Home / Tak Berkategori

Madura, Tradisi Maulid Nabi

- Redaksi

Rabu, 28 Oktober 2020 - 19:03 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

Warga Dusun Pinggul, Desa Aengdake Kecamatan Bluto rayakan maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Al Ikhlas, Rabu, 28/10/2020. (Agus/SJ Foto)

Warga Dusun Pinggul, Desa Aengdake Kecamatan Bluto rayakan maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Al Ikhlas, Rabu, 28/10/2020. (Agus/SJ Foto)

SUMENEP, seputarjatim.com- Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi tradisi yang terus dilaksanakan warga Pulau Madura. Perayaan hari lahir Nabi Muhammad digelar warga empat kabupaten di Pulau Madura.

Seperti yang berlangsung di Masjid Al Ikhlas, Dusun Pinggul, Desa Aengdake, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

“Sejak ba’da magrib warga sudah mulai berkumpul di masjid. Seperti biasa, maulid Nabi di Madura termasuk Sumenep itu sambil membawa buah-buahan ke masjid,” terang Achmad Sa’ie, tokoh pemuda setempat, Rabu, 28/10/2020.

Uniknya, buah yang dibawa dalam perayaan Maulid Nabi ini disusun secara rapi dalam wadah khusus.

“Semacam rantang buah dari bahan rotan atau bambu. Disitu kita letakkan bermacam-macam buah. Seperti jeruk, semangka, apel, pir, nanas, kelengkeng serta buah lainnya,” imbuh Sa’ie.

Baca Juga :  Kades Pragaan Daya Dilaporkan Warganya ke Kejari Sumenep

Perayaan maulid Nabi Muhammad diisi dengan pembacaan Sholawat dan lantunan ayat suci Alquran. Warga saling melingkar didalam masjid dalam acara ini.

“Tradisi Maulid Nabi memang sangat melekat di masyarakat Madura. Intinya agar kita, anak-anak, tua dan muda terus mencontoh seluruh suri tauladan yang telah dicontohkan Nabi,” pungkas Sa’ie. (Mg1/red)

 

 

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mr. Ball Tetap Eksis, Gerakan Penolakan Mulai Redup, Kemana Nyali Penegak Perda?
Dua Kali Tembus KEN, Bupati Andalkan Musik Tong-Tong untuk Promosikan Budaya Madura
Bupati Bawa Pesan Persatuan di Puncak Perayaan Hari Jadi ke-757 Sumenep
Pilkada 2029 Mulai Dipersiapkan, Pemkab Sumenep Rancang Dana Cadangan Rp75 Miliar
SKK Migas-KEI Perkuat Kompetensi Guru Non-PNS di Kepulauan Sumenep, Kemenag, DPRD dan Akademisi Beri Apresiasi
Dugaan Perusakan Rumah dan Teror Celurit di Pamekasan, Jaka Jatim Desak Polisi Usut Tuntas
RAPBD Sumenep 2027 Fokus Pemerataan, Insentif Guru hingga Bantuan Perahu Nelayan Disiapkan
Hadapi Kekeringan, Khofifah Ajak Wabup Sumenep Gelar Shalat Istisqa, OMC Terus Dilakukan

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:29 WIB

Mr. Ball Tetap Eksis, Gerakan Penolakan Mulai Redup, Kemana Nyali Penegak Perda?

Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:33 WIB

Dua Kali Tembus KEN, Bupati Andalkan Musik Tong-Tong untuk Promosikan Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:19 WIB

Bupati Bawa Pesan Persatuan di Puncak Perayaan Hari Jadi ke-757 Sumenep

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:20 WIB

Pilkada 2029 Mulai Dipersiapkan, Pemkab Sumenep Rancang Dana Cadangan Rp75 Miliar

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:51 WIB

SKK Migas-KEI Perkuat Kompetensi Guru Non-PNS di Kepulauan Sumenep, Kemenag, DPRD dan Akademisi Beri Apresiasi

Berita Terbaru