Santri PP Mathla’ul Anwar Gelar Refleksi Kemerdekaan RI ke 81, Ibnu Hajar: Belajar adalah Perjuangan

- Redaksi

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:40 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

KHIDMAT: Budayawan Nasional, yang juga Tenaga Ahli Bupati Sumenep Bidang IPTEK dan Kebudayaan, sekaligus alumni PP Mathla’ul Anwar, Ibnu Hajar, saat menyampaikan pesan dalam kegiatan refleksi dan doa bersama HUT ke-81 Republik Indonesia di PP Mathla’ul Anwar Pangarangan, Sumenep (Dok. Seputar Jatim)

KHIDMAT: Budayawan Nasional, yang juga Tenaga Ahli Bupati Sumenep Bidang IPTEK dan Kebudayaan, sekaligus alumni PP Mathla’ul Anwar, Ibnu Hajar, saat menyampaikan pesan dalam kegiatan refleksi dan doa bersama HUT ke-81 Republik Indonesia di PP Mathla’ul Anwar Pangarangan, Sumenep (Dok. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Ribuan santri Pondok Pesantren (PP) Mathla’ul Anwar Pangarangan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mengikuti refleksi Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-81.

Kegiatan yang dipusatkan di lapangan pondok pesantren tersebut berlangsung khidmat dan penuh semangat kebangsaan.

Para santri diajak mengenang kembali perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Refleksi kemerdekaan itu turut dihadiri Budayawan Nasional, yang juga Tenaga Ahli Bupati Sumenep Bidang IPTEK dan Kebudayaan, sekaligus alumni PP Mathla’ul Anwar, Ibnu Hajar, bersama pengasuh dan sejumlah guru di lingkungan pondok pesantren.

Dalam kesempatan tersebut, Ibnu Hajar, mengajak para santri untuk tidak memaknai kemerdekaan sebatas seremoni tahunan.

Menurutnya, kemerdekaan harus diisi dengan perjuangan baru sesuai tantangan zaman, salah satunya melalui pendidikan dan penguasaan ilmu pengetahuan.

“Bagi para santri, belajar dan menguasai berbagai ilmu yang diajarkan di pesantren menjadi salah satu bentuk perjuangan untuk mengisi kemerdekaan sekaligus mempersiapkan diri menghadapi masa depan,” ucapnya, Senin (17/8/2026) malam.

Baca Juga :  Busana Adat Warnai HUT ke 81 RI di Sumenep, Pesan Persatuan Menguat

Ia juga menekankan bahwa pesantren memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya memiliki pengetahuan agama, tetapi juga mempunyai wawasan luas, karakter kuat serta kepedulian terhadap bangsa dan lingkungan sekitarnya.

“Perjuangan para pahlawan tidak berhenti ketika Indonesia merdeka. Generasi hari ini memiliki tanggung jawab untuk melanjutkan perjuangan tersebut dengan ilmu, akhlak, karya dan pengabdian,” ujarnya.

Menurutnya, para santri merupakan bagian penting dari generasi penerus bangsa. Karena itu, momentum refleksi kemerdekaan diharapkan dapat menjadi ruang untuk menumbuhkan kesadaran bahwa masa depan Indonesia juga berada di tangan generasi muda.

“Santri harus terus belajar, karena tantangan ke depan semakin kompleks. Dengan ilmu dan akhlak, santri bisa menjadi bagian dari solusi dan memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa dan negara,” tuturnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan doa bersama. Para santri mendoakan para pahlawan yang telah gugur dalam perjuangan kemerdekaan sekaligus memanjatkan doa untuk kemajuan, keselamatan dan keberkahan bagi bangsa Indonesia.

Refleksi Kemerdekaan ke-81 RI tersebut menjadi momentum bagi keluarga besar PP Mathla’ul Anwar Pangarangan untuk memperkuat nilai nasionalisme, keilmuan, kebersamaan dan rasa syukur atas kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pendahulu bangsa.

Baca Juga :  Rayakan HUT ke 81 RI, Bupati Sumenep Ajak Masyarakat Bergerak dan Berkarya

Momentum tersebut sekaligus mengingatkan bahwa kemerdekaan bukanlah akhir dari sebuah perjuangan, melainkan awal bagi generasi penerus untuk terus berkarya, menuntut ilmu dan memberikan kontribusi terbaik bagi Indonesia. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kecewa Audiensi Tak Ditemui Kepala DKPP Pamekasan, JKP Siapkan Aksi Petani 13 Kecamatan
Warga Langsar Dilanda Kekeringan, Bupati Sumenep Turun Langsung Salurkan Air Bersih
Raker 2027, SMSI Sumenep Siapkan Strategi Tembus Pasar Nasional Lewat Penguatan Teknologi Digital
Kantor JIP Diresmikan, Ribut Baidi Dorong Jurnalis Tetap Kritis dan Berani
SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media, Guru Dibekali Literasi Digital dan AI
PBH Jatim Buka Diskusi Hukum Lingkungan, Tambang Ilegal di Sumenep Jadi Perhatian
Wabup Sumenep Buka Festival Tani Ganding 2026, Sebut Bisa Jadi Pilot Project
Lakpesdam NU Tagih Langkah Nyata DPRD Soal THM di Sumenep: Aspirasi Hanya Jadi Catatan Rapat

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:43 WIB

Kecewa Audiensi Tak Ditemui Kepala DKPP Pamekasan, JKP Siapkan Aksi Petani 13 Kecamatan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Warga Langsar Dilanda Kekeringan, Bupati Sumenep Turun Langsung Salurkan Air Bersih

Sabtu, 26 September 2026 - 20:12 WIB

Kantor JIP Diresmikan, Ribut Baidi Dorong Jurnalis Tetap Kritis dan Berani

Sabtu, 26 September 2026 - 18:21 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media, Guru Dibekali Literasi Digital dan AI

Jumat, 25 September 2026 - 08:48 WIB

PBH Jatim Buka Diskusi Hukum Lingkungan, Tambang Ilegal di Sumenep Jadi Perhatian

Berita Terbaru