Home / Tak Berkategori

Ikan Asap, Potensi Warga Ambunten

- Redaksi

Senin, 19 Oktober 2020 - 11:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nelayan Ambunten menurunkan hasil tangkapan ikan. (Foto istimewa)

Nelayan Ambunten menurunkan hasil tangkapan ikan. (Foto istimewa)

SUMENEP, seputarjatim.com- Perikanan menjadi salah satu potensi yang dimiliki warga Ambunten, Sumenep, Jawa Timur. Salah satu yang menjadi daya tarik, adalah produksi ikan asap yang dilakukan warga setempat.

“Karena banyak yang pesan dan gemar ikan asap. Ikan asap beda dengan ikan bakar. Lebih gurih,” ujar Fatimah, salah seorang warga pembuat ikan asap.

Menurut Fatimah, jenis ikan yang diolah menjadi ikan asap bermacam-macam. Ada cakalan, dorang, atau kerapu.

Baca Juga :  Gudang Air Mineral Disumenep Dijadikan Tempat Nyabu, 2 Orang Ditangkap Pihak Berwajib

“Beda cara membuat ikan asap dan ikan bakar. Kalau ikan asap tidak menempel di arang saat diolah. Hanya dibakar diatas arang. Jadi tidak gosong,” imbuhnya.

Dayat salah seorang warga Kota Sumenep mengaku senang berburu ikan asap langsung ke Kecamatan Ambunten. Untuk mencari penjual, hanya perlu melihat kepulan asap yang muncul di sekitar permukiman warga.

Baca Juga :  ISCCI: Ayo Gotong Royong Hadapi Covid-19

“Ya bisa pesan langsung dengan nasi. Lebih segar makan di lokasi. Biasanya saya mengajak serta keluarga,” akunya.

Harga ikan asap yang dijual warga di lokasi menurut Dayat lebih murah dibanding harga yang berlaku di Kota Sumenep.

“Ya mungkin karena disini tempatnya ikan ya. Jadi dengan biaya 100 ribu, kita sudah puas makan ikan asap bersama keluarga,” pungkasnya. (Mg2/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dinkes P2KB Sumenep Turun Tangan, Layanan Puskesmas Pandian Didorong Lebih Optimal
Temuan Misterius di Sumenep, Warga Evakuasi Benda Mirip Torpedo
Sumenep Hadapi Fase Pancaroba, Ancaman Kekeringan Mulai Muncul
Siswa SMP Binar Sumenep Raih Juara I Coding Speed Challenge FOSFAT 2026
Mulai 2026, Bayar Pajak STNK Kendaraan Bekas Tak Wajib KTP Pemilik Lama
Video Asusila 4 Menit 27 Detik Viral, Pelajar SMP di Pamekasan Diamankan Polisi
Keselamatan Siswa Jadi Prioritas, Kepsek SDN Juluk II Siap Tolak MBG Tak Layak Konsumsi
HDDAP Jadi Motor Transformasi Pertanian Lahan Kering di Sumenep

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 11:44 WIB

Dinkes P2KB Sumenep Turun Tangan, Layanan Puskesmas Pandian Didorong Lebih Optimal

Selasa, 21 April 2026 - 10:43 WIB

Temuan Misterius di Sumenep, Warga Evakuasi Benda Mirip Torpedo

Senin, 20 April 2026 - 17:48 WIB

Sumenep Hadapi Fase Pancaroba, Ancaman Kekeringan Mulai Muncul

Sabtu, 18 April 2026 - 22:08 WIB

Siswa SMP Binar Sumenep Raih Juara I Coding Speed Challenge FOSFAT 2026

Sabtu, 18 April 2026 - 12:53 WIB

Mulai 2026, Bayar Pajak STNK Kendaraan Bekas Tak Wajib KTP Pemilik Lama

Berita Terbaru

MENGECEK: Warga bersama kepolisian saat mengvakuasi benda mirip torpedo (Doc. Seputar Jatim)

Peristiwa

Temuan Misterius di Sumenep, Warga Evakuasi Benda Mirip Torpedo

Selasa, 21 Apr 2026 - 10:43 WIB

GAGAH: Kepala BMKG Stasiun Trunojoyo Sumenep, Ari Widjajanto, saat diwawancarai di ruangannya (SandiGT - Seputar Jatim)

Peristiwa

Sumenep Hadapi Fase Pancaroba, Ancaman Kekeringan Mulai Muncul

Senin, 20 Apr 2026 - 17:48 WIB