Puisi: Bermain Bola Lagi

- Redaksi

Jumat, 13 September 2019 - 18:14 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

BERMAIN BOLA LAGI

aku bermain bola lagi

di lapangan. aku menjadi bola. di kakimu dan di kaki orang-orang tak dikenal. ditendang-tendang ke udara. aku melambung cukup tinggi, dan jatuh akhirnya lagi aku di sepatumu atau, di kaki musuh-musuhmu.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

aku ditendangmu berulang-ulang kali. tapi kamu tak sadar. atau sangat sadar
: sesekali pelan-pelan saja. aku menggelinding dengan datar.

di kali yang tak menentu, dengan penuh pertimbangan, aku dicocong kaki gelandangmu. aku diumpan. aku pun lalu melesat jauh. sangat terukur aku kau jatuhkan di kotak penalti lawan-lawanmu.

Baca Juga :  Kunjungi Bintang, Polres Jombang Kampanye Sadar Berlalu Lintas

di kali yang gaduh. engkau merasa terancam dengan keberadaanku, dan demi menjaga diri dari kebobolan, keras dan lantang sekali kau teriaki pagarpagar betismu yang angkuh angkuh itu. maka selamatlah kamu, gawangmu, dari kebobolan itu, dan

merekalah juga yang tersangka. ya mereka, yang membuang aku jauh terpelanting ke tempat duduk para penonton. kau tak acuh, bahwa jatuh dari ketinggian itu sungguh tidak enak. apalagi jika lalu menghantam keras kepala anak-anak.

Baca Juga :  Pasien Corona Bangkalan Bertambah Dua

aku adalah bola bulat nan bebal. aku senantiasa tangguh karena telah, terbiasa aku jatuh. disundul-sundul, dari kepala satu, kepada kepala kepala lain.

di lapangan sebuah kompetisi yang tidak akan pernah berhenti ini. akulah bola yang teramat pasrahnya. dan hai kalian lihatlah, betapa kaki kaki kekar itu begitu napsu. mencongkel congkel aku, dan

GOAL!

lalu,
kau pungut aku
dengan girang sekali
di dalam gawang kamu sendiri

17.11.2016

Soemarda Paranggana, lahir di Bangkal-Sumenep, Pendidik yang menggeluti dunia sastra.

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Musik Tongtong Sumenep Siap Menggema di MotoGP Mandalika 2026, Bawa Budaya Madura ke Panggung Dunia
Bukan Sekadar Hiburan, Bupati Sumenep Sebut Festival Tong-Tong Jadi Ruang Kreativitas Seniman
Rukun Karya Genap 50 Tahun, Komitmen Lestarikan Ludruk Madura Tak Pernah Pudar
Disbudporapar Sumenep Perkuat Identitas Budaya Lewat Festival Jeren Serek 2026
Pelestarian atau Pemaksaan? Perbup Busana Budaya Sumenep Tuai Gelombang Kritik
Puluhan Pasang Sapi Kerap Meriahkan HUT Perdana DRT di Lapangan Giling Sumenep
Festival Kucing Busok Raas 2025: Ajang Konservasi Ras Langka yang Jadi Magnet Wisata
Hari Jadi Sumenep ke-756, 1000 Penari Topeng Meriahkan Puncak Prosesi Arya Wiraraja

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Musik Tongtong Sumenep Siap Menggema di MotoGP Mandalika 2026, Bawa Budaya Madura ke Panggung Dunia

Senin, 7 September 2026 - 06:58 WIB

Bukan Sekadar Hiburan, Bupati Sumenep Sebut Festival Tong-Tong Jadi Ruang Kreativitas Seniman

Kamis, 25 Juni 2026 - 08:44 WIB

Rukun Karya Genap 50 Tahun, Komitmen Lestarikan Ludruk Madura Tak Pernah Pudar

Senin, 11 Mei 2026 - 09:47 WIB

Disbudporapar Sumenep Perkuat Identitas Budaya Lewat Festival Jeren Serek 2026

Sabtu, 10 Januari 2026 - 17:47 WIB

Pelestarian atau Pemaksaan? Perbup Busana Budaya Sumenep Tuai Gelombang Kritik

Berita Terbaru