Bapenda Sumenep Tegaskan Pajak Daerah Pilar Kemandirian Fiskal 2025

- Redaksi

Kamis, 21 Agustus 2025 - 16:30 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

BATIK: Kepala Bapenda Sumenep, Faruq Hanafi, (SandiGT - Seputar Jatim)

BATIK: Kepala Bapenda Sumenep, Faruq Hanafi, (SandiGT - Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Optimalisasi pengelolaan pajak daerah menjadi isu utama yang terus didorong Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menyebutkan pajak harus menjadi pilar kemandirian fiskal daerah di tengah dinamika transfer dana dari pusat.

Penegasan tersebut mencuat dalam kegiatan Capacity Building Sosialisasi Optimalisasi Pengelolaan Pajak Daerah Tahun 2025 yang berlangsung di Ruang Rapat Arya Wiraraja, Kantor Bupati Sumenep.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala UPT PPD Sumenep, Samtiono, menyampaikan, bahwa Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 telah memberikan peluang lebih besar bagi daerah dalam pengelolaan pajak, salah satunya melalui opsen PKB dan BBN-KB yang porsinya mencapai 66 persen untuk kabupaten/kota.

Baca Juga :  BRIDA Siapkan Peta Jalan Riset Pertanian untuk Masa Depan Pangan Sumenep

“Walaupun sempat ada penurunan realisasi sekitar Rp3,5 miliar dari PKB dan BBN-KB, opsen pajak ini menjadi instrumen baru untuk memperkuat PAD kita,” jelasnya, Kamis (21/8/2025).

Samtiono menegaskan, tingkat kepatuhan wajib pajak di Sumenep saat ini sudah cukup tinggi, yakni mencapai 85 persen.

“Sisanya, 15 persen lagi, kami intensifkan melalui penagihan, pendataan, dan pemberian fasilitas perpajakan. Semua langkah ini kami lakukan berkolaborasi dengan Bapenda Sumenep,” tegasnya.

Berbagai sektor pajak disebut masih terbuka luas untuk digarap, mulai dari PKB, BBN-KB, Pajak Air Bawah Tanah (PAB), Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB), hingga pajak rokok.

Bahkan, inovasi pun terus digenjot, salah satunya dengan menghadirkan layanan pembayaran pajak melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

“Hasilnya cukup membanggakan. Semester pertama 2025, Sumenep menempati posisi tertinggi di Jawa Timur dalam perolehan pajak daerah. Ini adalah hasil kerja sama lintas pihak, mulai UPT PPD, Bapenda, pemerintah desa, hingga masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bapenda Sumenep, Faruq Hanafi, menilai bahwa keberhasilan pajak daerah tidak hanya diukur dari capaian angka, tetapi juga dari kesadaran masyarakat.

“Optimalisasi pajak bukan hanya perkara teknis penagihan, melainkan membangun kesadaran kolektif bahwa pajak adalah investasi bersama untuk pembangunan Sumenep. Jika masyarakat patuh, pembangunan berjalan, dan kemandirian fiskal bisa tercapai,” ujarnya.

Baca Juga :  Disdukcapil Sumenep Buka Akses Cepat di Kepulauan Lewat Program Kangmas Setia

Faruq menekankan, strategi jangka panjang Bapenda adalah menjadikan pajak daerah sebagai motor utama pembangunan.

“Di tahun 2025 dan ke depan, pajak harus benar-benar menjadi simbol kemandirian fiskal daerah,” tukasnya. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB
Gandeng Kepolisian, Disperkimhub Sumenep Perketat Penertiban Jukir Liar
Disperkimhub Sumenep Terapkan Tarif Parkir Nonberlangganan bagi Kendaraan Pelat Luar
Puncak Festival Banjari Al-Habsyi, DRT Gemar Bershalawat Hadirkan Majelis At-Taufiq Meriahkan HSN 2026
Perkuat Kompetensi Perawat Madura, PTC dan JSC akan Gelar Pelatihan BTCLS di Pamekasan
Puluhan Grup Ikuti Festival Banjari Al-Habsyi Piala DRT The Big Family, Majelis At-Taufiq Siap Guncang Malam Puncak
Dua Kades Terjerat Kasus Narkoba, DPMD Sumenep Pilih Tegak Lurus pada Hukum
Bupati Sumenep Minta Santri Harus Mandiri, Kreatif, dan Mampu Bangun Usaha

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:25 WIB

Gandeng Kepolisian, Disperkimhub Sumenep Perketat Penertiban Jukir Liar

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:52 WIB

Disperkimhub Sumenep Terapkan Tarif Parkir Nonberlangganan bagi Kendaraan Pelat Luar

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:13 WIB

Perkuat Kompetensi Perawat Madura, PTC dan JSC akan Gelar Pelatihan BTCLS di Pamekasan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 06:41 WIB

Puluhan Grup Ikuti Festival Banjari Al-Habsyi Piala DRT The Big Family, Majelis At-Taufiq Siap Guncang Malam Puncak

Berita Terbaru