Home / Tak Berkategori

Pasien Positif Covid-19 Jatim Berusia 76 Tahun Dinyatakan Sembuh

- Redaksi

Rabu, 1 April 2020 - 14:12 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

Gubernur Khofifah gelar jumpa pers virus corona (covid-19) di Gedung Negara Grahadi beberapa waktu lalu. (Fahmi/SJ Foto)

Gubernur Khofifah gelar jumpa pers virus corona (covid-19) di Gedung Negara Grahadi beberapa waktu lalu. (Fahmi/SJ Foto)

SURABAYA, seputarjatim.com- Satu orang pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Jawa Timur kembali dinyatakan konversi negatif atau sembuh usai dirawat di salah satu rumah sakit di Surabaya.

Yang menjadi istimewa, pasien yang hari ini bisa kembali berkumpul dengan keluarga tersebut adalah seseorang berusia 76 tahun.

“Kita mendapatkan kabar bahagia berikutnya yaitu 1 orang sembuh dari Surabaya ini umurnya 76 tahun. Alhamdulillah ini menjadi kabar baik lagi bagi kita semua seluruh masyarakat Jawa Timur,” ujar Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat Konferensi Pers di Gedung Negara Grahadi Surabaya.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sehingga, total pasien positif Covid-19 di Jatim yang dinyatakan sembuh menjadi 17 orang. Yang terinci 13 orang dari Kota Surabaya, 1 orang dari Kabupaten Blitar, dan 3 orang dari Kota Malang.

Menurutnya, kesembuhan ini bisa diartikan bahwa proses yang diberikan layanan medik bagi pasien positif Covid-19 dilakukan dengan baik.

“Insyaallah para tenaga medik dan para medik kita sudah memberikan kemampuan dan layanan terbaiknya. Dan yang sembuh ini umurnya 76 tahun,” kata orang nomor satu di Jatim.

Baca Juga :  Besok, Lomba Nasional Ayam Bekisar Digelar

Hingga hari ini, total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Jatim mencapai 93 orang. Per hari ini ada tambahan kasus positif covid-19 sebanyak 2 orang dibandingkan hari sebelumnya.

Penambahan 2 orang positif Covid-19 ini berasal dari 1 orang di Kabupaten Gresik dan 1 orang di Kabupaten Madiun.

Sedangkan, total perkembangan Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Jatim menjadi sebanyak 6.565 orang, dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) menjadi 420 orang.

Sedangkan untuk perkembangan kasus positif covid-19 di Jatim yang meninggal menjadi 8 orang atau tidak ada tambahan dari hari sebelumnya.

Di sisi lain, terkait Rapid Test yang telah dibagikan ke dinkes kab/kota dan RS rujukan di Jatim, sampai petang ini sudah ada 2.020 orang yang mengikuti tes cepat massal.

Dan dari total rapid tes yang dilakukan tersebut, diperoleh 49 kasus yang terdeteksi positif. Untuk itu, Gubernur Khofifah telah meminta tim gugus kuratif untuk bisa segera melakukan percepatan swab dan PCR.

Baca Juga :  Gagal Beraksi, Pencuri Motor Babak Belur Dihakimi Massa

“Karena untuk mendapatkan hasil yang presisinya tinggi harus melalui PCR. Yang terdeteksi positif melalui Rapid Test ini tidak bisa dijadikan patokan bahwa mereka sudah pasti positif. Tetapi tetap untuk mendapatkan presisi yang baik mereka akan diswab untuk PCR,” kata gubernur perempuan pertama di Jatim sambil menjelaskan tracing dan Rapid Test terus dilakukan.

Sementara itu, Ketua Gugus Kuratif Covid-19 Jatim yang juga Dirut RSUD Dr. Soetomo Joni Wahyuadi menjelaskan, jika diamati perkembangan di Jatim ini yang semakin tambah cepat itu ODP. Sedangkan PDP dengan konfirmasi tidak terlalu cepat.

“Ini artinya berita baik sebetulnya. Karena ODP ini rasio dari teman-teman tracing untuk mendeteksi orang-orang yang memiliki gejala flu like syndrome sudah mulai terdeteksi. Penentuan PDP dan yang terkonfirmasi ini lambat. Ini moga-moga suatu tanda bahwa sudah ada muncul herd immunity atau imunitas dari kita semuanya untuk melawan Covid-19. Mudah-mudahan cepat selesai Covid-19 ini,” pungkasnya. (mi/red) 

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PBH Jatim Buka Diskusi Hukum Lingkungan, Tambang Ilegal di Sumenep Jadi Perhatian
Surat Pencabutan Laporan Pencurian Kayu di Nonggunong Jadi Polemik, Pelapor dan Polresta Sumenep Berseberangan
3 Tersangka Pencurian Kayu di Nonggunong Dipulangkan, Surat Pencabutan Diduga Dibubuhi Tanda Tangan Palsu
Wabup Sumenep Buka Festival Tani Ganding 2026, Sebut Bisa Jadi Pilot Project
Lakpesdam NU Tagih Langkah Nyata DPRD Soal THM di Sumenep: Aspirasi Hanya Jadi Catatan Rapat
Polresta Sumenep Pulangkan 3 Tersangka Kasus Pencurian Kayu di Nonggunong, Pelapor Tak Pernah Cabut Laporan
35 Perusahaan Ramaikan Sumenep Job Fair 2026, Akses Lowongan Kerja Dibuka Lebar
Terbaru! Perkara Pencurian Kayu di Nonggunong Dicabut, Tiga Tersangka Dipulangkan

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 08:48 WIB

PBH Jatim Buka Diskusi Hukum Lingkungan, Tambang Ilegal di Sumenep Jadi Perhatian

Kamis, 24 September 2026 - 12:08 WIB

Surat Pencabutan Laporan Pencurian Kayu di Nonggunong Jadi Polemik, Pelapor dan Polresta Sumenep Berseberangan

Rabu, 23 September 2026 - 16:27 WIB

3 Tersangka Pencurian Kayu di Nonggunong Dipulangkan, Surat Pencabutan Diduga Dibubuhi Tanda Tangan Palsu

Rabu, 23 September 2026 - 00:20 WIB

Wabup Sumenep Buka Festival Tani Ganding 2026, Sebut Bisa Jadi Pilot Project

Selasa, 22 September 2026 - 14:25 WIB

Lakpesdam NU Tagih Langkah Nyata DPRD Soal THM di Sumenep: Aspirasi Hanya Jadi Catatan Rapat

Berita Terbaru