ASN, Santri, dan Masyarakat se-Madura Bersatu Ramaikan Lomba Pidato Gaya Bung Karno 2026

- Redaksi

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:32 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

SEMANGAT: Foto bersama usai memberikan hadiah kepada pemenang lomba Pidato Gaya Bung Karno 2026 di Pendopo Agung Keraton Sumenep (Mufti Che -Seputar Jatim)

SEMANGAT: Foto bersama usai memberikan hadiah kepada pemenang lomba Pidato Gaya Bung Karno 2026 di Pendopo Agung Keraton Sumenep (Mufti Che -Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap nilai-nilai perjuangan bangsa kembali menggema di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, melalui Lomba Pidato Gaya Bung Karno Piala Bupati Sumenep 2026 yang digelar di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Rabu (10/6/2026).

Kegiatan yang telah berlangsung selama empat tahun berturut-turut ini diikuti oleh 88 peserta dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), puskesmas, kecamatan, pondok pesantren, serta masyarakat umum se Madura. Lomba tersebut menjadi bagian dari rangkaian kalender event peringatan Bulan Bung Karno di Kabupaten Sumenep.

Suasana acara berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Para peserta tampil membawakan pidato dengan gaya khas Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, lengkap dengan intonasi, ekspresi, dan semangat perjuangan yang menjadi ciri khas Sang Proklamator.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ajang yang memperebutkan Piala Bupati Sumenep itu diselenggarakan oleh Ikatan Wartawan Online (IWO) Sumenep, sebagai upaya menanamkan kembali nilai-nilai kebangsaan, patriotisme, dan semangat perjuangan kepada generasi penerus bangsa.

Ketua IWO Sumenep, Imam Mustain R., menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar perlombaan pidato, melainkan sarana edukasi untuk mengenalkan kembali pemikiran dan perjuangan Bung Karno yang hingga kini tetap relevan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Baca Juga :  IWO Sumenep Hidupkan Semangat Bung Karno, Ratusan Peserta Unjuk Bakat Puisi dan Pidato

“Momentum Bulan Bung Karno harus menjadi ruang refleksi bagi seluruh elemen masyarakat untuk kembali memahami nilai-nilai perjuangan, persatuan, gotong royong, dan nasionalisme yang diwariskan Bung Karno. Melalui lomba ini kami ingin menghadirkan semangat tersebut dalam bentuk yang kreatif, edukatif, dan menarik,” ujarnya.

Menurut pria yang akrab disapa Imam Kachonk itu, tingginya jumlah peserta menunjukkan bahwa semangat masyarakat Sumenep dalam mengenal sejarah dan tokoh bangsa masih sangat besar. Apalagi peserta tidak hanya berasal dari kalangan ASN, tetapi juga dari berbagai elemen masyarakat dan kalangan santri.

“Kami bersyukur antusiasme peserta tahun ini sangat luar biasa. Kehadiran peserta dari OPD, puskesmas, hingga pondok pesantren menjadi bukti bahwa semangat Bung Karno masih hidup di tengah masyarakat. Ini menjadi energi positif untuk terus menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda,” katanya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen IWO Sumenep dalam mendukung pembangunan karakter masyarakat melalui literasi, edukasi sejarah, dan penguatan wawasan kebangsaan.

“Kami berharap lomba ini tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi mampu melahirkan generasi yang memahami sejarah bangsanya, memiliki jiwa nasionalisme yang kuat, dan menjadi agen pemersatu di tengah berbagai tantangan zaman,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, memberikan apresiasi atas konsistensi IWO Sumenep dalam menyelenggarakan kegiatan yang dinilai memiliki nilai edukatif tinggi sekaligus menjadi media pelestarian semangat perjuangan bangsa.

Menurutnya, Bulan Bung Karno bukan hanya momentum mengenang jasa Sang Proklamator, tetapi juga kesempatan untuk mengimplementasikan gagasan-gagasan besar Bung Karno dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam membangun daerah dan memperkuat persatuan masyarakat.

