Home / Tak Berkategori

Bambu, Potensi Desa Cangkreng

- Redaksi

Rabu, 22 April 2020 - 13:48 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

Warga Desa Cangkreng, Kecamatan Lenteng, Sumenep, sedang membuat kerajinan bambu di rumahnya, Selasa, 22/04/2020. (mg1/SJ Foto)

Warga Desa Cangkreng, Kecamatan Lenteng, Sumenep, sedang membuat kerajinan bambu di rumahnya, Selasa, 22/04/2020. (mg1/SJ Foto)

SUMENEP, seputarjatim.com- Manfaatkan potensi lokal pohon bambu, warga Desa Cangkreng, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, membuat aneka kerajinan tangan bernilai ekonomis. Warga membuat sangkar ayam, anyaman bambu, dan alat dapur berbahan bambu.

“Peluang usaha ini sudah digeluti warga puluhan tahun. Kita melihat bambu yang tumbuh di desa. Selain dipotong dan dijual utuh, bambu juga kita olah menjadi kerajinan tangan,” terang Fathorrahman, tokoh pemuda Desa Cangkreng, Selasa, 22/04/2020.

Saat ini, pembuatan kerajinan berbahan bambu tersebut dilakukan di rumah-rumah warga. Tidak hanya kalangan laki-laki, kaum perempuan juga ikut terjun dalam usaha ini.

“Ada sekitar 30 hingga 40 KK yang membuat kerajinan bambu. Sangat membantu ekonomi warga,” imbuhnya.

Sucipto, salah seorang pengrajin bambu mengaku dapat membuat 3 hingga 5 buah sangkar ayam bekisar per minggunya.

“Kita jual di pasar-pasar di wilayah Sumenep aja. Sebagian pembeli ada juga yang datang langsung kesini,” terang Cipto.

Harga jual hasil kerajinan tangan warga menurut Cipto bervariasi. Untuk sangkar ayam bekisar misalnya, dipatok mulai dari harga 50 ribu hingga 200 ribu rupiah tergantung model dan tingkat kesulitan pembuatannya.

Baca Juga :  Sampah Melonjak hingga 40 Ton Setiap Ada Kalender Event di Sumenep

“Tidak semua orang bisa mas. Kita kerja teliti. Kita pilihkan bahan bambu terbaik,” imbuhnya.

Saat ini pihak Desa bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Sumenep terus berupaya mempromosikan Desa Cangkreng sebagai desa penghasil kerajinan bambu.

“Syukur-syukur kedepan produk warga Cangkreng bisa dikenal dan diterima di luar Madura,” pungkasnya. (mg1/red)

 

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pilkada 2029 Mulai Dipersiapkan, Pemkab Sumenep Rancang Dana Cadangan Rp75 Miliar
SKK Migas-KEI Perkuat Kompetensi Guru Non-PNS di Kepulauan Sumenep, Kemenag, DPRD dan Akademisi Beri Apresiasi
Dugaan Perusakan Rumah dan Teror Celurit di Pamekasan, Jaka Jatim Desak Polisi Usut Tuntas
RAPBD Sumenep 2027 Fokus Pemerataan, Insentif Guru hingga Bantuan Perahu Nelayan Disiapkan
Hadapi Kekeringan, Khofifah Ajak Wabup Sumenep Gelar Shalat Istisqa, OMC Terus Dilakukan
Khofifah Indar Parawansa Bawa Paket Bantuan ke Sumenep, Rp50 Miliar Disiapkan untuk 50 Ribu Pelajar Jatim
Gubernur Jatim ke Sumenep Bawa Bantuan 1,5 Truk Aspal, Cukupkah untuk Jalan Berlubang?
Bahas APBD 2027, DPRD Sumenep Siapkan Arah Pembangunan Daerah

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:20 WIB

Pilkada 2029 Mulai Dipersiapkan, Pemkab Sumenep Rancang Dana Cadangan Rp75 Miliar

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:51 WIB

SKK Migas-KEI Perkuat Kompetensi Guru Non-PNS di Kepulauan Sumenep, Kemenag, DPRD dan Akademisi Beri Apresiasi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Dugaan Perusakan Rumah dan Teror Celurit di Pamekasan, Jaka Jatim Desak Polisi Usut Tuntas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:03 WIB

RAPBD Sumenep 2027 Fokus Pemerataan, Insentif Guru hingga Bantuan Perahu Nelayan Disiapkan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Hadapi Kekeringan, Khofifah Ajak Wabup Sumenep Gelar Shalat Istisqa, OMC Terus Dilakukan

Berita Terbaru