BRIDA Sumenep Dorong Kampus Lokal Lebih Serius Kembangkan Riset yang Aplikatif

- Redaksi

Selasa, 8 Juli 2025 - 14:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RUANG:  Suasana Kantor BRIDA Sumenep saat karyawan beraktifitas (SandiGT - Seputar Jatim)

RUANG: Suasana Kantor BRIDA Sumenep saat karyawan beraktifitas (SandiGT - Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Sumenep, Madura,Jawa Timur, mulai menata fondasi baru untuk pengembangan riset lokal yang berdampak nyata terhadap pembangunan daerah.

Salah satu langkah konkretnya adalah mendorong perguruan tinggi di wilayah setempat agar lebih serius mengembangkan riset yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga aplikatif.

Kepala BRIDA Sumenep, Benny Irawan mengatakan, bahwa upaya penguatan riset bukan sekadar program jangka pendek, melainkan bagian dari strategi besar mendorong kemandirian daerah melalui inovasi berbasis data dan kajian ilmiah.

“Riset harus menjadi alat bantu pemerintah dalam mengambil keputusan. Oleh karena itu, kami ingin kualitas riset kampus semakin membaik, bukan hanya di atas kertas, tapi mampu menyentuh realitas sosial dan ekonomi masyarakat,” ujarnya. Selasa (8/7/2025).

Baca Juga :  Disnaker Sumenep Dorong Lahirnya Wirausahawan Kuliner Lewat Pelatihan Tata Boga Berstandar Nasional

Ia menegaskan, beberapa kelemahan yang masih ditemukan di lingkungan akademik lokal, seperti keterbatasan metodologi, minimnya eksplorasi lapangan, hingga kurangnya keterhubungan riset dengan isu-isu strategis daerah, perlu segera dibenahi.

“Kami melihat potensi yang besar, tetapi perlu didorong dengan pendekatan yang tepat. BRIDA siap menjadi fasilitator,” jelasnya.

Salah satu langkah konkret yang disiapkan adalah pembukaan kemitraan riset antara BRIDA dan kampus-kampus lokal. Dalam skema ini, dosen dan peneliti dari perguruan tinggi diberikan ruang untuk mengajukan proposal dalam proyek riset tematik BRIDA.

Proyek-proyek tersebut, lanjut dia, akan difokuskan pada bidang prioritas pembangunan, mulai dari tata kelola desa, ekonomi kreatif, hingga tata ruang dan lingkungan.

“Ini bukan sekadar proyek penelitian, tapi arena strategis membangun relevansi riset dengan kebutuhan daerah. Kampus yang mampu menunjukkan kedalaman analisis dan ketajaman rekomendasi akan kami libatkan secara berkelanjutan,” bebernya.

Pihaknya juga mendorong pengembangan riset dengan cakupan yang lebih luas, tidak hanya terbatas pada satu desa atau kecamatan, melainkan menjangkau dinamika di tingkat kabupaten.

“Kita harus belajar dari daerah lain yang sukses menjadikan riset sebagai pilar kebijakan. Sumenep punya peluang besar ke arah sana,” tambahnya.

Kemudian, ia menargetkan terbentuknya ekosistem riset kolaboratif yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari kampus, lembaga swadaya masyarakat, hingga pelaku usaha lokal.

Dengan dukungan data yang akurat dan kajian yang mendalam, pemerintah daerah diyakini akan memiliki pijakan yang lebih kuat dalam merancang kebijakan pembangunan.

“Ini era baru riset daerah. Kita tidak lagi menunggu rekomendasi dari pusat. Justru Sumenep harus jadi pelopor lahirnya riset-riset inovatif yang bisa jadi rujukan, bahkan di tingkat provinsi atau nasional,” pungkasnya.(Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Balik Pencitraan SPPG Rubaru, Anak Sekolah Diduga Dijadikan Uji Coba MBG
MBG dari SPPG Pakamban Laok 2 Picu Diare Siswa, Wali Murid Takut Melapor
Desa Meddelan Diguncang Dugaan Korupsi hingga Proyek Siluman, Tokoh Pemuda Ancam Audiensi Camat Lenteng
Klarifikasi Kepala SPPG Jambu Berbelit, Sertifikat Wajib MBG Terbukti Belum Lengkap
Proyek Jalan Gelap di Desa Meddelan, Camat Lenteng Pilih Diam
Achmad Fauzi Wongsojudo Lantik Lima Komisioner KI Sumenep Periode 2025–2029
Dugaan Korupsi BUMDes, Kades Meddelan Pilih Tutup Mulut dan Blokir WhatsApp Wartawan
Tumpahan CPO Cemari Laut Gili Iyang Sumenep, Minyak Tongkang Capai Bibir Pantai

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 17:27 WIB

Di Balik Pencitraan SPPG Rubaru, Anak Sekolah Diduga Dijadikan Uji Coba MBG

Selasa, 27 Januari 2026 - 16:12 WIB

MBG dari SPPG Pakamban Laok 2 Picu Diare Siswa, Wali Murid Takut Melapor

Senin, 26 Januari 2026 - 09:43 WIB

Desa Meddelan Diguncang Dugaan Korupsi hingga Proyek Siluman, Tokoh Pemuda Ancam Audiensi Camat Lenteng

Minggu, 25 Januari 2026 - 16:00 WIB

Klarifikasi Kepala SPPG Jambu Berbelit, Sertifikat Wajib MBG Terbukti Belum Lengkap

Sabtu, 24 Januari 2026 - 20:22 WIB

Proyek Jalan Gelap di Desa Meddelan, Camat Lenteng Pilih Diam

Berita Terbaru