10 Tiang Listrik Ambruk di Gresik, GM PLN UID Jatim Pilih Diam

- Redaksi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:14 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

BERBAHAYA: Sejumlah pengendara melintas di lokasi ambruknya tiang listrik di ruas jalan setelah Jembatan Manyar menuju kawasan JIIPE, Gresik (Dok. Seputar Jatim)

BERBAHAYA: Sejumlah pengendara melintas di lokasi ambruknya tiang listrik di ruas jalan setelah Jembatan Manyar menuju kawasan JIIPE, Gresik (Dok. Seputar Jatim)

JAWA TIMUR, Seputar Jatim – General Manager (GM) PT PLN (Persero) UID Jawa Timur (Jatim), Eric Rossi Priyo Nugroho, memilih bungkam ketika dikonfirmasi terkait insiden ambruknya 10 tiang listrik di sepanjang jalan raya setelah Jembatan Manyar menuju kawasan Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE), Gresik, Jawa Timur.

Konfirmasi tersebut disampaikan melalui pesan singkat WhatsApp. Namun, Eric Rossi Priyo Nugroho, belum memberikan tanggapan, meski pesan yang dikirim telah terbaca dan ditandai dengan dua centang biru.

Sikap diam tersebut menjadi sorotan mengingat insiden ambruknya tiang listrik tidak hanya mengganggu arus lalu lintas, tetapi juga menyebabkan kerusakan terhadap kendaraan proyek serta mengakibatkan seorang warga mengalami luka-luka.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kejadian tersebut, sebanyak 10 tiang listrik yang berjejer di sepanjang jalan raya mulai dari Jembatan Manyar menuju kawasan JIIPE roboh. Sejumlah kendaraan milik pelaksana proyek pelebaran jalan yang berada di lokasi turut tertimpa tiang listrik.

Informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.45 WIB. Selain merusak kendaraan, seorang sopir bernama Gatot Subronto dilaporkan mengalami luka akibat terkena hempasan kabel listrik.

Kapolsek Manyar, Iptu Muhammad Gifari Syarifuddin mengatakan, petugas telah melakukan evakuasi dan mengumpulkan informasi dari sejumlah saksi di lokasi kejadian.

Menurutnya, peristiwa tersebut diketahui setelah warga dan pekerja mendengar suara dentuman keras dari sekitar lokasi penggalian.

“Ternyata dentuman itu berasal dari sejumlah tiang listrik yang roboh dan menimpa kendaraan proyek,” jelasnya, Jumat (7/8/2026).

Baca Juga :  Jelang HUT ke 14, IWO Berbagi Kebahagiaan di SD Muhammadiyah 16 

Ia menyebutkan, terdapat 10 tiang listrik yang roboh ke badan jalan dan mengenai sejumlah kendaraan yang sedang terparkir.

“Ada 10 tiang listrik yang roboh ke jalan dan mengenai tiga unit kendaraan roda empat dan satu unit roda 10 yang sedang parkir,” tuturnya.

Selain kerusakan kendaraan, seorang sopir bernama Gatot Subronto juga dilaporkan mengalami luka akibat terkena hempasan kabel listrik. Sopir asal Sidoarjo tersebut saat kejadian diketahui sedang membersihkan molen yang baru saja menurunkan semen.

“Korban tersebut mengalami luka, dan dievakuasi ke RS Fatma Medika untuk mendapat penanganan medis,” ucapnya.

Pasca kejadian, petugas kepolisian bersama pihak terkait langsung melakukan evakuasi terhadap tiang-tiang listrik yang roboh. Petugas juga melakukan pengaturan lalu lintas guna mengurai kemacetan yang sempat terjadi akibat sebagian badan jalan tertutup tiang listrik.

“Untuk pengembangan nanti kami sampaikan kembali, mohon waktu,” pungkasnya.

Baca Juga :  Jelang Pemeliharaan Oprit Jembatan, Hutama Karya Uji Skema Contraflow di Tol Binjai-Langsa

Di sisi lain, hingga kini posisi Manager PLN UP3 Gresik disebut belum memiliki pengganti setelah pejabat sebelumnya, Suhandopo, pindah tugas karena mendapat promosi jabatan sebagai Senior Manajer di Kalimantan.

Belum adanya keterangan resmi dari pihak PLN terkait penyebab ambruknya 10 tiang listrik tersebut juga menambah tanda tanya mengenai insiden yang terjadi di jalur menuju kawasan industri JIIPE tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PLN UID Jatim, belum memberikan penjelasan terkait penyebab robohnya tiang listrik, kondisi jaringan kelistrikan, maupun langkah penanganan dan evaluasi pascakejadian. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bea Cukai Juanda Gagalkan Penyelundupan Narkoba Internasional, Kurir Bawa Hampir 1 Kilogram Sabu
Lia Istifhama Desak Polisi Segera Tutup Permanen Tambang Pasir Ilegal di Blitar
Said Abdullah Ajak Kiai dan Santri Bergabung, PDI Perjuangan Buka Ruang Lebar
Penandatanganan Ahli Waris Tanah 50 Hektare di Kalipare Tuntas, Jadi Dasar Kepastian Hukum
Ramadan Berbagi, Duta Wicara Jatim Santuni Anak Yatim dan Lansia Terlantar di Malang
Dugaan Pungli dan Tebang Pilih Akademik di STIKES Husada Jombang Dikeluhkan Mahasiswa RPL S1 Kebidanan
Efektivitas Parlemen Dipertaruhkan, Said Abdullah Usul PT Tak Lagi Pakai Persentase
Dari Pamekasan untuk Jatim, Khofifah Sambut Kepulangan Valen DA7 Penuh Kehormatan

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:14 WIB

10 Tiang Listrik Ambruk di Gresik, GM PLN UID Jatim Pilih Diam

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:01 WIB

Bea Cukai Juanda Gagalkan Penyelundupan Narkoba Internasional, Kurir Bawa Hampir 1 Kilogram Sabu

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:51 WIB

Lia Istifhama Desak Polisi Segera Tutup Permanen Tambang Pasir Ilegal di Blitar

Minggu, 12 April 2026 - 23:52 WIB

Said Abdullah Ajak Kiai dan Santri Bergabung, PDI Perjuangan Buka Ruang Lebar

Jumat, 10 April 2026 - 21:54 WIB

Penandatanganan Ahli Waris Tanah 50 Hektare di Kalipare Tuntas, Jadi Dasar Kepastian Hukum

Berita Terbaru

DISITA: Sejumlah barang bukti yang disita Polresta Sumenep dalam pengungkapan kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur di Rubaru, Sumenep (Dok. Seputar Jatim)

Hukum & Kriminal

Pria di Rubaru Sumenep Ditahan Polisi, Diduga Cabuli Anak 17 Tahun

Sabtu, 29 Agu 2026 - 12:19 WIB