SUMENEP, Seputar Jatim – Keresahan wali murid dan warga di sekitar dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Saronggi, Madura, Jawa Timur, kian memuncak.
Pasalnya, berbagai keluhan terkait kualitas menu Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga dugaan dampak lingkungan dari aktivitas dapur kembali mencuat ke permukaan.
Sejumlah wali murid mengaku masih diliputi kekhawatiran terhadap kualitas makanan yang disalurkan kepada siswa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Mereka berharap ada perbaikan menyeluruh, baik dari sisi kebersihan, kualitas bahan makanan, maupun proses distribusi.
“Yang kami inginkan hanya makanan yang benar-benar layak dan aman dikonsumsi anak-anak. Jangan sampai kejadian sebelumnya terulang lagi,” ujar salah satu wali murid yang enggan disebutkan namanya, Kamis (12/2/2026).
Tak hanya wali murid, warga yang tinggal di sekitar dapur SPPG Saronggi juga menyampaikan keluhan.
Ia juga mengaku terganggu dengan aroma tidak sedap yang diduga berasal dari aktivitas pengolahan dan limbah dapur.
“Kami berharap ada perhatian serius. Kalau memang ada pengelolaan limbah, harus jelas dan tidak mengganggu lingkungan,” kata salah satu warga sekitar.
Namun hingga berita ini diterbitkan, Kepala SPPG Saronggi, belum memberikan keterangan resmi.
Upaya konfirmasi yang dilakukan awak media melalui pesan singkat dan panggilan telepon belum mendapat respons. (EM)
*
Penulis : EM
Sumber Berita: https://seputarjatim.com









