SUMENEP, Seputar Jatim – Pemasangan kabel jaringan internet atau WiFi yang diduga dilakukan tanpa memperhatikan aspek keselamatan kembali menjadi perhatian keras.
Kabel yang bergelantungan rendah hingga melintang di badan jalan dinilai membahayakan pengguna jalan dan diduga telah menyebabkan warga terjatuh hingga mengalami luka.
Peristiwa tersebut terjadi di Dusun Banakaja, Desa Pakondang, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Kondisi kabel jaringan yang tidak tertata dan berada di area yang dilalui masyarakat dinilai menjadi persoalan serius yang perlu segera ditangani.
Tokoh pemuda Desa Pakondang, Imam Musta’in R, menyayangkan masih ditemukannya pemasangan kabel jaringan WiFi yang dinilai tidak memperhatikan keselamatan masyarakat.
Menurutnya, kabel yang menjuntai rendah hingga melintang di jalan berpotensi membahayakan pengguna jalan.
“Ini sudah menyangkut keselamatan masyarakat. Jangan sampai pengusaha hanya mengejar keuntungan dari pemasangan jaringan, tetapi mengabaikan keamanan kabel di lapangan. Kalau sampai ada warga jatuh dan terluka, persoalannya harus ditangani secara serius,” tegasnya, Minggu (30/8/2026).
Ia menyebut, peristiwa yang terjadi di Dusun Banakaja tersebut telah dilaporkan ke Polsek Rubaru untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.
Imam juga meminta dinas maupun instansi terkait tidak tinggal diam. Menurutnya, evaluasi terhadap keberadaan dan pemasangan jaringan kabel WiFi perlu dilakukan, termasuk memastikan aspek perizinan serta standar keselamatan dipenuhi oleh para penyedia jaringan.
“Kalau ada kabel yang membahayakan pengguna jalan, segera diperbaiki. Kalau perlu dilakukan penertiban. Jangan menunggu sampai ada korban berikutnya baru bertindak,” ujarnya.
Ia juga mengimbau seluruh pengusaha WiFi agar segera melakukan pengecekan terhadap jaringan yang telah terpasang di wilayah masing-masing.
Kabel yang menjuntai, melintang di jalan, maupun dipasang tanpa memperhatikan keselamatan pengguna jalan diminta segera ditata dan diperbaiki.
“Ini peringatan bagi semua pengusaha WiFi. Jangan jadikan jalan umum sebagai tempat memasang kabel secara sembarangan. Keselamatan warga harus menjadi prioritas utama. Pemerintah dan aparat juga harus hadir sebelum persoalan ini kembali memakan korban,” pungkasnya.
Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, media masih menunggu tanggapan dan keterangan resmi dari instansi terkait mengenai persoalan pemasangan kabel WiFi tersebut, termasuk langkah evaluasi maupun penertiban yang akan dilakukan. (EM)
*
Penulis : EM
Sumber Berita: https://seputarjatim.com










