Kembali Harumkan Sumenep, BPRS Bhakti Sumekar Raih Penghargaan Nasional pada Ajang KEJAR Award 2025

- Redaksi

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 05:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAGAH: Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar, saat menerima penghargaan Bank Implementasi KEJAR Terbaik BPR/S Wilayah Tengah pada ajang KEJAR Award 2025 yang digelar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Jakarta (Doc. Seputar Jatim)

GAGAH: Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar, saat menerima penghargaan Bank Implementasi KEJAR Terbaik BPR/S Wilayah Tengah pada ajang KEJAR Award 2025 yang digelar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Jakarta (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – PT Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) Bhakti Sumekar (Perseroda) kembali mengharumkan Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Diketahui, Bank Syariah kebanggaan masyarakat Sumenep ini meraih penghargaan Bank Implementasi KEJAR Terbaik BPR/S Wilayah Tengah pada ajang KEJAR Award 2025 yang digelar Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Kemudian, penghargaan itu diterima langsung oleh Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar, dalam puncak acara Hari Indonesia Menabung dan Bulan Literasi Keuangan di Jakarta, Jumat (22/8) kemarin.

Bagi BPRS Bhakti Sumekar, menabung bukan hanya soal menyimpan uang, melainkan membangun budaya dan kebiasaan baik sejak dini.

Baca Juga :  Sapeken, Pulau Religius yang Kental dengan Norma Adatnya Sedang Diuji oleh Kasus Nadia

Dengan melalui program nasional Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR), bank ini giat mendampingi para pelajar agar mulai mengenal pentingnya menata keuangan.

Tak hanya itu, Program Berani Simpanan Pelajar (SimPel) menjadi pintu masuk. Banyak pelajar yang sebelumnya tidak terbiasa menabung, kini bisa menyimpan uang jajannya dengan mudah dan aman. Dari tabungan kecil itu, tumbuh kesadaran bahwa masa depan butuh perencanaan.

Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar menyampaikan, bahwa penghargaan nasional ini lahir bukan hanya karena kerja keras tim internal, tetapi juga karena kepercayaan masyarakat.

“Alhamdulillah, prestasi ini bukan milik kami semata. Ini adalah hasil dari dukungan seluruh nasabah dan masyarakat Sumenep. Mereka lah yang menguatkan kami untuk terus melangkah,” katanya, Sabtu (23/72025).B

Menurutnya, bahwa BPRS tidak ingin sekadar menjadi bank, tetapi hadir sebagai sahabat masyarakat dalam mengelola keuangan.

Demi memperluas jangkauan, BPRS Bhakti Sumekar menghadirkan layanan digital BBS Sekolah.

Dengan platform ini, pelajar di berbagai sekolah di Sumenep bisa langsung terhubung dengan layanan perbankan syariah tanpa harus keluar dari lingkungan sekolah.

Baca Juga :  Bapenda Sumenep Tegaskan Pajak Daerah Pilar Kemandirian Fiskal 2025

Inovasi ini membuat literasi keuangan semakin dekat dengan anak muda. Mereka bukan hanya belajar teori di kelas, tetapi juga langsung mempraktikkan kebiasaan menabung secara nyata.

Di sela kebanggaannya, Hairil Fajar, menutup percakapannya dengan Pantun Madura yang penuh makna.

“Dheri Legung terros ka Lombang

Ka Legung naik dokar

Ngereng manabi nabung ka bank

Mon nabung e Bhakti Sumekar”

Pantun itu menjadi simbol bahwa budaya menabung bukan sekadar jargon, tetapi bagian dari kehidupan sehari-hari Masyarakat Madura.

Dengan penghargaan ini, BPRS Bhakti Sumekar tidak hanya membawa nama harum Sumenep di kancah Nasional. Tetapi, ini menjadi bukti bahwa bank daerah mampu menjadi pelopor perubahan positif bagi generasi muda. (EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PKDI Sumenep Apresiasi Langkah Kejari, Penahanan Kades Pragaan Daya Jadi Peringatan bagi Desa Lain
Kisruh Gadai Emas Rp200 Juta Lebih, BMT-UGT Nusantara Gayam Pilih Tak Respons Konfirmasi Media
Dana Desa Hak Masyarakat, Bupati Sumenep Tegaskan Kades Wajib Kelola Transparan
Ribuan Disabilitas di Madura Dibantu, BIP Foundation Hadirkan Harapan Baru
2 Tragedi Diduga Imbas BOSP, DPRD Sumenep Desak Disdik Evaluasi Total Mekanisme Pencairan
Pemkab Sumenep Perketat Penataan TPS, Sampah Pinggir Jalan Dilarang Keras
Pasca Penahanan Kades Pragaan Daya, Aktivis Ingatkan Bahaya Program Fiktif dan Kelalaian Administrasi
Harlah ke-92 PAC GP Ansor Pragaan, Perkuat Peran Pemuda dan Program Berdampak

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 17:14 WIB

PKDI Sumenep Apresiasi Langkah Kejari, Penahanan Kades Pragaan Daya Jadi Peringatan bagi Desa Lain

Selasa, 28 April 2026 - 19:38 WIB

Kisruh Gadai Emas Rp200 Juta Lebih, BMT-UGT Nusantara Gayam Pilih Tak Respons Konfirmasi Media

Selasa, 28 April 2026 - 18:43 WIB

Dana Desa Hak Masyarakat, Bupati Sumenep Tegaskan Kades Wajib Kelola Transparan

Senin, 27 April 2026 - 14:12 WIB

Ribuan Disabilitas di Madura Dibantu, BIP Foundation Hadirkan Harapan Baru

Senin, 27 April 2026 - 13:07 WIB

2 Tragedi Diduga Imbas BOSP, DPRD Sumenep Desak Disdik Evaluasi Total Mekanisme Pencairan

Berita Terbaru