oleh

Serunya Makan Durian di Wisata Air Terjun Dolo

KEDIRI, seputarjatim.com- Kabupaten Kediri, Jawa Timur, mempunyai banyak wisata alam nan menarik. Selain wisata buatan, wisata alam juga tak kalah apik. Pun demikian dengan wisata kulinernya.

Lereng Gunung Wilis (2.850 meter di atas permukaan laut), terkenal dengan potensi alamnya termasuk buah-buahan. Durian salah satunya. Buah berkulit tajam ini banyak dicari oleh penggemarnya. Setiap kali musim, banyak wisatawan yang rela naik ke gunung untuk sekedar menikmati buah ini.

Rasa durian lokal khas lereng Gunung Wilis Kediri adalah legit, tapi ada rasa pahit. Namun, justru rasa jenis ini yang paling banyak digemari oleh penikmatnya. Rasanya nendang membuat banyak orang ketagihan.

Salah satu lokasi yang menarik dikunjungi adalah di Air Terjun Dolo, yang terletak di Dusun Besuki, Desa Jugo, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri. Selain bisa menikmati pemandangan alamnya, berburu buah durian lokal juga menarik.

Banyak warga yang menjajakan buah hasil kebun mereka. Harganya juga relatif ramah di kantong. Buah yang dijual kualitasnya juga cukup bagus. Pas dengan harga serta tekstur buah yang cukup tebal.

Menikmati buah durian sambil menikmati pemandangan alam di sekitar wisata air terjun dolo, bisa sebagai salah satu alternatif menghabiskan akhir pekan bersama rekan dan keluarga.

Pun saat liburan tahun baru 2020, tempat ini ramai dikunjungi. Sekadar ingin berburu buah durian lokal sekaligus menikmati pemandangan alam di puncak gunung.

Menuju wisata alam ini, pengunjung bisa melewati jalur cukup mudah. Semua jalur sudah diaspal, bahkan kendaraan roda empat pun juga bisa melaju dengan mulus.

Ada dua jalur yang bisa dilewati saat ingin ke tempat wisata ini. Jalur pertama melalui simpang empat muning ke selatan lurus hingga pertigaan Kecamatan Mojo. Ikuti arah menuju ke Besuki hingga ke lokasi wisata.

Yang kedua, pengunjung bisa lewat di jalur di Kecamatan Semen, tepatnya di jalur menuju Gereja Puhsarang, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri. Pengunjung tinggal mengikuti jalur hingga menuju ke area wisata. Tak kurang dari satu jam perjalanan sudah sampai lokasi. Lelah pastinya tak terasa, karena kanan kiri jalur ditumbuhi beragam pohon yang menyejukkan mata.

Jika ingin berkunjung ke air terjun, tinggal menapaki sejumlah anak tangga. Memang butuh perjuangan melewati satu per satu anak tangga. Namun, semua terbayarkan saat sudah di lokasi air terjun. Dinginnya air juga sebagai pengobat capai.

Selain bisa menikmati legitnya buah durian lokal, pengunjung juga bisa mencicipi menu masakan ala desa. Nasi tiwul, oseng pakis, sambal teri, merupakan beberapa menu masakan yang banyak disajikan di warung sekitar lokasi wisata. Harganya juga tak bikin kantong jebol.

Nugroho, warga Kediri mengaku dirinya suka buah durian. Ia pun rela datang ke lokasi wisata ini demi mencicipi lezatnya buah durian.

“Rasa buahnya enak dan agak pahit sedikit. Tapi, saya suka,” kata Nugroho.

Yang ingin menikmati pemandangan alam sekaligus berburu kuliner, rasanya lokasi wisata ini cocok jadi referensi kunjungan. Namun, pengunjung harus tetap hati-hati, mengingat saat ini sudah mulai masuk penghujan. Pengunjung harus waspada terjadinya hujan deras disertai angin kencang saat perjalanan, mengingat di kanan kiri jalan banyak pepohonan. (Nug/red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *