan DD dan ini masih tahap pengumpulan data. Soal ada temuan yang diberitakan kalangan insan pers, itu nanti ada pemeriksaan tertentu atau pemeriksaan tindak lanjut,” ujarnya, Kamis (28/5/2026).
Ia mengaku belum mengetahui secara detail terkait polemik realisasi anggaran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Meddelan yang bersumber dari alokasi 20 persen Dana Desa untuk pengadaan kambing.
Sementara itu, seorang warga Desa Meddelan yang enggan disebutkan namanya mengaku terkejut dengan kedatangan pejabat pemeriksa ke desa tersebut.
Menurutnya, masyarakat mulai ramai membicarakan dugaan persoalan dalam pengelolaan anggaran desa.
“Memangnya, apa pembangunan desa ada yang salah atau terkait pembelian kambing yang hanya sedikit alias diduga kurang kambingnya? Desas desusnya yang hangat diperbincangkan di masyarakat begitu,” pungkasnya. (EM)
*
Penulis : EM
Sumber Berita: https://seputarjatim.com









