oleh

Haikal Yusuf Santri Ponpes Mathlabul Ulum: Jangan Takut Divaksin

Sumenep,Seputarjatim.com,-Haikal Yusuf Januarta santri Podok Pesantren (Ponpes) Mathlabul Ulum, Desa Jambu, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, menceritakan pasca di suntik vansin tidak mengalami gejala apapun.

Awal mulanya, dirinya merasa takut untuk divaksin lantaran banyak mendengar cerita bahwa setelah di vaksin sering terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

“Mula mula, saya merasa takut dan was was akan divaksin, setelah melihat teman-teman yang sudah divaksin tidak terjadi apa-apa, bahkan saling bercanda setelah divaksin, baru saya memberanikan diri di vaksin,” Jelasnya saat ditemui usai melaksanakan vaksinasi pertama.

Masih kata santri asal Desa Pakandangan ini mengatakan, dirinya mendukung penuh langkah yang dilakukan pemerintah terkait vaksinasi ini, karena menurut dirinya ini langkah terbaik guna mencegah penyebaran virus COVID-19.

“Ini merupakan ihtiar pemerintah untuk menyelamatkan rakyatnya, Jadi saya mendukung soal vaksinasi ini supaya tidak terpapar covid-19,” Pungkasnya.

Pantauan media ini dilokasi vaksinasi, Bupati Sumenep bersama Forkopimda tampak hadir memantau langsung jalannya vaksinasi sambil memberikan bantuan sosial berupa tali asih dan sembako kepada masyarakat yang sudah selesai di vaksin.

Achmad Fauzi menjelaskan, kegiatan hari ini merupakan giat dengan panglima TNI dan Kapolri yang dilakukan dibeberapa titik seluruh Jawa timur, dengan tema ‘Serbuan Vaksinasi Ke Pondok Pesantren Secara Serentak’ dengan tujuan yang sama yakni percepatan vaksinasi guna memberikan perlindungan kepada masyarakat terhadap penyebaran virus COVID-19.

“Untuk hari ini ada 4 titik yakni Polres Sumenep, SMA 1 Batuan, Ponpes Mathlabul Ulum dan Ponpes Annuqayah Guluk-Guluk,” Jelasnya. Sabtu (11-09-2011).

Masih kata politisi PDI-Perjuangan ini mengatakan, dirinya optimis capaian vaksinasi COVID-19 di wilayah ujung timur pulau Madura dapat mencapai target, meskipun saat ini Kabupaten berlambang kuda terbang masih menempati posisi kedua dari bawah di Jawa Timur.

“Kita akan kejar terus, pokoknya kita optimis bulan ini harus naik supaya herd immunity bisa terbentuk,” Pungkasnya. (Bambang)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *