Pemkab dan DPRD Sumenep Bahas Tiga Raperda Penting Mulai Kesehatan hingga Lingkungan Pesisir

- Redaksi

Rabu, 2 Juli 2025 - 19:07 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

PARIPURNA: Wakil Bupati Sumenep, Imam Hasyim saat menyampaikan Nota 3 Raperda (SandiGT - Seputar Jatim)

PARIPURNA: Wakil Bupati Sumenep, Imam Hasyim saat menyampaikan Nota 3 Raperda (SandiGT - Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menunjukkan langkah progresif dalam memperkuat fondasi regulasi daerah melalui inisiatif tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang berorientasi pada kepentingan publik dan keberlanjutan daerah.

Ketiga Raperda ini mencerminkan respon legislatif terhadap isu-isu strategis yaitu kesehatan, ekonomi pesisir, dan pengelolaan lingkungan hidup.

Sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah yang berkedudukan sejajar dengan Pemerintah Daerah, DPRD memiliki fungsi legislasi yang tidak bisa dipandang sebelah mata.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Merujuk pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 serta Permendagri Nomor 80 Tahun 2015 jo. Permendagri 120 Tahun 2018, DPRD tak hanya bisa mengusulkan Raperda, tetapi juga memiliki hak prakarsa penuh untuk menginisiasi kebijakan melalui jalur peraturan daerah.

Wakil Bupati Sumenep, Imam Hasyim menyampaikan, bahwa dalam forum rapat paripurna DPRD, telah disampaikan pokok-pokok nota penjelasan terhadap tiga Raperda prakarsa DPRD Sumenep yang akan segera dibahas bersama pihak eksekutif.

“Ketiganya dianggap sebagai kebutuhan mendesak di tengah tantangan pembangunan daerah yang semakin kompleks,” ujarnya. Rabu (2/7/2025).

Baca Juga :  Sebut Media Provokatif dan Penyebar Fitnah, PT KEI Dirujak Puluhan Pimpinan Asosiasi Wartawan Sumenep

Ia menegaskan, raperda tentang Sistem Kesehatan Daerah, Mewujudkan Layanan yang Merata dan Terintegrasi

“Raperda ini disusun sebagai jawaban atas kebutuhan akan sistem kesehatan yang inklusif, responsif, dan terkoordinasi dengan baik. DPRD menilai bahwa pembangunan kesehatan bukan hanya soal ketersediaan fasilitas, tapi juga soal sistem yang mampu menjamin pemerataan layanan hingga ke pelosok desa,” tegasnya.

Peraturan ini, lanjut dia, nantinya akan menjadi pijakan bagi pemerintah daerah dalam menyusun tata kelola pelayanan kesehatan, melibatkan rumah sakit, puskesmas, tenaga medis, organisasi profesi, hingga partisipasi swasta dan masyarakat.

Lanjut ia mengatakan, Raperda Perlindungan dan Pemberdayaan Petambak Garam, Mendorong Kedaulatan Ekonomi Pesisir

Sumenep, yang dikenal sebagai salah satu sentra produksi garam nasional, ironisnya masih menyimpan potret ketimpangan ekonomi di kalangan petambak garam. DPRD menyoroti bahwa kesejahteraan petambak belum sebanding dengan potensi yang dimiliki.

Melalui Raperda ini, kata dia, upaya perlindungan harga, distribusi hasil panen, hingga akses pembinaan dan teknologi akan diatur secara rinci.

Pemerintah daerah juga didorong untuk membentuk ekosistem pergaraman yang berkelanjutan, tidak hanya dari sisi produksi, tetapi juga dari aspek sosial dan lingkungan pesisir.

“Raperda Pengendalian Pencemaran Air Permukaan Tambak Udang, Membangun Keseimbangan Ekonomi dan Ekologi,” bebernya.

Ledakan usaha tambak udang dalam beberapa tahun terakhir membawa dua sisi mata uang. Di satu sisi, membuka lapangan kerja dan perputaran ekonomi, namun di sisi lain, membawa risiko pencemaran air permukaan yang mengancam keberlanjutan lingkungan pesisir.

“Raperda ini hadir untuk menjawab dilema tersebut. Mulai dari kewajiban dokumen Amdal atau UKL-UPL bagi pelaku usaha, hingga penegakan sanksi administratif bila ditemukan pelanggaran terhadap kualitas lingkungan hidup. DPRD ingin memastikan bahwa pembangunan ekonomi tidak menabrak etika ekologis dan hukum lingkungan,” tukasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Sumenep, Zainal Arifin menekankan, bahwa pengusulan Raperda ini merupakan bagian dari ikhtiar lembaga legislatif untuk tidak sekadar menjadi ruang diskusi, tetapi juga aktor penggerak perubahan.

“Raperda ini kami susun melalui proses panjang, mulai dari kajian akademik, konsultasi publik, hingga harmonisasi dengan peraturan yang lebih tinggi. Kami percaya, legislatif yang kuat akan menghasilkan daerah yang tangguh,” tuturnya.

Ketiga Raperda ini selanjutnya, kata dia, akan dibahas lebih dalam bersama Panitia Khusus (Pansus) DPRD dan jajaran Pemkab Sumenep.

“Besar harapan agar dalam proses pembahasannya nanti, seluruh stakeholder, baik pemerintah, pelaku usaha, akademisi, maupun masyarakat ikut memberikan masukan demi penyempurnaan kebijakan,” pungkasnya. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dijanjikan Bisnis 37 Dapur MBG, Warga Sumenep Rugi Rp288,9 Juta, Nama Istri Anggota DPR RI Disebut
Mobil Pribadi Angkut Pertalite Pakai Jeriken di SPBU Kolor Sumenep, Sulaisi: Ini Harus Diawasi
Viral! Avanza Putih Muat Jeriken Diduga Isi Pertalite di SPBU Kolor Sumenep
Bayar PBB-P2 Makin Mudah, Sumenep Mulai Terapkan SPPT Elektronik
Empat Kepala OPD Baru Resmi Dilantik, Bupati Sumenep Titip Pesan Penting
Cegah Kecurangan, DPRD Sumenep Dorong Pilkades Gunakan E-Voting
Kabel WiFi Semrawut di Jalan Pakondang Picu Warga Terjatuh, Pemuda: Haruskah Menunggu Korban Lagi?
Bupati Sumenep Hadir di Kerja Bakti LDII, 200 Peserta Bersihkan Lingkungan Paberasan

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 16:34 WIB

Dijanjikan Bisnis 37 Dapur MBG, Warga Sumenep Rugi Rp288,9 Juta, Nama Istri Anggota DPR RI Disebut

Rabu, 9 September 2026 - 11:20 WIB

Viral! Avanza Putih Muat Jeriken Diduga Isi Pertalite di SPBU Kolor Sumenep

Selasa, 8 September 2026 - 15:09 WIB

Bayar PBB-P2 Makin Mudah, Sumenep Mulai Terapkan SPPT Elektronik

Jumat, 4 September 2026 - 23:55 WIB

Empat Kepala OPD Baru Resmi Dilantik, Bupati Sumenep Titip Pesan Penting

Kamis, 3 September 2026 - 09:13 WIB

Cegah Kecurangan, DPRD Sumenep Dorong Pilkades Gunakan E-Voting

Berita Terbaru

Pengamat Kebijakan Publik, Fauzi As (Doc. Seputar Jatim)

Opini Publik

TEMPO BERJUDI DI MADURA

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:18 WIB

PAKAIAN: Polresta Sumenep, mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan kasus persetubuhan pelajar (Dok. Seputar Jatim)

Hukum & Kriminal

Terbongkar! Pria di Sumenep Diduga Setubuhi Pelajar 17 Tahun Dua Kali

Sabtu, 12 Sep 2026 - 10:11 WIB