Pastikan Anggaran Tepat Sasaran, Dinkes P2KB Sumenep Sisir Pengelolaan Keuangan Puskesmas

- Redaksi

Selasa, 3 November 2026 - 13:23 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

SEMENGAT: Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep melakukan foto bersama usai gelar kegiatan monitoring dan evaluasi di Puskesmas Batuan (Dok. Seputar Jatim)

SEMENGAT: Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep melakukan foto bersama usai gelar kegiatan monitoring dan evaluasi di Puskesmas Batuan (Dok. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep memperketat pengawasan terhadap pengelolaan keuangan dan aset puskesmas.

Langkah tersebut dilakukan melalui kegiatan monitoring dan evaluasi di Puskesmas Batuan, guna memastikan penganggaran, pertanggungjawaban keuangan, serta pencatatan aset berjalan tertib, transparan, dan sesuai ketentuan.

Kepala Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep, Ellya Fardasah mengatakan, monitoring dan evaluasi tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat tata kelola keuangan sekaligus memastikan penggunaan anggaran di setiap puskesmas dapat dipertanggungjawabkan.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Monitoring ini dilakukan untuk memastikan seluruh proses pengelolaan keuangan berjalan sesuai ketentuan, sehingga pertanggungjawaban anggaran dapat tersusun secara tertib dan tepat waktu,” ujarnya, Selasa (03/11/2026).

Baca Juga :  Usai Apel, ASN Sumenep Diajak Biasakan Hidup Sehat, Sekda: Jangan Hanya Disiplin Bekerja!

Dalam kegiatan tersebut, evaluasi mencakup penyerapan anggaran Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) maupun Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Penggunaannya dipastikan sesuai dengan Rencana Bisnis dan Anggaran (RBA) serta rencana kerja subkegiatan masing-masing puskesmas.

Selain itu, pemeriksaan juga menyasar kelengkapan, keabsahan, dan kesesuaian Surat Pertanggungjawaban (SPJ), baik bendahara penerimaan maupun bendahara pengeluaran.

Penataan pembukuan hingga penutupan kas akhir tahun turut menjadi perhatian agar seluruh transaksi tercatat secara benar dan sistematis.

Aspek perpajakan juga tidak luput dari evaluasi, terutama terkait pembayaran dan pelaporan pajak melalui aplikasi Coretax.

Langkah ini dilakukan untuk mengidentifikasi kendala administrasi sejak dini, sehingga penyusunan laporan keuangan konsolidasi Dinkes P2KB lebih akurat serta meminimalkan potensi temuan dalam pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) maupun Inspektorat.

Dalam pengelolaan pendapatan, Dinkes P2KB juga menekankan pentingnya ketertiban penyetoran retribusi pelayanan puskesmas.

Setiap penerimaan retribusi wajib disetorkan dalam jangka waktu 1 x 24 jam, dengan mengoptimalkan sistem pembayaran digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Pengawasan tidak hanya berfokus pada keuangan, tetapi juga mencakup pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD). Pemeriksaan dilakukan dengan mencocokkan kondisi fisik barang di lapangan dengan data yang tercatat dalam aplikasi Kartu Inventaris Barang (KIB).

Evaluasi tersebut meliputi kondisi dan pemanfaatan aset, khususnya sarana dan prasarana kesehatan serta alat kesehatan yang menunjang pelayanan masyarakat. Penilaian dilakukan untuk mengidentifikasi barang yang masih layak digunakan, mengalami kerusakan ringan, maupun kerusakan berat.

Hasil pemeriksaan menjadi dasar dalam menyusun kebutuhan pemeliharaan, memberikan rekomendasi penghapusan barang yang sudah tidak layak, sekaligus merencanakan pengadaan aset baru untuk kebutuhan anggaran tahun berikutnya.

Baca Juga :  Dialog Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Minta Pemkab dan Aparat Penegak Hukum Tak Tinggal Diam

Ia berharap, monitoring dan evaluasi secara berkala dapat mendorong seluruh puskesmas semakin meningkatkan ketertiban administrasi, akuntabilitas penggunaan anggaran, serta ketepatan pencatatan aset daerah.

Menurutnya, pengelolaan keuangan dan aset yang tertib dan bertanggung jawab tidak hanya mendukung tata kelola pemerintahan yang baik, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Kegiatan monitoring dan evaluasi tersebut melibatkan Kepala Puskesmas Batuan, Kepala Tata Usaha (KTU), bendahara penerimaan dan pengeluaran, petugas pengelola aset dan gudang, bagian akuntansi, bendahara BOK, serta petugas pemegang aplikasi SIVA. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://www.seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PTC Bersama JSC Sukses Tuntaskan Pelatihan BTCLS, Cetak Perawat Unggul dan Kompeten di Pamekasan
Usai Apel, ASN Sumenep Diajak Biasakan Hidup Sehat, Sekda: Jangan Hanya Disiplin Bekerja!
Disbudporapar Sumenep Buka Pintu Kreativitas Masyarakat untuk Kalender Event 2027
Turnamen Voli Pantai 2026 Resmi Dibuka, Bupati Sumenep Dorong Prestasi Atlet dan Dongkrak Wisata Slopeng
Dialog Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Minta Pemkab dan Aparat Penegak Hukum Tak Tinggal Diam
Trainer PTC Gelar Pelatihan BTCLS di Pamekasan, Cetak Perawat Profesional, Unggul dan Kompeten
Bupati Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Lestarikan Budaya pada Momentum Hari Jadi Sumenep ke 757
Jelang Hari Jadi ke 757, Sumenep Kenang Jasa Raja-Raja dan Tokoh Besar Madura

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 13:23 WIB

Pastikan Anggaran Tepat Sasaran, Dinkes P2KB Sumenep Sisir Pengelolaan Keuangan Puskesmas

Senin, 2 November 2026 - 16:22 WIB

PTC Bersama JSC Sukses Tuntaskan Pelatihan BTCLS, Cetak Perawat Unggul dan Kompeten di Pamekasan

Senin, 2 November 2026 - 13:10 WIB

Usai Apel, ASN Sumenep Diajak Biasakan Hidup Sehat, Sekda: Jangan Hanya Disiplin Bekerja!

Senin, 2 November 2026 - 13:01 WIB

Disbudporapar Sumenep Buka Pintu Kreativitas Masyarakat untuk Kalender Event 2027

Minggu, 1 November 2026 - 12:49 WIB

Turnamen Voli Pantai 2026 Resmi Dibuka, Bupati Sumenep Dorong Prestasi Atlet dan Dongkrak Wisata Slopeng

Berita Terbaru