Pemkab Sumenep Kenalkan Tradisi Baru Saat Upacara Kemerdekaan HUT RI Ke 80

- Redaksi

Minggu, 17 Agustus 2025 - 13:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BAJU ADAT: Bupati Sumenep, Ahmad Fauzi Wongsojudo, dan Wakil Bupati Imam Hasyim, saat foto bersama dengan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) beserta seluruh jajarannya (SandiGT - Seputar Jatim)

BAJU ADAT: Bupati Sumenep, Ahmad Fauzi Wongsojudo, dan Wakil Bupati Imam Hasyim, saat foto bersama dengan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) beserta seluruh jajarannya (SandiGT - Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, memperkenalkan tradisi baru dalam upacara Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) Ke 80.

Jika sebelumnya identik dengan pakaian formal jas dan dasi, namun tahun ini seluruh peserta diwajibkan mengenakan busana adat dari berbagai daerah di Indonesia. Langkah ini bukan sekadar gaya, melainkan terobosan simbolis yang sarat pesan.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Sumenep, Achmad Dzulkarnain menyebutkan, keputusan tersebut lahir dari keinginan Pemkab menghadirkan upacara yang lebih bermakna.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jas bisa dipakai setiap hari. Tapi pakaian adat adalah warisan budaya yang tidak boleh dilupakan. Dengan cara ini, Pemkab ingin menghadirkan kesakralan upacara sekaligus diplomasi budaya yang menegaskan identitas bangsa,” ujarnya, di Halaman Kantor Bupati Sumenep, Minggu (17/8/2025).

Baca Juga :  Megawati Tak Hadiri Perayaan HUT RI Ke 80 di Istana Negara, Pilih Pimpin Upacara PDIP di Jaksel

Lanjut ia menyampaikan, mulai dari busana khas Madura, Aceh, Sumatera, Bali, hingga daerah-daerah lainnya sesuai asal daerah masing-masing.

“Hal ini memiliki makna penting, yakni memperkenalkan keberagaman busana tradisional nusantara sekaligus meneguhkan semangat kebhinekaan,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo menuturkan, bahwa perubahan itu juga menjadi bentuk edukasi langsung bagi masyarakat.

“Ini bukan seremonial belaka. Upacara kali ini adalah pengingat bahwa Indonesia berdiri di atas keragaman etnis, bahasa, dan budaya. Setiap pakaian adat punya cerita, dan cerita itu adalah bagian dari sejarah bangsa,” bebernya.

Menurutnya, dengan hadirnya busana adat di halaman pemkab membuat upacara tampak seperti panggung budaya mini.

Dimana forkopimda mengenakan busana resmi daerah, sementara ASN tampil dengan pakaian khas Madura, Jawa, Bali, Bugis, hingga Papua.

“Perpaduan warna merah putih dengan ragam corak tradisional menguatkan kesan nasionalisme yang berakar pada keberagaman,” tegasnya.

Baca Juga :  Bea Cukai Madura Akui Ratusan Pabrik Rokok Lokal Jadi Penggerak Ekonomi Warga Pulau Garam

Dalam upacara Kemerdekaan RI ini Banyak yang mengabadikan momen tersebut, bahkan beberapa orang menilai upacara terasa lebih hidup dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Dengan tradisi baru ini, Pemkab Sumenep seakan memberi pesan bahwa kemerdekaan bukan hanya mengenang masa lalu, tetapi juga merayakan identitas bangsa secara utuh.(Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pertamax Naik, Pertalite Langka di Sumenep, Warga Antre Berjam-jam Demi BBM Subsidi
ASN, Santri, dan Masyarakat se-Madura Bersatu Ramaikan Lomba Pidato Gaya Bung Karno 2026
IWO Sumenep Hidupkan Semangat Bung Karno, Ratusan Peserta Unjuk Bakat Puisi dan Pidato
Dugaan Penyimpangan DD Meddelan, GMNI Nilai Pengawasan DPMD Sumenep Lemah
DPRD Sumenep Dorong Transaksi Elektronik untuk Tingkatkan PAD
Penuh Penghayatan, Refleksi Bung Karno ala Ibnu Hajar Tuai Tepuk Tangan Hadirin
Doa Sang Proklamator Menggema di Keraton Sumenep, Bupati Ajak Warga Rawat Semangat Bung Karno
SPPG Rumah Juang Garuda Emas Rubaru Disuspend BGN, Padahal Sempat Klaim Beroperasi Sesuai SOP

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:57 WIB

Pertamax Naik, Pertalite Langka di Sumenep, Warga Antre Berjam-jam Demi BBM Subsidi

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:32 WIB

ASN, Santri, dan Masyarakat se-Madura Bersatu Ramaikan Lomba Pidato Gaya Bung Karno 2026

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:29 WIB

Dugaan Penyimpangan DD Meddelan, GMNI Nilai Pengawasan DPMD Sumenep Lemah

Jumat, 5 Juni 2026 - 23:35 WIB

DPRD Sumenep Dorong Transaksi Elektronik untuk Tingkatkan PAD

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:47 WIB

Penuh Penghayatan, Refleksi Bung Karno ala Ibnu Hajar Tuai Tepuk Tangan Hadirin

Berita Terbaru