SUMENEP, Seputar Jatim – Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mulai mematangkan strategi promosi pariwisata daerah melalui penyusunan Sumenep Calendar of Event 2027.
Untuk menyukseskan agenda tersebut, Disbudporapar membuka program Serap Aspirasi Event 2027 sebagai wadah bagi masyarakat, komunitas, pelaku seni budaya, hingga penyelenggara kegiatan untuk mengusulkan berbagai agenda potensial yang dapat dikembangkan menjadi daya tarik wisata.
Program ini menjadi langkah untuk menggali kreativitas dan potensi lokal, sekaligus memberikan ruang lebih luas bagi masyarakat dalam menentukan arah pengembangan event pariwisata di Kabupaten Sumenep.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Disbudporapar Sumenep, Faruk Hanafi, mengatakan, keterlibatan masyarakat merupakan bagian penting dalam membangun ekosistem pariwisata yang kreatif, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Menurutnya, Sumenep memiliki kekayaan potensi yang beragam, mulai dari seni tradisi, budaya, sejarah, destinasi wisata, olahraga, hingga kreativitas komunitas yang berkembang di tengah masyarakat.
Karena itu, pihaknya ingin berbagai potensi tersebut tidak hanya menjadi kegiatan lokal, tetapi juga mampu dikemas sebagai atraksi wisata yang memiliki nilai promosi sekaligus memberikan dampak ekonomi.
“Kami mengajak seluruh komunitas, pelaku seni budaya, penyelenggara event, serta masyarakat yang memiliki gagasan kegiatan untuk berpartisipasi dalam Serap Aspirasi Event 2027. Ini merupakan kesempatan bersama untuk memperkenalkan potensi dan kreativitas lokal melalui Sumenep Calendar of Event 2027,” ujarnya, Senin (2/11/2026).
Ia menjelaskan, penyusunan kalender event bukan sekadar menghimpun daftar kegiatan. Lebih dari itu, agenda tersebut merupakan bagian dari strategi pengembangan pariwisata melalui penyelenggaraan acara berkualitas, memiliki karakter, dan mampu menarik minat wisatawan.
Event yang terpilih nantinya diharapkan dapat memperkuat promosi daerah sekaligus membuka peluang pergerakan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan sektor ekonomi kreatif.
“Sumenep memiliki banyak potensi, baik dari sisi seni, budaya, tradisi, wisata maupun kreativitas masyarakat. Kami ingin seluruh potensi tersebut mendapatkan ruang promosi yang lebih luas sehingga mampu menarik kunjungan wisatawan dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat,” tambahnya.
Faruk menegaskan, setiap proposal yang masuk akan melalui tahapan kurasi untuk memastikan kegiatan yang diusulkan memiliki keunikan, potensi, serta daya tarik yang mendukung pengembangan pariwisata daerah.
Ia pun mengimbau para penyelenggara dan komunitas agar segera mengajukan usulan kegiatan melalui formulir yang telah disediakan.
“Kami berharap masyarakat segera mengajukan proposal singkat. Seluruh usulan nantinya akan melalui proses kurasi. Mari bersama-sama membangun pariwisata Sumenep melalui event yang berkualitas, kreatif, dan memiliki daya tarik,” tegasnya.
Pendaftaran Serap Aspirasi Event 2027 dibuka mulai 7 Oktober hingga 7 November 2026. Pengajuan proposal singkat dapat dilakukan secara daring melalui tautan https://bit.ly/Serap_aspirasi_event2027.
Adapun jenis kegiatan yang dapat diusulkan meliputi festival seni dan budaya, tradisi lokal, kegiatan olahraga, ekonomi kreatif, hingga berbagai event komunitas yang memiliki keunikan dan potensi untuk dikembangkan menjadi atraksi wisata.
Melalui penyusunan Sumenep Calendar of Event 2027, Disbudporapar berharap potensi Kabupaten Sumenep, baik wilayah daratan maupun kepulauan, dapat terangkat melalui agenda promosi yang terencana dan berkesinambungan.
Kolaborasi pemerintah daerah dengan komunitas, pelaku budaya, penyelenggara kegiatan, dan masyarakat diharapkan mampu menghadirkan event yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memperkuat identitas daerah, meningkatkan kunjungan wisatawan, serta menggerakkan perekonomian masyarakat. (EM)
*
Penulis : EM
Sumber Berita: https://www.seputarjatim.com










