DKPP Sumenep Terus Lakukan Kolaborasi Lintas Sektor Demi Bangun Ketahanan dan Swasembada Pangan

- Redaksi

Minggu, 29 Juni 2025 - 15:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MENJELASKAN: Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, saat ditemui di ruang kerjanya

MENJELASKAN: Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, saat ditemui di ruang kerjanya

SUMENEP, Seputar Jatim – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, terus berkolaborasi dengan lintas sektor sebagai salah satu strategi dalam membangun ketahanan dan swasembada pangan.

Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid menyampaikan, bahwa pendekatan ini tidak hanya menitikberatkan pada penyuluhan teknis, tetapi juga memperkuat sinergi dari tingkat desa hingga pemerintah pusat.

“DKPP melakukan pendampingan intensif di lapangan bersama berbagai unsur, termasuk TNI dan Polri. Kami turun bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas, bukan hanya untuk mengawasi, tetapi benar-benar mendampingi petani dalam proses tanam,” ujarnya, Minggu (29/6/2025).

Baca Juga :  Rokok BM Jaya Hadir sebagai Representasi Semangat Lokal yang Berpadu dengan Kualitas Unggul

Saat ini, kata dia, sebanyak 149 penyuluh pertanian lapangan (PPL) aktif diterjunkan ke seluruh kecamatan di Sumenep.

Menurutnya, mereka menjadi ujung tombak pendampingan, mulai dari pengolahan lahan hingga masa panen.

Bahkan, setiap kegiatan dilaporkan secara harian ke Kementerian Pertanian lengkap dengan dokumentasi “open camera” untuk memastikan keakuratan data.

Selain itu, DKPP juga mengikuti Zoom Meeting rutin bersama jajaran Kementerian Pertanian setiap akhir pekan sebagai sarana evaluasi dan percepatan tanam.

Menurutnya, bahwa keberhasilan program pangan tidak bisa dicapai secara sektoral saja.

“Pendekatan ini bukan hanya soal teknis pertanian, tetapi tentang menyatukan ritme kerja semua pihak, dari pusat hingga desa,” jelasnya.

Sebagai bagian dari pendekatan sosial, DKPP juga menginisiasi “kompolan” atau pertemuan rutin bersama kelompok tani.

Kegiatan ini menjadi ruang diskusi sekaligus motivasi bagi petani agar tetap semangat bertani di tengah cuaca ekstrem dan fluktuasi ketersediaan pupuk.

Menghadapi tantangan perubahan iklim dan distribusi pupuk, pihaknya juga menjalin kemitraan dengan Pupuk Indonesia dan instansi vertikal lain, sehingga penyaluran bantuan pertanian tetap tepat sasaran dan tidak terhambat.

“Selama air masih tersedia, petani tetap jalan. Infrastruktur irigasi menjadi kunci menjaga produktivitas, terutama saat menghadapi dampak El Niño,” bebernya.

Kolaborasi lintas sektor ini juga melibatkan perangkat desa dan kecamatan sehingga seluruh unsur birokrasi terlibat dalam gerakan pertanian terpadu untuk mencapai target nasional.

Baca Juga :  Bapenda Sumenep Gelar HLM, Mantapkan Digitalisasi Keuangan

“Ini bukan semata soal luas tanam, tetapi menjaga keberlanjutan pangan. Ketahanan dan swasembada pangan hanya akan tercapai jika semua elemen bergandengan tangan,” imbuhnya. (EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SPPG Lenteng Timur 3 Diduga Lakukan Pelanggaran Berulang, Aktivis: Ini Bukan Lalai, tapi Pembiaran Sistematis
DPRD Sumenep Sahkan 31 Raperda 2026, Fokus Perlindungan Petani hingga Regulasi Media Sosial
TikToker Sumenep Lakukan Gerakan Moral untuk Haji Her, Penyelamat Harga Tembakau Madura
SPPG Lenteng Timur 3 Tetap Jalan Meski Dihentikan BGN, SPPI Korwil Sumenep Tutup Mata
SPPG Batang-Batang Daya Bermasalah, Ketua IWO Sumenep Dampingi Aduan Kepala Sekolah ke Satgas MBG
Pasokan MBG Dikuasai Pihak Tertentu, DPRD Desak Pemerintah Evaluasi Total SPPG di Sumenep
Tak Kapok Disuspend, SPPG Pakamban Laok 2 Bagikan MBG Basi, Protes Wali Murid Diduga Diredam
Gadai Emas Berujung Polemik, Nasabah di Sumenep Klaim Rugi Rp200 Juta Usai Jaminan Disebut Palsu

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 20:56 WIB

SPPG Lenteng Timur 3 Diduga Lakukan Pelanggaran Berulang, Aktivis: Ini Bukan Lalai, tapi Pembiaran Sistematis

Sabtu, 11 April 2026 - 09:18 WIB

DPRD Sumenep Sahkan 31 Raperda 2026, Fokus Perlindungan Petani hingga Regulasi Media Sosial

Jumat, 10 April 2026 - 21:45 WIB

TikToker Sumenep Lakukan Gerakan Moral untuk Haji Her, Penyelamat Harga Tembakau Madura

Jumat, 10 April 2026 - 20:25 WIB

SPPG Lenteng Timur 3 Tetap Jalan Meski Dihentikan BGN, SPPI Korwil Sumenep Tutup Mata

Kamis, 9 April 2026 - 18:36 WIB

Pasokan MBG Dikuasai Pihak Tertentu, DPRD Desak Pemerintah Evaluasi Total SPPG di Sumenep

Berita Terbaru