Home / Tak Berkategori

Sekolah Bingung Konsep Sumenep Digital School

- Redaksi

Kamis, 25 Juli 2019 - 22:52 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

Suasana belajar siswa di sebuah sekolah di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. (Budi/ SJ foto/ dok.)

Suasana belajar siswa di sebuah sekolah di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. (Budi/ SJ foto/ dok.)

Sumenep, seputarjatim.com Terosoban digital school yang digagas Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, belum memiliki konsep yang matang. 4 hari pasca dilaunching, sejumlah sekolah rintisan yang ditunjuk Dinas Pendidikan setempat belum mampu mempraktekkannya secara maksimal.

Salah seorang Kepala Sekolah rintisan program digital school mengaku bingung dengan pelaksanaannya di lapangan. Selain minim komputer, menurutnya sekolah juga menghadapi kendala minimnya guru yang menguasai IT.

“Kami ragu kalau harus memakai komputer sekolah. Komputer yang ada sekarang itu biasa digunakan khusus untuk ujian nasional. Jadi tidak kami pakai untuk digital school,” jelasnya sambil meminta agar identitasnya disembunyikan.

Bambang Iriyanto, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep mengaku optimis terobosan Sumenep Digital School ini dapat berjalan baik. Walaupun masih ada kekurangan, Dinas Pendidikan terus melakukan evaluasi dan pengembangan.

“Kita sudah menunjuk koordinator untuk setiap sekolah rintisannya. Mereka sudah ikut workshop dan sebagainya. Kalau belum maksimal di lapangan ya karena digital school ini masih terus kami kembangkan,” terang Bambang saat ditemui di kantornya, Kamis, 25/07/2019.

Baca Juga :  Digerebek Polisi, Judi Sabung Ayam Kocar-Kacir

Terkait dengan biaya pelaksanaan Sumenep Digital School, menurut Bambang bersumber dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). “Sekolah rintisan Sumenep Digital School tidak boleh memungut biaya apapun dari siswa,” tegas Bambang.

Sebelumnya pada Minggu, 21/07/2019 lalu Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep melaunching program Sumenep Digital School. Penerapannya dilakukan di 21 Sekolah Dasar dan 10 Sekolah Menengah Pertama. (dik/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DKPP Sumenep Kawal Ketat Pembibitan Prancak 95 demi Jaga Mutu Tembakau Premium
Ibnu Hajar Kunjungi Kapolresta Sumenep, Serahkan Buku Karya Bupati
Tinggalkan Coblos Manual, Pilkades Serentak 2027 di Sumenep Siap Beralih ke e-Voting
Ribuan Buruh Tembakau di Sumenep Terima BLT DBHCHT Rp2,34 Miliar
Janji Penertiban THM Belum Terbukti, Lakpesdam dan LPBH NU Ultimatum Pemkab Sumenep
Silaturahmi ke SMSI, Kapolresta Sumenep Sebut Dukungan Media Jadi Penentu Keberhasilan Polri
RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep Ikuti Survei Akreditasi KARS, Targetkan Standar Pelayanan Kesehatan Nasional
Sidang Korupsi BSPS Sumenep Memasuki Fase Akhir, 5 Terdakwa Segera Hadapi Putusan

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 10:35 WIB

DKPP Sumenep Kawal Ketat Pembibitan Prancak 95 demi Jaga Mutu Tembakau Premium

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:32 WIB

Ibnu Hajar Kunjungi Kapolresta Sumenep, Serahkan Buku Karya Bupati

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:29 WIB

Tinggalkan Coblos Manual, Pilkades Serentak 2027 di Sumenep Siap Beralih ke e-Voting

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:36 WIB

Ribuan Buruh Tembakau di Sumenep Terima BLT DBHCHT Rp2,34 Miliar

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:15 WIB

Janji Penertiban THM Belum Terbukti, Lakpesdam dan LPBH NU Ultimatum Pemkab Sumenep

Berita Terbaru