Home / Tak Berkategori

Lepas Jamaah Haji Secara Simbolis, Bupati Sumenep Jamin Pelayanan Akan Maksimal

- Redaksi

Kamis, 16 Juni 2022 - 09:07 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

Foto: Pelepasan simbolis Calon Jamaah Haji Kabupaten Sumenep dan Manasik Akbar 2022, di Aula Kantor Kementerian Agama oleh Bupati Sumenep.

Foto: Pelepasan simbolis Calon Jamaah Haji Kabupaten Sumenep dan Manasik Akbar 2022, di Aula Kantor Kementerian Agama oleh Bupati Sumenep.

SUMENEP, seputarjatim.com–Pemerintah Kabupaten Sumenep bersama Kemenag Sumenep berkomitmen akan memberikan pelayanan maksimal kepada 316 Calon Jamaah asal Sumenep yang tergabung dalam kloter 21.

Sejumlah fasilitas pun dipersiapkan, mulai dari armada bus yang akan mengangkut para CJH dari Kabupaten Sumenep menuju Surabaya hingga menyiapkan satu orang pemandu dan satu orang perawat di setiap bus.

“Pemerintah daerah untuk fasilitas transportasi yang membawa CJH ke Surabaya menyiapkan bus sebanyak tujuh armada dan satu bus cadangan,” kata Bupati di sela-sela pelepasan simbolis Calon Jamaah Haji Kabupaten Sumenep dan Manasik Akbar 2022, di Aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag) setempat, Rabu (15/06/2022).

Masih kata Fauzi, untuk memberikan rasa aman selama perjalanan dari Sumenep ke Surabaya, pihaknya sudah berkoordinasi dengan polres setempat agar pemberangkatan di kawal oleh Patwal.

“Sebagai upaya mengatasi kejadian darurat di perjalanan itu, juga disediakan satu unit ambulance beserta satu dokter, sekaligus untuk mengawal pejalanan dari Kabupaten Sumenep menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya, dikawal 2 unit mobil Patwal polisi dari Polres Sumenep,” tutur Bupati.

Baca Juga :  BPBD Sumenep : 80 dari 111 Penumpang Sudah Dievakuasi

Terahir, Bupati mengungkapkan para CJH Kabupaten Sumenep bersyukur, karena pada 2022 ini, Pemerintah Arab Saudi telah mengizinkan kembali pelaksanaan ibadah haji dengan kuota terbatas.

“Aturan-aturan pembatasan kuota itu berlaku kepada setiap negara, namun yang jelas ibadah haji tahun ini merupakan pelaksanaan yang tertunda setelah hampir  dua tahun pemberangkatan haji diberhentikan karena pandemi Covid-19 menyebar ke seluruh dunia,” Pungkasnya. (Bam)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Kali Tembus KEN, Bupati Andalkan Musik Tong-Tong untuk Promosikan Budaya Madura
Bupati Bawa Pesan Persatuan di Puncak Perayaan Hari Jadi ke-757 Sumenep
Pilkada 2029 Mulai Dipersiapkan, Pemkab Sumenep Rancang Dana Cadangan Rp75 Miliar
SKK Migas-KEI Perkuat Kompetensi Guru Non-PNS di Kepulauan Sumenep, Kemenag, DPRD dan Akademisi Beri Apresiasi
Dugaan Perusakan Rumah dan Teror Celurit di Pamekasan, Jaka Jatim Desak Polisi Usut Tuntas
RAPBD Sumenep 2027 Fokus Pemerataan, Insentif Guru hingga Bantuan Perahu Nelayan Disiapkan
Hadapi Kekeringan, Khofifah Ajak Wabup Sumenep Gelar Shalat Istisqa, OMC Terus Dilakukan
Khofifah Indar Parawansa Bawa Paket Bantuan ke Sumenep, Rp50 Miliar Disiapkan untuk 50 Ribu Pelajar Jatim

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:33 WIB

Dua Kali Tembus KEN, Bupati Andalkan Musik Tong-Tong untuk Promosikan Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:19 WIB

Bupati Bawa Pesan Persatuan di Puncak Perayaan Hari Jadi ke-757 Sumenep

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:20 WIB

Pilkada 2029 Mulai Dipersiapkan, Pemkab Sumenep Rancang Dana Cadangan Rp75 Miliar

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:51 WIB

SKK Migas-KEI Perkuat Kompetensi Guru Non-PNS di Kepulauan Sumenep, Kemenag, DPRD dan Akademisi Beri Apresiasi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Dugaan Perusakan Rumah dan Teror Celurit di Pamekasan, Jaka Jatim Desak Polisi Usut Tuntas

Berita Terbaru