NewsPeristiwa

Bismillah Melayani, DKPP Sumenep Terjunkan Tim Keswan ke Lokasi Banjir

401
×

Bismillah Melayani, DKPP Sumenep Terjunkan Tim Keswan ke Lokasi Banjir

Sebarkan artikel ini
Tim Keswan dari DKPP Sumenep berikan pelayanan kesehatan pada hewan ternak sapi di desa Sendir, kecamatan Lenteng.
Foto:Tim Keswan dari DKPP Sumenep berikan pelayanan kesehatan pada hewan ternak sapi di desa Sendir, kecamatan Lenteng.

SUMENEP,seputarjatim.com–Musibah Banjir yang melanda Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa timur dalam beberapa hari terakhir ini tidak hanya berimbas pada sektor pertanian, sektor peternakan juga terdampak.

Untuk itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Dan Pertanian (DKPP) setempat menurunkan Tim Kesehatan Hewan (Hewan) ke lokasi banjir untuk memberikan pelayanan kesehatan terpadu di daerah tersebut.

“Ternak yang terdampak banjir ini memerlukan bantuan sehingga Tim Kesehatan Hewan dari DKPP Sumenep ditugaskan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian untuk segera melakukan pelayanan kesehatan hewan terpadu berupa pemeriksaan kesehatan, pengobatan dan pemberian vitamin,” ujar Drh. Zulfah selaku Kabid Keswan DKPP Sumenep. Selasa (3-1-2023).

IMG 20230103 WA0053

Lanjut Zulfah, Pengamatan terhadap penyakit sebagai bentuk early warning system sangat perlu dilakukan untuk mencegah adanya kemungkinan wabah penyakit hewan akibat dampak banjir tersebut.

Baca Juga :  Jum'at Berkah, Kapolres Sumenep Santuni Anak Yatim dan Lansia Di Desa Meddelan

IMG 20230103 WA0054

“Pasca banjir biasanya hewan ternak, baik jenis unggas, sapi maupun kambing rawan terserang penyakit.‬ Karena biasanya banjir membawa bibit penyakit yang menyebabkan hewan luka. Sedangkan setelah banjir ancaman rumput yang mengandung zat-zat beracun, bibit cacing dan lain-lain,” terangnya.

Sementara itu, salah satu petugas Paramedik Veteriner saat ditemui di salah satu lokasi terdampak banjir mengatakan, akibat musibah banjir yang melanda Desa Sendir, Kecamatan Lenteng tersebut menyebabkan 1 ekor sapi mati dan 2 sakit.

Baca Juga :  UMKM Bangkit, Ekonomi Terungkit. BKNDI Sumenep Kembali Gelar Sosialisasi Dan Edukasi

“Setelah kami data untuk Desa Sendir populasi sapi mencapai 317 ekor dan 211 kambing,” jelas Asyanto.

Lanjut Yanto, ‪ratusan hewan ternak baik sapi maupun kambing terdampak banjir yang masih selamat ‪tersebut sudah mendapatkan suntikan dan vitamin.

“Tetap kita pantau, insya Allah kami petugas Paramedik Veteriner mewakili DKPP Sumenep siap 24 jam untuk memantau perkembangan hewan ternak pasca banjir ini,” pungkasnya. (Bam)

Tinggalkan Balasan