Baca Juga :  RSUD Moh Anwar Sumenep Gelar Gebyar 3M, Perkuat Budaya Mutu dan Keselamatan Pasien

“Kegiatan seperti ini sangat positif karena tidak hanya mengingatkan kita pada sejarah perjuangan bangsa, tetapi juga mengajarkan pentingnya menjaga persatuan, semangat gotong royong, dan rasa cinta tanah air. Nilai-nilai yang diajarkan Bung Karno harus terus diwariskan kepada generasi sekarang dan generasi yang akan datang,” ujarnya.

Ia menilai kemampuan para peserta menghidupkan kembali gaya pidato Bung Karno menunjukkan bahwa masyarakat, khususnya generasi muda dan aparatur pemerintahan, masih memiliki kepedulian tinggi terhadap sejarah bangsa dan tokoh-tokoh pendiri negara.

“Saya melihat semangat luar biasa dari seluruh peserta. Ini bukan sekadar lomba berbicara di atas panggung, tetapi bagaimana kita memahami pesan-pesan perjuangan Bung Karno dan menerapkannya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” tuturnya.

Politisi PDI Perjuangan tersebut berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan karena mampu memperkuat identitas kebangsaan di tengah derasnya arus perkembangan teknologi dan informasi.

Pada akhir kegiatan, panitia menetapkan para pemenang Lomba Pidato Gaya Bung Karno Piala Bupati Sumenep 2026 sebagai berikut:

Juara I: Hammad (Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep) – Nilai 749.

Juara II: M. Alky Salis A. (Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan) – Nilai 729.

Juara III: Yusuf I. (BKPSDM Kabupaten Sumenep) – Nilai 700.

Lomba yang berlangsung penuh semangat tersebut mendapat sambutan hangat dari peserta maupun masyarakat yang hadir. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi ruang pembelajaran sejarah sekaligus sarana memperkuat karakter kebangsaan di Kabupaten Sumenep. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPRI RSUDMA Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat 2026, Bukti Tata Kelola Profesional dan Transparan
Grup Hadrah Yonif TP 931/Kostrad Satria Jokotole Curi Perhatian di Pengajian Akbar PP Al-Islamiyah Rubaru
Pengajian Akbar PP Al-Islamiyah Perkuat Sinergi Pesantren dan TNI Cetak Generasi Religius, Disiplin, dan Cinta Tanah Air
Sinergi TNI dan Damkar Padamkan Kebakaran Hebat di Guluk-Guluk
Asta Tinggi Terancam, GP Ansor Jatim dan TACB Kompak Desak Tambang Galian C Dihentikan Permanen
Kolaborasi TNI dan Ponpes Al-Islamiyah, Kemah HIMMAH ke-51 Cetak Santri Berkarakter dan Berjiwa Pemimpin
Diduga Jadi Tempat Dugem, Lakpesdam dan LPBH PCNU Sumenep Minta Mr Ball Ditutup Permanen
Lakpesdam dan LPBH PCNU Sumenep Desak Pemkab Cabut Izin 5 Tempat Usaha yang Diduga Jadi THM 

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:32 WIB

Grup Hadrah Yonif TP 931/Kostrad Satria Jokotole Curi Perhatian di Pengajian Akbar PP Al-Islamiyah Rubaru

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:18 WIB

Pengajian Akbar PP Al-Islamiyah Perkuat Sinergi Pesantren dan TNI Cetak Generasi Religius, Disiplin, dan Cinta Tanah Air

Sabtu, 11 Juli 2026 - 23:53 WIB

Sinergi TNI dan Damkar Padamkan Kebakaran Hebat di Guluk-Guluk

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:10 WIB

Asta Tinggi Terancam, GP Ansor Jatim dan TACB Kompak Desak Tambang Galian C Dihentikan Permanen

Rabu, 8 Juli 2026 - 23:29 WIB

Kolaborasi TNI dan Ponpes Al-Islamiyah, Kemah HIMMAH ke-51 Cetak Santri Berkarakter dan Berjiwa Pemimpin

Berita Terbaru