Bupati Sumenep Raih Penghargaan Desa Berkembang, Maju dan Mandiri

SUMENEP, seputarjatim.com–Komitmen dan kerja keras Pemkab Sumenep dalam upaya mendorong Percepatan Pembangunan Desa membuahkan hasil.

Terbaru, Bupati Sumenep berhasil mendapatkan penghargaan Lencana Bakti Desa Pertama dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) RI tahun 2022.

Pengharagaan tersebut diberikan atas Komitmen dan Kerja Keras Bupati Sumenep dalam mendorong Percepatan Pembangunan Desa, sehingga seluruh Desa di Kabupaten Sumenep mencapai Status Berkembang, Maju dan Mandiri.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri desa PDTT RI, Abdul Halim Iskandar bersamaan dengan Launching Lembaga Keuangan Mikro BUMDesma dan Penandatanganan MoU dengan Kemenkes RI, Bakamla RI serta Perjanjian Kerja sama dengan Pangkoarmada II.

Baca Juga :  Air Bersih Gratis dan Sumur Bor dari Kyai Muda Ganjar Bantu 400 Keluarga di Bojonegoro Hadapi Krisis Air

“Yang jelas, penghargaan ini untuk seluruh masyarakat yang telah mendukung program pemerintah daerah, dalam rangka membangun desa demi menumbuhkan ekonomi,” kata Bupati Sumenep Ra Achmad Fauzi seusai menerima penghargaan, di KRI Makassar Markas Koarmada II Surabaya, Kamis (27/10/2022).

Lanjut fauzi, saat ini, tidak ada lagi status desa tertinggal, sehingga semua desa di kabupaten Sumenep berstatus desa berkembang, maju dan mandiri.

“Kami meminta pemerintahan desa bergotong royong dengan elemen masyarakat, untuk meningkatkan status desa hingga menjadi mandiri. Alasannya, semakin banyak desa mandiri tentu saja berefek kepada kesejahteraan warga,” tutur Bupati.

Baca Juga :  Jelang Hari Raya Idul Fitri 1445 H, PMI Sumenep Beri Bantuan Sosial kepada Abang Becak dan Pemulung

Bupati mengungkapkan, saat ini, berdasarkan data Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), desa mandiri sebanyak 7 desa, desa maju sebanyak 53 desa, desa berkembang sebanyak 276 desa, sehingga tidak ada desa tertinggal dan desa sangat tertinggal.

“Kami harapkan masyarakat berperan aktif mendukung menyukseskan program pembangunan, itu dilakukan karena pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, namun harus mendapat dukungan masyarakat,” pungkasnya. (Bam).

Komentar