Dituding Pelakor, Perempuan di Sampang Lapor Polisi Usai Alat Kelaminnya Diolesi Cabai

- Redaksi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

DIANIAYA: Seorang perempuan  di Sampang, yang diduga menjadi korban kekerasan dalam kasus yang berkaitan dengan tudingan pelakor (SC. Video Viral)

DIANIAYA: Seorang perempuan di Sampang, yang diduga menjadi korban kekerasan dalam kasus yang berkaitan dengan tudingan pelakor (SC. Video Viral)

SAMPANG, Seputar Jatim – Seorang perempuan berinisial MR (27), warga Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, diduga menjadi korban pengeroyokan setelah dituding sebagai perebut laki orang (pelakor).

Peristiwa tersebut disebut terjadi pada 11 Agustus 2026, di Desa Ketapang Laok, Kecamatan Ketapang. Akibat kejadian itu, korban disebut mengalami sejumlah keluhan fisik dan trauma berat.

Berdasarkan keterangan seorang saksi yang meminta identitasnya dirahasiakan, persoalan tersebut diduga berkaitan dengan hubungan asmara. MR disebut merupakan mantan kekasih seorang laki-laki yang kini telah menikah.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Persoalan diduga bermula ketika komunikasi antara korban dengan laki-laki tersebut diketahui oleh istrinya. Setelah percakapan itu diketahui, masalah kemudian berkembang hingga korban diduga menjadi sasaran kekerasan.

Pada hari kejadian, korban disebut diajak oleh seseorang menuju sebuah rumah. Namun, sesampainya di lokasi, korban diduga mengalami tindakan kekerasan yang dilakukan oleh sejumlah orang.

Saksi menyebut korban mengalami penyiksaan secara fisik. Bahkan, bagian alat kelamin korban diduga diolesi cabai.

“Korban diajak ke salah satu rumah. Setelah sampai, terjadi penyiksaan. Bahkan alat kelaminnya diolesi cabai,” ungkap saksi yang meminta identitasnya dirahasiakan, Sabtu (15/8/2026).

Baca Juga :  Tiga Tersangka Dugaan Pencurian Kayu di Nonggunong Belum Ditahan Polisi

Saksi juga menduga salah satu pihak yang melakukan penyiksaan terhadap korban merupakan mertua dari laki-laki yang sebelumnya menjalin hubungan dengan MR.

Namun, dugaan mengenai keterlibatan masing-masing pihak tersebut masih harus dibuktikan melalui proses hukum.

Usai kejadian, korban disebut mengalami trauma berat. Salah satu anggota keluarga mengatakan MR lebih memilih mengurung diri di kamar selama lebih dari dua hari.

“Setelah kejadian itu MR mengeluhkan sakit pada bagian kepala, pada leher belakang dan pergelangan tangan kanan serta rasa panas pada bagian wajah dan kemaluan selama 2 hari,” ujar salah satu keluarga korban yang enggan disebutkan namanya.

Keluarga korban berharap seluruh pihak yang diduga terlibat dalam pengeroyokan dapat diproses sesuai hukum.

Keluarga juga menyayangkan adanya video yang diduga berkaitan dengan kejadian tersebut dan disebut telah beredar di media sosial.

Keluarga berharap proses hukum berjalan secara adil serta korban mendapatkan perlindungan dan keadilan atas peristiwa yang dialaminya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Sampang, Iptu Fajri Alim, membenarkan bahwa korban telah melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian.

“Korban didampingi keluarganya resmi melapor, korban sekarang masih dilakukan pemeriksaan oleh penyidik,” pungkasnya.

Saat ini, laporan tersebut masih dalam proses pemeriksaan oleh penyidik Satreskrim Polres Sampang. Polisi masih mendalami kronologi kejadian serta pihak-pihak yang diduga terlibat dalam kasus tersebut. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IWO Sumenep Rayakan HUT ke 14, Kapolresta Akui Pers Mitra Strategis Kepolisian
Bappeda Sumenep Susun Roadmap Pertumbuhan Ekonomi, Fokus Hilirisasi hingga Investasi
Perubahan KUA-PPAS 2026 Disepakati, Pemkab dan DPRD Sumenep Dituntut Pastikan Anggaran Tepat Sasaran
Warga Gapura Ditemukan Meninggal di Rumah, Polisi Sebut Dugaan Sementara Bunuh Diri
Diduga Utamakan Pengisian Jerigen Pertalite Subsidi, SPBU Pakamban Dikeluhkan Pengendara
Sambut HUT ke 81 RI, Bupati Sumenep Ajak ASN Jadi Pelopor Pengibaran Bendera Merah Putih
DKPP Sumenep Kawal Ketat Pembibitan Prancak 95 demi Jaga Mutu Tembakau Premium
Ibnu Hajar Kunjungi Kapolresta Sumenep, Serahkan Buku Karya Bupati

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Dituding Pelakor, Perempuan di Sampang Lapor Polisi Usai Alat Kelaminnya Diolesi Cabai

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:43 WIB

IWO Sumenep Rayakan HUT ke 14, Kapolresta Akui Pers Mitra Strategis Kepolisian

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:57 WIB

Bappeda Sumenep Susun Roadmap Pertumbuhan Ekonomi, Fokus Hilirisasi hingga Investasi

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:41 WIB

Perubahan KUA-PPAS 2026 Disepakati, Pemkab dan DPRD Sumenep Dituntut Pastikan Anggaran Tepat Sasaran

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:28 WIB

Warga Gapura Ditemukan Meninggal di Rumah, Polisi Sebut Dugaan Sementara Bunuh Diri

Berita Terbaru

ILUSTRASI: 
Sejumlah batang kayu jati yang telah ditebang ditemukan di kawasan hutan Desa Nonggunong, Kecamatan Nonggunong, Sumenep (Dok. Seputar Jatim)

Hukum & Kriminal

Tiga Tersangka Dugaan Pencurian Kayu di Nonggunong Belum Ditahan Polisi

Jumat, 14 Agu 2026 - 20:04 WIB