Sumenep Raih Posisi Teratas dalam Penerimaan Pajak Kendaraan di Jatim

- Redaksi

Jumat, 4 Juli 2025 - 14:06 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

RAPAT: Kepala Bapenda Sumenep, Faruk Hanafi saat menghadiri realisasi penerimaan opsen PKB & BBNKB di Provinsi Jawa Timur (Doc. Seputar Jatim)

RAPAT: Kepala Bapenda Sumenep, Faruk Hanafi saat menghadiri realisasi penerimaan opsen PKB & BBNKB di Provinsi Jawa Timur (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, kembali menempatkan posisi teratas dalam sektor pendapatan asli daerah melalui penerimaan pajak kendaraan di Jawa Timur (Jatim).

Hingga pertengahan tahun ini, Sumenep menjadi kabupaten dengan realisasi tertinggi penerimaan Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) di Provinsi Jawa Timur, mencapai 60,82 persen dari total potensi yang ada.

Capaian ini menempatkan Sumenep di posisi teratas, melampaui daerah lain yang selama ini dikenal kuat dalam kontribusi pajak kendaraan seperti Sampang (55,57%), Bangkalan (55,24%), Kota Kediri (54,96%), dan Bojonegoro (50,87%).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sumenep, Faruk Hanafi menyebutkan, keberhasilan ini tak lepas dari kolaborasi lintas elemen serta meningkatnya kesadaran masyarakat dalam membayar pajak secara tepat waktu.

“Ini bukan sekadar angka, ini cermin partisipasi dan kepercayaan publik terhadap pengelolaan pemerintah. Kami sangat mengapresiasi kontribusi warga yang terus tumbuh dalam hal kepatuhan pajak,” ujarnya. Jumat (4/7/2025).

Baca Juga :  DPRD Sumenep Sampaikan Nota Penjelasan Tiga Raperda Demi Dukung Pembangunan dalam Berbagai Sektor

Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan hasil kerja sistematis melalui beragam inovasi pelayanan, termasuk digitalisasi sistem pembayaran, peningkatan kualitas layanan keliling, hingga edukasi berkelanjutan kepada masyarakat hingga tingkat desa.

Lebih dari sekadar mengejar target, ia mengaku Pemkab Sumenep berkomitmen menjadikan pajak sebagai instrumen utama dalam pembangunan daerah yang berkeadilan dan merata.

“Kinerja ini adalah energi baru untuk terus berbenah dan menjemput potensi lain yang masih tersembunyi. Dengan tren positif ini, kami optimistis realisasi pajak tahun 2025 akan melebihi target yang ditetapkan.” tegasnya.

Dengan begitu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk tidak hanya melihat pajak sebagai kewajiban, tetapi juga sebagai bentuk partisipasi dalam pembangunan.

“Pajak bukan sekadar angka yang dibayar, tapi komitmen bersama membangun daerah. Setiap rupiah yang dibayarkan, menjadi fondasi jalan, jembatan, sekolah, dan fasilitas umum yang kita nikmati bersama,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala UPT PPD Bapenda Jawa Timur Wilayah Sumenep, Samtiono, menilai capaian tersebut sebagai representasi langsung dari harmonisasi kerja antara pemerintah kabupaten dan provinsi dalam urusan fiskal.

“60,82 persen itu bukan sekadar prestasi teknis. Ini gambaran bahwa pendekatan pelayanan yang inklusif dan adaptif benar-benar berdampak di lapangan,” tuturnya.

Samtiono juga menyampaikan, pihaknya siap mendukung langkah-langkah Pemkab Sumenep dalam memperluas basis pajak.

Baca Juga :  Sekolah Rakyat Segera Luncur, Sekda Sumenep: Ini Tentang Martabat Manusia dan Hak untuk Belajar

“Termasuk melalui penataan sektor kendaraan niaga dan penertiban kendaraan luar daerah yang beroperasi di wilayah Sumenep namun belum terdaftar secara resmi,” tutupnya. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Sumenep Desak Pemkab Segera Isi Jabatan Kosong, Plt Dinilai Tak Efektif
Terpilih Secara Aklamasi, H. Hariri Kembali Nahkodai KJS Sumenep
SMSI Kecam Dugaan Pengusiran Wartawan, Tolak Hadiri Undangan Polresta Sumenep
Bupati Sumenep Ingatkan ASN: Jabatan Adalah Amanah, Layani Masyarakat dengan Integritas
Mangkir Dua Kali di Rapat KUA-PPAS, Sekda Sumenep Diguyur Mosi Tak Percaya Banggar DPRD
KPRI RSUDMA Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat 2026, Bukti Tata Kelola Profesional dan Transparan
Bupati Sumenep Mulai Rotasi ASN Bertahap, Pejabat Baru Diuji Kinerja selama 6 Bulan
Grup Hadrah Yonif TP 931/Kostrad Satria Jokotole Curi Perhatian di Pengajian Akbar PP Al-Islamiyah Rubaru

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:26 WIB

DPRD Sumenep Desak Pemkab Segera Isi Jabatan Kosong, Plt Dinilai Tak Efektif

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:49 WIB

Terpilih Secara Aklamasi, H. Hariri Kembali Nahkodai KJS Sumenep

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:54 WIB

SMSI Kecam Dugaan Pengusiran Wartawan, Tolak Hadiri Undangan Polresta Sumenep

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:17 WIB

Bupati Sumenep Ingatkan ASN: Jabatan Adalah Amanah, Layani Masyarakat dengan Integritas

Senin, 20 Juli 2026 - 18:52 WIB

Mangkir Dua Kali di Rapat KUA-PPAS, Sekda Sumenep Diguyur Mosi Tak Percaya Banggar DPRD

Berita Terbaru