Home / Tak Berkategori

Terpidana BBM Ilegal Tiga Kali Mangkir, Marwah Kejari Sumenep Dipertaruhkan

- Redaksi

Selasa, 31 Mei 2022 - 10:18 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

Foto: Kepala Kejaksaan (Kajari) Negeri Sumenep, Trimo.

Foto: Kepala Kejaksaan (Kajari) Negeri Sumenep, Trimo.

SUMENEP, seputarjatim.com–Masduki Rahmat (43) alias Dukmang selaku Kepala Cabang PT Pelita Petrolium Indonesia (PT. PPI) yang divonis 1 tahun penjara denda Rp500 juta sampai saat ini masih berkeliaran dan tidak ditahan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep.

Masduki Rahmad alias Dukmang mangkir dari panggilan eksekusi jaksa tanpa alasan meksi sudah tiga kali dilakukan pemanggilan, hal tersebut dijelaskan Kepala Kejaksaan (Kajari) Negeri Sumenep, Trimo, saat dikonfirmasi awak media dikantornya. Jumat (27/5/2022).

Menurut Trimo, Masduki Rahmat alias Dukmang hingga kini belum dieksekusi atau dijebloskan ketahanan. Kajari baru ini beralasan Mazduki Rahmat tidak menghiraukan dan mangkir dari panggilan jaksa.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kejaksaan Negeri Sumenep sudah berusaha maksimal kami sudah memanggil 3 kali. Tapi dia (terpidana Masduki Rahmat alias Dukmang) sampai sekarang tidak hadir,” Terangnya.

Trimo menyebut saat ini pihaknya dalam tahap melakukan koordinasi untuk bisa menemukan terpidana Mazduki Rahmat alias Dukmang. Namun enggan menjelaskan apakah terpidana kabur dan koordinasi yang dimaksud.

“Kami sekarang dalam tahap melakukan koordinasi untuk bisa menemukan yang bersangkutan. Tentunya pihak-pihak terkait. Karena nanti kalau ngomong A, B nanti mereka ini lagi kita cari bagaimana mereka itu harus bisa ketemu dengan jaksanya selaku jaksa eksekutor,” dalihnya.

Baca Juga :  Buron Setengah Tahun, Petani Curi Motor Dibekuk

Kendati terpidana Masduki Rahmat alias Dukmang tidak koperatif yang sudah 3 kali mangkir dari panggilan eksekusi jaksa di Kejari Sumenep yang seakan kebal hukum mempermainkan tidak menghiraukan, Kajari kelahiran Ponorogo itu saat ini belum berani mengambil langkah hukum untuk mengamankan paksa.

“Itulah tentunya yang akan kami lakukan tapi tunggu dulu tapi bagaimana caranya kami bisa bertemu dengan yang bersangkutan jaksa saya,” ujar Trimo.

Mantan Kajari Negeri Hulu Sungai Tengah ini mengaku, pihaknya sudah melakukan pencarian terhadap terpidana Mazduki Rahmat alias Dukmang.

“Tapi kami sudah melakukan pencarian, mulai kemarin, pihak Intel kami sudah mulai kita sebar,” akunya.

Namun saja pihaknya mengaku belum menjadikan terpidana Masduki Rahmat alias Dukmang ke DPO (Daftar Pencarian Orang). Dan saat ini Kejari Sumenep masih menunggu untuk menjadikan DPO. Belum berani menjadikan status DPO. Entah apa yang masih ditunggu.

Baca Juga :  Tersenyum, Nurfitriana Resmi Mendaftar Bacabup PKB Sumenep

Hanya Kajari Trimo yang baru beberapa bulan menjabat Kejari Sumenep ini menegaskan, menjadikan terpidana Masduki Rahmat alias Dukmang ke DPO menjadi langkah hukum yang bakal diambil selain penjemputan pengamanan paksa.

“Itulah termasuk langkah-langkah hukum kami,” tegasnya.

Sekedar untuk diketahui, Masduki Rahmad alias Dukmang asal Desa Marengan Daya Sumenep jadi terpidana dalam kasus BBM bersubsidi, ia dijerat perkara dalam pasal nomor 53 Huruf d UU RI Nomor 22 Tahun 2021 tentang minyak dan gas bumi.

Kejari Sumenep menerima petikan surat putusan MA terpidana Masduki Rahmat tertanggal 7 April 2022. Dengan surat petikan putusan MA No: 439 K/Pid.Sus/2022 yang menerangkan bahwa terpidana Masduki Rahmat atau Dukmang terbukti secara sah melakukan niaga BBM tanpa izin usaha, melanggar pasal 53 Huruf d UU RI No 22 Tahun 2021 tentang migas dan divonis 1 tahun penjara dengan denda Rp500 juta. (Bam)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Kades Terjerat Kasus Narkoba, DPMD Sumenep Pilih Tegak Lurus pada Hukum
Semangat Santri Berbuah Prestasi, Syahrini Firotul Irfah Raih Peserta Terbaik Putri PAB ke VIII FKMSB Jombang
Bupati Sumenep Minta Santri Harus Mandiri, Kreatif, dan Mampu Bangun Usaha
Gelar Apel HSN 2026, Bupati Sumenep Dorong Pesantren Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah
Bupati Sumenep Ajak OPD hingga Pemerintah Desa Baca Surat Al-Waqi’ah 111.111 Kali
Maya Puspitasari Diburu Polresta Sumenep, Masuk DPO Kasus Dugaan Korupsi
Geger! Bayi Laki-Laki Ditemukan di Atas Kursi Rusak di Pinggir Jalan Prenduan Sumenep
Wabup Sumenep Minta ASN Taat Aturan, Pimpinan OPD Diminta Jadi Teladan

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Dua Kades Terjerat Kasus Narkoba, DPMD Sumenep Pilih Tegak Lurus pada Hukum

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Semangat Santri Berbuah Prestasi, Syahrini Firotul Irfah Raih Peserta Terbaik Putri PAB ke VIII FKMSB Jombang

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Bupati Sumenep Minta Santri Harus Mandiri, Kreatif, dan Mampu Bangun Usaha

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:27 WIB

Gelar Apel HSN 2026, Bupati Sumenep Dorong Pesantren Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:13 WIB

Bupati Sumenep Ajak OPD hingga Pemerintah Desa Baca Surat Al-Waqi’ah 111.111 Kali

Berita Terbaru