Home / Tak Berkategori

ISCCI: Ayo Gotong Royong Hadapi Covid-19

- Redaksi

Jumat, 15 Mei 2020 - 11:13 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

ISCCI ajak warga bergotong royong hadapi pandemi covid-19. (Mahrus/SJ Foto)

ISCCI ajak warga bergotong royong hadapi pandemi covid-19. (Mahrus/SJ Foto)

SURABAYA, seputarjatim.com- Penanganan wabah pandemi covid-19 di Jawa Timur yang dilakukan oleh Pemprov hingga saat ini dinilai cukup efektif. Ketua Institution Sosial Crisis Center Indonesia, (ISCCI) Rosyid, mendukung langkah Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan Wagub Emil Elestianto Dardak, yang terus bekerja meningkatkan langkah-langkah pencegahan dan penanganan pandemi covid-19.

“Kinerja penanganan covid-19 yang dilakukan oleh Gubernur Khofifah-Emil untuk sementara berhasil. Tetapi ini bukan hasil akhir masih harus kerja keras. Melihat (keberhasilannya) bisa sederhana, namun bila dikalkulasi pada angka covid-19 di Jatim sebenarnya juga tidak mudah, sehingga Pemprov jatim membutuhkan dukungan semua elemen masyarakat di Jatim untuk saling gotong royong menangani Covid-19 ini,” terang Rosyid.

Baca Juga :  Program 'Smart Kampung' Banyuwangi Dipuji Khofifah

Selain itu, pesan positif yang disampaikan Gubernur Khofifah dan Wagub Emil tentang kampanye sosial distancing juga terbukti efektif.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pandemi yang terjadi di indonesia hingga saat ini masih belum bisa di prediksi kapan berakhirnya. Namun jika melihat banyaknya data penderita Covid-19 yang sembuh dibandingkan yang meninggal, akan memungkinkan Jatim menjadi wilayah yang bisa terlepas dan berhasil dalam penanganan Covid-19 ini.

Baca Juga :  Litbang Senapati Nusantara Kembali Desak Pemerintah, Tetapkan 25 November sebagai Hari Keris Nasional

Hingga 13 Mei 2020 pukul 17.00 WIB, kemarin total jumlah pasien positif COVID-19 mencapai 1.766 orang.Terkait pasien sembuh di Jatim saat ini mencapai 278 orang (15,74 persen) atau bertambah empat orang, yakni berasal dari Lumajang dua orang, serta masing-masing satu orang dari Sidoarjo dan Kota Kediri.

Sementara untuk kasus meninggal dunia karena COVID-19 di Jatim hingga saat ini tercatat 166 orang (9,4 persen) atau bertambah empat orang, yakni tiga orang di Surabaya dan satu orang di Sidoarjo. (Mah/Dik)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dijanjikan Bisnis 37 Dapur MBG, Warga Sumenep Rugi Rp288,9 Juta, Nama Istri Anggota DPR RI Disebut
Dari Keramaian ke Peluang Usaha, BPRS Bhakti Sumekar Perkuat Dukungan untuk Ekonomi Lokal
TEMPO BERJUDI DI MADURA
Terbongkar! Pria di Sumenep Diduga Setubuhi Pelajar 17 Tahun Dua Kali
Mobil Pribadi Angkut Pertalite Pakai Jeriken di SPBU Kolor Sumenep, Sulaisi: Ini Harus Diawasi
Antrean BBM di Sumenep: Ketika Masyarakat Membayar dengan Waktu dan Uang
Rokok Makayasa Bangun Jaringan Besar hingga Luar Jawa
Viral! Avanza Putih Muat Jeriken Diduga Isi Pertalite di SPBU Kolor Sumenep

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 16:34 WIB

Dijanjikan Bisnis 37 Dapur MBG, Warga Sumenep Rugi Rp288,9 Juta, Nama Istri Anggota DPR RI Disebut

Senin, 14 September 2026 - 09:14 WIB

Dari Keramaian ke Peluang Usaha, BPRS Bhakti Sumekar Perkuat Dukungan untuk Ekonomi Lokal

Sabtu, 12 September 2026 - 20:18 WIB

TEMPO BERJUDI DI MADURA

Sabtu, 12 September 2026 - 10:11 WIB

Terbongkar! Pria di Sumenep Diduga Setubuhi Pelajar 17 Tahun Dua Kali

Kamis, 10 September 2026 - 19:34 WIB

Mobil Pribadi Angkut Pertalite Pakai Jeriken di SPBU Kolor Sumenep, Sulaisi: Ini Harus Diawasi

Berita Terbaru

Pengamat Kebijakan Publik, Fauzi As (Doc. Seputar Jatim)

Opini Publik

TEMPO BERJUDI DI MADURA

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:18 WIB

PAKAIAN: Polresta Sumenep, mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan kasus persetubuhan pelajar (Dok. Seputar Jatim)

Hukum & Kriminal

Terbongkar! Pria di Sumenep Diduga Setubuhi Pelajar 17 Tahun Dua Kali

Sabtu, 12 Sep 2026 - 10:11 WIB