MBG Terhenti Bukan Sekadar Evaluasi, SPPG Pakamban Laok 2 Akui Disuspend BGN

- Redaksi

Senin, 2 Maret 2026 - 12:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CERAH: Pengendara roda dua saat melintas di  depan SPPG Pakamban Laok 2 di jalan raya Pamekasan-Sumenep (Doc. Seputar Jatim)

CERAH: Pengendara roda dua saat melintas di depan SPPG Pakamban Laok 2 di jalan raya Pamekasan-Sumenep (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pakamban Laok 2 yang dikelola Yayasan Bumi Asfan Abadi menghentikan sementara pengiriman Makan Bergizi Gratis (MBG) ke sejumlah sekolah di Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Pihak dapur menyebut penghentian dilakukan karena adanya evaluasi selama sepekan yang disampaikan melalui pesan singkat kepada pihak sekolah.

“Kami dari pihak dapur SPPG Pakamban Laok 2 ingin memberitahukan bahwasanya untuk satu minggu kedepan kami tidak ada pengiriman dikarenakan ada evaluasi,
” tulis pihak dapur seperti yang beredar di grup WhatsApp sekolah.

Namun di balik alasan “evaluasi”, fakta di lapangan menunjukkan bahwa SPPG Pakamban Laok 2 masuk dalam daftar dapur yang disuspend atau diberhentikan sementara oleh Badan Gizi Nasional (BGN) RI.

Baca Juga :  Ikon Kota Gelap Gulita, Lampu Tugu 'Selamat Datang' Sumenep Mati Total

Suspensd itu akibat sejumlah temuan berulang, mulai dari dugaan memicu diare pada siswa dan guru, penolakan dari wali murid RA, hingga temuan roti berjamur dalam paket MBG kering.

Ketua Yayasan Bumi Asfan Abadi, Hendri, membenarkan bahwa dapur yang dikelolanya memang terkena sanksi penghentian sementara dari BGN.

“Leres mas (benar mas terkenak suspend, red),” katanya saat dihubungi media, Senin (2/3/2026).

Terpisah, saat media berupaya mengonfirmasi ke salah satu sekolah penerima MBG di Kecamatan Pragaan, seorang guru yang enggan disebutkan namanya membenarkan bahwa tidak ada distribusi makanan pada hari tersebut.

“Tidak ada mbg, saya tidak tau alasannya,” singkatnya.

Diberitkan sebelumnya, BGN mengumumkan sebanyak 17 SPPG di Jawa Timur (Jatim) disuspend sementara akibat berbagai temuan pelanggaran.

Dari jumlah tersebut, ada empat SPPG di Kabupaten Sumenep, yang ditemukan bermasalah, termasuk SPPG Pakamban Laok 2.

Baca Juga :  SMSI Sumenep dan Ar-Raudah Computer Bagikan 500 Takjil untuk Warga Rutan Sumenep

Penghentian ini memicu pertanyaan besar, terutama terkait transparansi informasi kepada sekolah dan wali murid.

Pasalnya, pemberitahuan resmi dari pihak dapur hanya menyebutkan alasan evaluasi, sementara fakta suspend telah dibenarkan langsung oleh Ketua Yayasan Bumi Asfan Abadi. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ikon Kota Gelap Gulita, Lampu Tugu ‘Selamat Datang’ Sumenep Mati Total
Sumenep Berselawat 2026, Refleksi Setahun Kepemimpinan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo Perkuat Spirit Pembangunan
SMSI Sumenep dan Ar-Raudah Computer Bagikan 500 Takjil untuk Warga Rutan Sumenep
Ulama dan Habaib Desak DPRD Tutup Permanen Tempat Hiburan Malam di Sumenep 
Buka Puasa Bareng Media, Polres Sumenep Perkuat Sinergi dan Transparansi Informasi
Cabai Rawit Tembus Rp120 Ribu per Kilo di Pasar Anom, Pedagang Keluhkan Pembeli Sepi
Harga Ayam Potong Tembus Rp48 Ribu per Kilo di Bulan Ramadan, Pedagang Pasar Anom Sumenep Mengeluh Sepi Pembeli
Keselamatan Siswa Tak Bisa Ditukar Roti Baru, Guru Desak Koordinator Wilayah Evaluasi Total SPPG Pakamban Laok 2

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 12:12 WIB

MBG Terhenti Bukan Sekadar Evaluasi, SPPG Pakamban Laok 2 Akui Disuspend BGN

Minggu, 1 Maret 2026 - 12:20 WIB

Ikon Kota Gelap Gulita, Lampu Tugu ‘Selamat Datang’ Sumenep Mati Total

Minggu, 1 Maret 2026 - 12:12 WIB

Sumenep Berselawat 2026, Refleksi Setahun Kepemimpinan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo Perkuat Spirit Pembangunan

Jumat, 27 Februari 2026 - 20:22 WIB

Ulama dan Habaib Desak DPRD Tutup Permanen Tempat Hiburan Malam di Sumenep 

Rabu, 25 Februari 2026 - 20:41 WIB

Buka Puasa Bareng Media, Polres Sumenep Perkuat Sinergi dan Transparansi Informasi

Berita Terbaru