Home / Tak Berkategori

Cegah Judi Pilkades, Polres Jombang Bentuk Satgas Anti Botoh

- Redaksi

Sabtu, 2 November 2019 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satgas Anti Botoh dibentuk Polres Jombang untuk mencegah terjadinya perjudian selama pelaksanaan Pilkades serentak di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, 4 November 2019 mandatang. (Mufid/ SJ Foto)

Satgas Anti Botoh dibentuk Polres Jombang untuk mencegah terjadinya perjudian selama pelaksanaan Pilkades serentak di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, 4 November 2019 mandatang. (Mufid/ SJ Foto)

JOMBANG, seputarjatim.com Jelang pelaksanaan pilkades serentak, Polres Jombang, Jawa Timur kukuhkan satgas anti botoh (judi). Langkah ini bertujuan untuk meminimalisir terjadinya gangguan keamanan dalam pelaksanaan pesta demokrasi yang akan digelar 4 November 2019 mendatang. Menurut polisi, perjudian kerap mewarnai pelaksanaan Pilkades, dan seringkali menimbulkan gesekan di masyarakat. Karenanya, satgas ini nantinya akan bekerja untuk mencegah dan mengawasi potensi botoh dalam pelaksanaan Pilkades di desa-desa.

Baca Juga :  Berani Solo Traveling? Ini Tipsnya...

“Para penjudi ini yang sering membuat kondisi memanas dan membuat kondisi tidak aman. Sehingga tugas kita untuk menciptakan kondisi pilkases di jombang nantinya berjalan aman,” ujar Kapolres Jombang, AKBP Boby P Tambunan saat memimpin apel gelar pasukan, Sabtu, 02/11/2019.

Baca Juga :  Asyik Judi Remi, 4 Pemuda Ditangkap

Dalam pilkades serentak ini, menurut Bobby ada lima desa yang masuk dalam kategori sangat rawan. Pihaknya akan menambah jumlah personil di 5 desa ini.

“Ada 3 kategori wilayah, yakni aman, rawan dan sangat rawan. Untuk yang kategori sangat rawan kita kerahkan 1 pleton brimob dan anggota polres di atas 10 orang,” pungkas AKBP Bobby P Tambunan. (fid/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PKDI Sumenep Apresiasi Langkah Kejari, Penahanan Kades Pragaan Daya Jadi Peringatan bagi Desa Lain
Kisruh Gadai Emas Rp200 Juta Lebih, BMT-UGT Nusantara Gayam Pilih Tak Respons Konfirmasi Media
Dana Desa Hak Masyarakat, Bupati Sumenep Tegaskan Kades Wajib Kelola Transparan
Ribuan Disabilitas di Madura Dibantu, BIP Foundation Hadirkan Harapan Baru
2 Tragedi Diduga Imbas BOSP, DPRD Sumenep Desak Disdik Evaluasi Total Mekanisme Pencairan
Musancab PDI Perjuangan Sumenep, Said Abdullah Tekankan Penguatan NU dan Solidaritas Sosial
Musancab PDIP Sumenep Jadi Titik Awal Konsolidasi Besar Menuju Pemilu 2029
Pemkab Sumenep Perketat Penataan TPS, Sampah Pinggir Jalan Dilarang Keras

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 17:14 WIB

PKDI Sumenep Apresiasi Langkah Kejari, Penahanan Kades Pragaan Daya Jadi Peringatan bagi Desa Lain

Selasa, 28 April 2026 - 19:38 WIB

Kisruh Gadai Emas Rp200 Juta Lebih, BMT-UGT Nusantara Gayam Pilih Tak Respons Konfirmasi Media

Selasa, 28 April 2026 - 18:43 WIB

Dana Desa Hak Masyarakat, Bupati Sumenep Tegaskan Kades Wajib Kelola Transparan

Senin, 27 April 2026 - 14:12 WIB

Ribuan Disabilitas di Madura Dibantu, BIP Foundation Hadirkan Harapan Baru

Senin, 27 April 2026 - 13:07 WIB

2 Tragedi Diduga Imbas BOSP, DPRD Sumenep Desak Disdik Evaluasi Total Mekanisme Pencairan

Berita Terbaru